Author Archives: alaniadita

About alaniadita

Hallo, I'm Nia. Blogger based in Depok, Indonesia. Love to do traveling & Social Activities. For review and advertorial, feel free to catch me on alaniadita@gmail.com :)

Menikmati Batam dari Ketinggian; Wisata Murah meriah ke Tebing Langit.

Akhirnya Batam punya tempat wisata kekinian juga seperti kota-kota besar lain di Indonesia. Horay! Tempat wisata ini saya ketahui dari salah satu teman relawan yang akan mengikuti Kelas Inspirasi Batam 9. Steffi, sahabat saya yang berdomisili di Batam aja belum pernah kesini.

Sebagai orang yang tidak suka keramaian dalam mengunjungi tempat wisata, saya mengajak Steffi untuk mengunjungi tempat wisata ini pada hari biasa. Saya cuti dan Steffi bekerja mulai pukul 3 sore, bikin kami bisa menyambangi tempat ini dari pukul 10 pagi. Pas kami dateng sih di parkiran hanya ada kami. Horey! Continue reading

Advertisements

Mengurus perjalanan tanpa travel agent; Beruntung di Belitung.

Salah satu benefit yang diberikan oleh perusahaan ditempat saya bekerja sekarang adalah Outing kantor tahunan dengan budget 2 juta per-orang. Kami dibebaskan untuk memilih tujuan. Namun jika biaya yang dikeluarkan lebih dari Budget ya nambah sendiri.

Untuk tour & travelnya, bekerja sama rekanan perusahaan yang bikin harga per-pax lebih mahal daripada ngurusin sendiri. Beberapa tahun terakhir, kami selalu over budget karena pilihan destinasi yang jauh dan pada waktu peak season, seperti Lombok, Bali dan Bromo. Nah, tahun ini teman-teman inginnya yang tidak perlu nambah biaya. Maka, dipilihlah Glamping di Bandung.

Saya dan teman-teman se-departement merasa ga worth-it menghabiskan 2 juta jika hanya ke Bandung. Jadilah kami merencanakan untuk jalan-jalan hanya ber-6 dan mengajak pasangan serta keluarga (Sedivisi kurang lebih 35 orang, btw). Continue reading

Wajib Mampir! Inilah 5 Tempat Wisata Instagrammable di Makassar.

Di era modern ini, media sosial tidak hanya menjadi ajang untuk mencari teman baru. Para pengguna medsos juga menjadikan feed mereka sebagai ajang untuk memamerkan foto-foto keren dengan latar belakang yang menawan. Tidak heran jika selama beberapa tahun belakangan, tempat wisata yang Instagrammable dan Pathable banyak bermunculan.

Jembatan.png

Sumber: fotokita.net

Fenomena ini tidak hanya terjadi di kota-kota besar di Jawa, di Makassar, tempat wisata yang β€œfotogenik” juga mulai bermunculan. Penasaran tempat mana saja di kota ini yang cocok dijadikan latar belakang selfie atau wefie? Berikut ulasannya!

Helena Sky Bridge Maros

Jembatang gantung unik ini terletak di Taman Nasional Bantimurung yang merupakan rumah bagi 21 spesies kupu-kupu. Jembatan Helena sendiri terbentang di antar kedua bukit dengan ketinggian yang dapat memicu adrenalin. Untuk melintasi jembatan, pengunjung akan dipakaian sabuk keselamatan yang sudah diuji kualitasnya.

jembatan makassar.jpg

Sumber: Kumparan.com

Dari atas jembatan, kita bisa selfie atau mengambil gambar dengan latar belakang perbukitan hijau dan langit biru cerah. Soal keamanan ndak perlu khawatir, selain sabuk, pengelola juga memasang jaring-jaring di sekeliling jembatan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. πŸ™‚

Air Terjun Pattirodeceng Maros

Kelok air sungai yang dihiasi tebing tinggi di sekeliling merupakan daya tarik air terjun unik dan indah ini. Uniknya, pengelola setempat menyediakan hammock di dekat sungai dan air terjun untuk tempat berfoto atau malah bersantai sambil menikmati alunan percik air.

Jika hammock dirasa terlalu berlebihan, kitabisa berfoto dengan latar belakang bebatuan tebing atau bahkan duduk di atasnya sambil menikmati udara segar kawasan Maros yang masih alami. Ihiy!

Pulau Kapoposang, Pangkep

Kapoposang merupakan satu dari tiga pulau terbesar di kepulauan Spermonde. Hamparan pasir putih yang kontras dengan lautan hijau di sekitarnya merupakan bukti bahwa Indonesia kaya akan pemandangan alam yang memesona. Air laut bening, kegiatan melepas tukit, menyelam dan menaiki kapal merupakan beberapa aktivitas yang bisa dilakukan di sini.

Pulau Kapoposang.JPG

Sumber: PortalHijau.com

Agar feed Instagram semakincantik, jangan lupa untuk mengambil foto saat menyelam dengan latar belakang terumbu karang yang indah. Aku sih ndak mungkin bisa begini yak. Mentok-mentok ngambang dengan life jacket πŸ˜€

Hutan Pinus Bissoloro

Pesona pinus sebagai latar belakang foto di Instagram atau Path memang tidak ada duanya. Barisan pohon yang menjulang dapat menghadirkan suasana eksotis sekaligus alami pada sebuah foto. Selain pepohonan pinus, pengunjung juga bisa berfoto di hammock, tenda, dan jembatan kayu yang memang disediakan pengelola setempat untuk mendapatkan foto Instagrammable dan Pathable.

Batu Siping

Batu Siping merupakan wisata alam alami berupa gugusan batu yang membentuk pulau di tengah air sungai. Tempat unik ini merupakan salah satu tempat ajaib dengan pemandangan keren di Makassar. Untuk mempercantik feeds media sosial, Anda bisa berfoto dengan latar belakang bebatuan atau langit senja yang menawan.

Jangan lupa untuk duduk sejenak menikmati panorama alam Batu Siping dan merasakan ketenangan yang belum tentu didapatkan saat berada di daerah perkotaan.

Nah, itulah tempat wisata yang Instagrammable dan Pathable di Makassar. Jika ingin berkunjung ke kota ini, pastikan kita telah mempersiapkan segalanya. Termasuk soal penginapan. Untuk referensi hotel di Makassar dan pemesanan secara online, cobain deh untuk mengakses Airy dari PC, laptop, atau smartphone.

Airy Rooms merupakan jaringan hotel dengan jumlah properti terbanyak dan telah bekerja sama dengan pengelola penginapan-penginapan di Makassar. Tidak heran jika pilihan tempat menginap di situs traveling ini cukup beragam. Keuntungan lain jika kita memesan hotel di situs ini adalah, setiap konsumen akan mendapatkan 7 jaminan fasilitas.

AiryRooms.png

Di antaranya adalah: Kamar dengan tempat tidur bersih, ber-AC, memiliki televisi layar datar untuk hiburan, kamar mandi berpancuran air hangat, serta free toiletries, air minum, dan akses internet Wi Fi. Untuk pembayaran, ada pilihan untuk bisa membayar melalui transfer atau kartu kredit. Mudah bukan?

Kali aja ada yang mengagendakan liburan sebelum bulan puasa tiba, mumpung cuaca lagi epic-epicnya, kuy ah kita liburan!

Terima Kasih, Kisah. (2)

Tiba-tiba tersadar maret akan segera berakhir. Btw baru sadar, bahwa Maret 2018 adalah tahun ke-10 saya nge-Blog. Mayan juga ya hobi nulis diary digital ini. Hihihi.

Mengawali 3 bulan pertama di tahun 2018 dengan hiatus dari media sosial. Terakhir posting Instagram akhir bulan Januari 2018 dan posting blog satu bulan hanya 1 postingan saja, dibulan Februari dan 2 postingan di bulan Januari. Sibuk? Iya, kerjaan gitu-gitu aja. Sementara kegiatan sosial ya sekali dua kali lah dalam 3 bulan ini.

Alasan yang paling mendasar adalah karena saya sedang patah hati (lagi). Muahaha. Sebuah proses yang tidak pernah kepikiran akan terjadi lagi setelah bertahun yang lalu saya melewatkan proses sakit hati ini.

Gagal Lamaran.

Pada lebaran tahun 2014 kami sempat merencanakan pertemuan keluarga di rumah keluarga besar Mama saya di Bandung. Karena satu dan lain hal, rencana itu tidak terjadi disaat kami sudah menyiapkan ini itu. Keluarga mama sudah mengosongkan jadwal dan kumpul di Garut. Saya dan doi uda beli baju sepasangan, begitu juga dengan ayah ibu saya yang ikut-ikutan pengen sepasangan juga. Kakak mama yang hobi masak udah belanja kebutuhan dan mulai nyicil masak-masak. Continue reading

[Weekend Story] Belajar Brush Lettering

Salah satu mata kuliah favourit saya jaman kuliah dulu adalah Typograhpy. Belajar tentang seluk beluk tulisan sampai bagaiman cara membuat font. Sebagai orang yang suka nulis tangan, ini menjadi menarik buat saya.

Bertahun kemudian, mulai deh rame tentang Lettering. Saya pun penasaran kan, selalu pengen coba namun berakhir hanya wacana. Sampai suatu hari sabtu pukul 11 malem (yhaa, hanya beberapa jam sebelum workshop berlangsung), sebuah telegram masuk atas nama Mak Mira. Menginformasikan bahwa ada workshop dasar Brush Lettering. Layaknya voila moment, saya pun buru-buru daftar. Dijabanin deh Depok-Bekasi untuk ikutan belajar.

Pengajarnya adalah Mba Winda Krisnadeva, yang dikancah instagram dikenal dengan EmakGaoel. Beliau menyambut saya ramah ketika menginjakkan kaki di Lantai 3 Calysta Skin Clinic. Suprised, karena ternyata hanya ada belasan kursi pertanda workshop ini akan berlangsung intim. Continue reading

Musikal Petualangan Sherina dan Beberapa buku yang di Baca akhir-akhir ini.

Apa-apaan nih tiba-tiba udah akhir Februari aja. 😦

Beberapa bulan belakangan ini sedang malas melakukan sesuatu. Males ngeblog, males mainan sosmed, males posting foto, males ikutan event. Terus sama si Nia ini diikutin aja gitu malesnya. πŸ˜€

Menuju bulan ketiga di tahun 2018 juga tidak nafsu untuk pelesiran. Sejauh ini cuma ada satu kota yang ingin saya kunjungi berkali-kali. Sudah kesampaian sekali, semoga masih punya rezeki lagi untuk kembali ke kota itu.

Meski banyak waktu akhirnya untuk leyeh-leyeh . Ada beberapa kegiatan juga yang akhirnya bisa saya lakukan dengan sadar, nyaman dan happy.

Kegiatan tersebut; Nonton Musikal Petualangan Sherina, Nonton beberapa Film yang ketinggalan nonton di Bioskop dan Membaca beberapa buku.

Mengenang 18 tahun silam; Musikal Petualangan Sherina.

Musikal Petualangan Sherina

Finally!

Musikal Petualangan Sherina yang diinisiasi oleh Jakarta Movement of Inspiration pertama kali diadakan dibulan September 2017. Waktu itu bentrok dengan agenda jalan-jalan ke Makassar sehingga saya ga bisa ikutan nonton. Eh dilalahnya, pada bulan Desember 2017 lalu, ada penjualan tiket Early bird lagi untuk pertunjukan di bulan Februari 2018. Excited dong. Dan langsung beli ga pake mikir. Untuk kelas Echo yang harga normalnya Rp. 499,000,- cukup bayar Rp. 329.000 sahaja. Continue reading

Yang biasanya kusiapkan sebelum Traveling

*tiba tiba terbangun sudah akhir bulan*

Bulan pertama ditahun ini terlalu cepat. Sampe ga nyadar, nge-blog cuma sekali. Haha. Terlalu banyak yang dikerjain dengan tanpa ada waktu untuk traveling barang sehari.

Berbicara soal Traveling, euforia menyiapkannya lebih berasa daripada menjalani traveling itu sendiri. Iya, engga sih? Lantas, biasanya apa aja sih yang harus disiapkan sebelum traveling?

Kalau menurut saya sih ya;

Menentukan destinasi.

Pulau Liukang

Cari dulu tempat yang mau didatangi apa. Kalau sedang butuh sekali jalan-jalan namun budget terbatas, cari yang deket-deket. Bandung atau Cirebon, atau kalau budgetnya masih dibawah itu ya nyari udara sejuk ke Puncak. Kalau engga ada budget namun butuh sekali pergi, udah deh ya ke Bogor aja jajan Seblak di Taman Topi.

Trus tiba-tiba dapet insentif, cus langsung cari kota yang pake moda transportasi udara dong.

Perlu pikir panjang lagi antara kota yang udah pernah didatangi tapi belum puas di explore, atau kota yang belum pernah sama sekali dikunjungi. Continue reading