Category Archives: Story

WISHLIST NONTON SUPERSHOW LANGSUNG DI KOREA BARENG TRAVELOKA!

Saya senang banget tahun 2022 dapet kesempatan untuk dua kali menginjakkan kaki di Bali. Buat saya Bali punya kenangan paling manis dengan kenangannya masing-masing. Pertama kali saya menginjakkan kaki di Bali bersama keluarga. Kemudian Bali menjadi tempat pertama saya untuk solo traveling. Setelah itu, saya bolak balik mengunjungi Bali dengan bergantian partner trip.

Ketika saya solo traveling ke Bali, saat itu belum ada Gojek/Grab kaya sekarang. Pilihannya kalau ndak public transport yang masih sangat jarang ya taksi. Escape weekend saya habiskan seorang diri untuk menjelajah kuta – ubud menggunakan transportasi umum. Saya sendirian kesana kemari, hanya berkomunikasi terbatas dengan penjaja atau driver bus.

Continue reading

BIRTHDAY TRIP 2022.

Awal bulan November kemarin, seperti tahun tahun sebelumnya, ku scrolling segala OTA untuk menentukan tujuan Birthday Trip. Meski sebenernya pada bulan itu sudah ada agenda untuk travelling ke Bandung dan baru aja balik dari Cirebon. Muahaha.

Baca: One Fine Day Trip Cirebon.

Bolak balik ngeliatin rute Bali, tapi urung karena selain sayang uangnya, saya udah punya tiket untuk ke Batam tanggal 1 Desember sd 5 Desember 2022 yang rencananya akan melipir plesiran ke Singapore diantara tanggal tersebut.

Tapi Allah maha pengasih lagi maha penyayang nyata adanya. Tiba-tiba kantor menginisiasi kegiatan rapat tahunan yang rencananya diadakan di Bali. :’))))))

BALI LAGI! SENANGNYA ASTAGA.

Continue reading

ONE FINE DAY TRIP CIREBON

Yang terlintas dikepala saya begitu diajakin bolang one day trip ke Cirebon yaa tahu batik trusmi dan empal gentong H. Apud. Sudah pernah saya tulis juga perjalanannya disini dan disini.

Gapapa banget buat saya mendatangi tempat berulang kali. Sekalian saja melepas rindu. Terakhir kali ke Cirebon sepertinya tahun 2017.

Eh, malah tahun ini ga sempet sungkem sama H. Apud dan Trusmi, malah nemu beberapa tempat baru lagi di Cirebon.

Perjalanan dimulai dari kereta api dari Sta. Senin yang lumayan pagi, Pukul 06.00, nyampe nyampe Cirebon sekitar pukul 10.00 dan akan kembali lagi naik kereta sekitar pukul 17.00 menuju Sta. Gambir.

Continue reading

MUSIKAL PETUALANGAN SHERINA 2022

Senang sekali situasi sekarang mulai membaik, setelah vaksin booster sudah mulai gampang didapatkan, konser musik mulai diizinkan, penggiat wisata juga mulai kembali buka. Musikal Petualangan Sherina yang seharusnya tampil pada tahun 2020 bisa kembali diadakan ditahun ini.

Ku sempet nonton MPS 2018 dan terlewat beli tiket di tahun 2020 karena sudah memasuki aroma aroma pandemi. Semenjak tahun 2018, udah diniatin sih, kalau ada lagi bakal nonton dan berdoa semoga ada rezekinya biar bisa nonton dengan tiket yang dilantai dasar. Haha. 🤭

Baca: Musikal Petualangan Sherina 2018

Continue reading

DAIHATSU INDONESIA MASTERS 2022

Salah satu direktur kantor saya pernah dapat penugasan di Thailand, kemarin ketika Thomas Cup 2022, saya streaming sambil mbatin, “Ibu Anu kalo masih di Thailand, beliau bakal nonton ga, ya?”

Kemudian, ditengah-tengah kesibukan war tiket Petualangan Sherina dan Weslife, salah seorang temen saya berburu tiket buat nonton Badminton di Istora Senayan, yang konon pembelian tiketnya juga ‘horor’, bersaing dan cepet habisnya. Iseng, saya ikutan nitip 😅😂

Continue reading

KANTOR PROBLEMATIK.

Pada suatu pagi, salah seorang teman memberikan link melalu Wapri ke saya yang isinya tautan twitter;

Ia meminta penjelasan dari penjabaran tweet tersebut.

Sebelum dari ini, beberapa kali juga saya dapet mention perihal sindirian akan jadwal kerja yang mengganggu liburan atau akhir pekan seperti;

Continue reading

VAKSIN CORONA; YANG DITUNGGU TUNGGU SELURUH MANUSIA DI DUNIA.

Wogh, 2 bulan tidak menulis :))))

Dalam masa deg deg-an nungguin hasil swab test, menulis blog adalah salah satu agenda yang kurencanakan jika hasilnya positif untuk mengisi waktu masa isolasi. Eh pas hasilnya positif, langsung blank dan males. Pun terus berlanjut sampai hari ini. Wakakak.

Apa kabar nih man teman?

Beberapa hari yang lalu rame banget media sosial dengan berita tentang kedatangan vaksin corona di Bandara Soekarno Hatta. Sebagai survivor Covid-19, tentu saja ini berasa angin segar dan hilal dari sebuah harapan. :’)

Continue reading

PANDEMI HARI KE-200; BERTUBI TUBI PENGALAMAN BARU.

Genap sudah kita menginjak hari ke-200 masa pandemi wabah Covid-19. World Health Organization (WHO) menyatakan Covid-19 sebagai wabah dunia pada tanggal 11 Maret 2020.

Setelah 200 hari berlalu, apa kabar hidupku sejauh ini?

Rejeki dan Ujian datang bergantian. Diuji dengan teh sinta yang kena Lay Off, diberikan rejeki dengan fasilitas tambahan dari kantor di masa PSBB awal. Jadi tau rasanya punya Sopir pribadi rumah-kantor itu kek apa.

Diuji dengan diberhentikannya fasilitas Sopir Pribadi di masa transisi, diganti dengan rezeki bisa anter Kakak, Keponakan, Sepupu dan Orang Tua ke Garut untuk liburan sekaligus mengungsi tanpa drama di cegat dijalan.

Highlight-nya mungkin diantara 200 hari ini, diuji dengan terpapar Covid-19. Namun diganti dengan rejeki, teman-teman, sahabat, rekan kerja yang baik baik dan perhatian sekali selama menjalani masa isolasi. Ga berhenti sampai disitu, gegara Isolasi Mandiri akhirnya dipaksa beradaptasi untuk urusan domestik rumah tangga. Tiba-tiba jadi piawai di Dapur, bisa masak ini itu.

Setelah melalui drama bolak balik Swab dan Isolasi selama kurang lebih 1,5 bulan, menimbulkan ide untuk bikin produk sendiri bareng Teh Sinta dan Adik-adik.

Baca: Proses Kreatif #GardaGajah, #JenderalJerapah #LetnanLebah

Diluar itu semua, masih punya banyak list tontonan baik dari Netflix, Viu, Vlive, Disney+, Youtube. Masih punya list baca buku yang ingin diselesaikan. Masih ada list beberapa menu masakan yang ingin dicoba.

Dipikir-pikir banyak sekali yang pandemi ‘ambil’ selama 200 hari ini. Waktu bertemu dengan teman-teman, sahabat dan keluarga. Pekerjaan orang tersayang yang tiba tiba hilang. Kesempatan untuk berkegiatan sosial dengan adik-adik yang kurang mampu.

Hanya satu yang akan kupertahankan untuk tidak diambil oleh pandemi. Semangat kita.

Bismillah ya teman-teman, 100 hari menuju 2021. Semoga segera ada kabar baik. Semoga segera kembali hidup kita yang seperti sebelum pandemi. Semoga Allah terus ada untuk melindungi kita dengan rejeki dan keberkahannya.

COVID-19 SURVIVOR; BOLAK BALIK SWAB TEST PCR.

Saya mengerti betul bahwa informasi mengenai Covid-19 sangat dinamis sekali, dari gejala-nya yang berubah atau bertambah, maupun dari cara penanganannya. Yang saya tahu, jikalau kita terpapar dan isolasi mandiri dirumah, maka akan ada petugas medis dari Puskesmas setempat yang mendatangi rumah dengan lengkap berpakaian APD level 3. Ini yang membuat saya akhirnya memutuskan untuk memberi tahu lingkungan sekitar bahwa saya terpapar dan sedang isolasi mandiri.

Tujuannya ga lain ga bukan biar mereka ga kaget kalo tiba-tiba ada orang berpakaian APD lengkap masuk ke komplek kami. Nyatanya, itu tidak ada lagi. Eh, atau karena kami tidak bergejala berat (?). Jadinya, adik saya diminta lapor sendiri ke Puskesmas, pun kegiatan swab test berkala kami lakukan dengan kami yang keluar rumah.

Jadi begini, saya Swab Test PCR pertama kali tanggal 20 Juli 2020. Hasilnya positif. Saya memutuskan untuk isolasi mandiri dirumah. Adik saya (karena serumah dan kontak erat) baru dapet jadwal swab dari puskesmas 14 hari dari swab saya, tanggal 3 Agustus 2020. Namun, karena dia izin dari tempat magangnya karena alasan saya positif, kantornya berbaik hati meminta dan membiayai ia untuk Swab Test di RS Swasta dengan hasil 6 jam; Rp 3,500,000,-. Adik saya Swab Test pada tanggal 28 Juli 2020, hasilnya Negatif.

Continue reading

WELL, I’M COVID-19 SURVIVOR.

Tanggal 20 sebulan yang lalu, kami se-divisi diminta untuk melakukan swab test seiring dengan adanya penemuan kasus positif di gedung tempat kami bekerja. Kami sempet nawar untuk hanya rapid test, namun tetap diwajibkan untuk melakukan swab test.

Kasus pertama kami ketahui 2 hari sebelumnya, dimana ketika tahu informasi itu saya langsung mendadak demam. Rasanya kaya sugesti pikiran, langsung saya hantam dengan paracetamol dan langsung mereda pada sore harinya.

Keesokan harinya, saya batuk. Saya hantam lagi dengan obat batuk, sampai akhirnya saya melakukan swab test. Hasil swab test akan keluar dalam 2 hari. Kami diminta langsung untuk isolasi mandiri, kantor di tutup selama 3 hari.

Continue reading