Gomawo, 2018.

Tiba-tiba sudah di penghujung tahun lagi aja, waktu kaya berlari. Terus kitanya jadi bengong sendiri, kenapa udah mau ganti tahun lagi aja. Huf. Udah ngapain aja. Udah bermanfaat belum apa yang dikerjain.

Mencoba mengingat dan merunut apa-apa saja yang sudah berhasil dikerjakan ditahun ini.

JALAN – JALAN.

Rekor dalam sejarah sepanjang tahun. Tahun ini berhasil bolak balik ke Batam sampai 4x! Muahaha. Dalam rangka menghadiri lamaran, nikahan, liburan dan tentu saja kesemua itu dibarengi dengan aktivitas pacaran. Haha. Alhamdulillah, ada aja rezekinya.

Setelah bonus keluar, tetiba impulsif bareng teman-teman se-dept dikantor untuk liburan ke Belitung. Disusul rezeki outing bersama teman-teman se-divisi mengunjungi Bali kemBali. Beberapa kali bolak balik Bandung juga untuk kondangan, kelas Inspirasi dan bertemu relawan dompet dhuafa se Indonesia.

GWK Culture Park

Menutup tahun ini, diberi rezeki untuk bisa main dan mampir ke Yogyakarta.

Alhamdulillah.

KEGIATAN SOSIAL

Kembali menjadi Inspirator dan Panitia di Kelas Inspirasi. Kota yang tahun ini berjodoh dan rezeki untuk didatengi adalah Bandung, Batam, Jakarta dan Bekasi.

2 Kota terakhir, ku mengambil peran lain untuk menjadi panitia bagian rekruitmen. Rasanya seru ternyata. Membaca setiap pemikiran calon relawan yang tentu saja membuat ku terinspirasi berkali-kali.

Untuk One Day Fun Doing Fun, meski belum memenuhi target yang rencananya ingin 3x. Cuma berhasil sekali diadakan. Ketika bulan Ramadhan kemarin, alhamdulillahnya, bisa serentak dilakukan dibeberapa kota.

Tim Jakarta

Tim Jakarta 1

Pada Dompet Dhuafa Volunteer, ku sempet ambil bagian mengikuti Cine Charity. Kegiatan nonton bareng adik-adik yatim piatu dan dhuafa.

Dan bersama PAY – Pecinta Anak Yatim – ku membersamai mereka dalam XPAYdisi Baduy. Kegiatan mengunjungi, makan bareng warga, pengobatan gratis di daerah Baduy.

XpaydisiBaduy

Alhamdulillah.

FAMILY TRIP

Tentang Family Trip, targetnya sih jalan agak jauhan. Sekeluarga full seseruan. Qadarallah diizinkannya hanya ke Bandung. Sekalian wisudaan Abang. Meski ndak banyak jalan-jalan, alhamdulillah dikasih rezeki buat booking hotel family room plus kuliner-kulineran lah dikit.

Area Kolam Renang

PR ku tahun depan ini harus diulang! Ke tempat dan suasana yang jauh lebih proper. InsyaAllah.

TENTANG BLOGGING

Banyak sekali kesempatan jalan-jalan yang disponsori oleh “upah menulis” baik melalui Blog ataupun Media Sosial. Meski untuk lomba, tidak sebanyak tahun kemarin, ndak apa. Karena menang-pun adalah bagian dari rezeki, bukan?

Gong-nya adalah ku berhasil mengikuti 30 hari Blogging Challenge yang diadakan oleh Blogger Perempuan. Berkomitmen day by day ternyata seru!

RENOVASI RUMAH.

Yang bikin guilty preasure di tahun ini adalah tentang renovasi rumah. Kami sudah menempati rumah ini nyaris 2 tahun. Namun belum ada perkembangan berarti di area belakang. Dapur masih kebuka, dimana ketika hujan dan ada gluduk-gluduk kami ndak berani masuk ke dapur.

Selalu ada perasaaan bersalah dan ndak enak setiap ku melakukan perjalanan keluar kota. Ada suara kecil yang seolah mbisiki, ‘dih keluar kota bisa, benerin dapur ndak bisa’. Sementara disisi lain yang tentu saja negatif, ada bisik bisik lain, ‘yaudahlaya, cicilan bulanan untuk rumah ini kan ga ngira ngira. Nyaris 50% dari gaji. Nantilah tunggu udah legaan baru benerin rumahnya’.

Beberapa hari yang lalu, untuk meredam sedikit rasa bersalah itu, akhirnya ku membeli sesuatu untuk kebutuhan rumah.

SESUATU ADALAH.

SHOWER!

Muahahahaha :))))

Iya, shower untuk mandi di kamar mandi. Sebelum punya rumah di Depok, kami ndak familiar dengan shower. Mandi ya pake bak mandi aja. Eh, bahkan ndak bak mandi juga. Pake ember raksasa malah.

Kakang, sepupu saya, ketika diajak mandi di hotel bahkan sempet nanya, “Mi, gayungnya mana mi?” :))))

Jadilah selama menuju 2 tahun ini, kami bisa mandi dan keramas macam iklan shampo di tipi tipi.

Belakangan, adik saya yang emang detail banget anaknya mulai mengeluh dengan shower. Ia mandi kembali memakai gayung dan ember dengan alasan, ia merasa showernya sudah kotor yang berimbas pada airnya juga tampak kotor. Menurutnyaa begitu. Meski kami-kami merasa biasa aja. XD

Showe Lama.jpg

Nah, temen seruangan saya sempet nunjukin shower baru keluaran American Standart yang showernya itu bening gitu. Genie Hand Shower namanya. Merasa masalah saya ada di bagaimana cara membersihkannnya, saya ndak kepikiran kelebihannya yang lain.

Ndak hanya warnanya yang soft, bening dan mudah dibersihkan.  Iya, jadi bagian belakangnya bisa dibuka kaya kita lagi mau buka celengan gitu. Keunggulan Genie Hand Shower ini adalah kinerja tekanan air yang lebih baik melalui 120 lubang pancuran mikro yang memastikan aliran air akan tetap kuat, bahkan dibawah tekanan yang rendah. Ini bisa mengurangi volume penggunaan air dibanding dengan shower tangan konvensional. *kepikiran tagihan air bulanan*

Jadi, shower tangan konvensional itu meningkatkan volume air saat menaikkkan tekanan air rendah. Nah, dengan lubang pancuran mikro yang ada di Genie Hand ini dapat dipastikan aliran air tetap kuat dengan volume air yang tetap sama.

Kalau liat dari kemasan depannya, shower ini membuat kita menikmati mandi dengan penuh ketenangan yang dapat menghilangkan stress dan rutinitas sehari-hari Okeoyey banget buat kita yang saban hari bergaulat di KRL. :)))0

Warna yang disediakan sungguh lucu-lucu, ada 3 warna dari produk Genie Shower ini. Aquamarine, Petal Pink dan Steel Grey. Demi menjaga keharmonisan rumah tangga, maka kupilihlah warna netral. Abu!

Dengan adanya ini insyaAllah 2 solusi teratasi. Adik saya yang ndak lagi misuh-misuh karena air kotor karena shower ndak bisa di bersihin, saya yang happy karena tagihan perlahan namun pasti akan menurun!

Shower For Good.

Eh ternyata masih ada satu lagi kabar baiknya. Kemarin tanggal 15 Desember 2018, di 4 Negara Asia – India, Indonesia, Filiphina dan Thailand mengadakan penjualan amal dari produk Genie Hand Shower ini. 100% hasil penjualan didonasikan pada program LIXIC – UNICEF ‘Make A Splash’. Donasi ini untuk anak-anak yang belum mendapatkan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang memadai.

UNICEF –nganu yang salah satu brand ambasadornya adalah Siwon Super Junior– adalah sebuah kekuatan global dalam proyek air bersih dan saniter. Sementara LIXIL adalah pemimpin global dalam produk saniter, memiliki merk ikonik seperti American Standart, GROHE dan INAX sebagai bagian dari portofilio produk. Target jangka panjangnya adalah akses sanitasi dasar bagi 250 juta orang diseluruh dunia pada tahun 2021. Aamiin yaaa. Semoga dimudahkan. 🙂

Mengakhiri tahun ini, jujur saja saya cukup puas dengan apa-apa yang telah Tuhan berikan. Nikmat sehat, rezeki, waktu, keluarga dan hal-hal yang bisa diraih. Menapaki tahun 2019, semoga selalu didampingi Allah, dilancarkan untuk setiap rencana. Dikuatkan untuk setiap cobaan, dan diberkahi untuk setiap langkah.

Bismillah, yaaa!

3 thoughts on “Gomawo, 2018.

  1. Mbak Dy

    Hi kak.. pastingan blog nya keren2 deh.. pengen bisa nulis kayak mbaknya juga. Mampir2 ke blog aku ya. Thank you.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s