Category Archives: Story

Mendadak Jastip di BBW 2020.

Tahun ini adalah tahun ke-4 BBW yang saya niatkan untuk datangi. Saya pernah kesana sendiri naik transportasi umum, pernah nyewa mobil karena mau ngajakin mama dan kakang turut serta, pernah naik KRL juga rombongan sirkus rame rame. Tahun lalu, saya dan kakak saya cek ombak buka jastip, tapi tidak terlalu banyak peminatnya.

Saya pun keburu puyeng karena datang di jam ramai pengunjung. Jadi selama 3 kali berturut turut belanjaan saya ga pernah menyentuh angka satu juta.

Tahun ini, ada yang ngajakin saya untuk nginep bareng di sekitar ICE. Meski sebenernya saya bercita cita untuk bisa nginep di Shantika. Muahaha. Biar tinggal ngesot aja dulu gitu ke ICE BSD. Tapiya dipikir pikir, mending uangnya jadi buku kan ya, daripada untuk rebah rebahan yang cuma itungan jam. Continue reading

TERIMAKASIH, 2019!

Woho! Sudah hampir memasuki sebulan di tahun 2020. Sebelum lupa, dengan apa-apa yang sudah terjadi di tahun 2019, ku ingin nge-rekap dulu yha! Sekalian sebagai pengingat dan reminder buat dibaca-baca dikemudian hari.

Over all, 2019 terlewati dengan cukup baik dan Impulsif. Haha. Segala sesuatu yang terjadi, didasari oleh pemikiran, “Kapan Lagi?” sehingga apa aja yang ada didepan mata di bantai.

Resolusi dari awal tahun emang ingin menjadi ‘Yes Woman’. Dimana, tawaran apapun yang ditawarkan padaku, sebisa mungkin aku iyakan. Sampai tawaran abang abang ojek online yang suka nawarin top up gopay maupun ovo. Akan kusiapka cashnya. Continue reading

PERFECT DATE WITH SIWON CHOI; 1ST FANMEETING IN JAKARTA

Ibarat sedang jatuh cinta, saya merasa jatuh cinta kali ini adalah jatuh cinta yang Tuhan restui dan ridhoi. Kesemsem sama Choi Siwon akhir taun lalu, tiba-tiba konsernya mampir di Indonesia. Udah mah, sebelum konser, Siwon sempet-sempetnya liburan selama seminggu di Bali. Eh ujug-ujug dong, ada fans meetingnya segala.

fansmeeting Siwon

Otokkeeee

Continue reading

Disability Awerness; Yayasan Sayap Ibu Cabang Banten.

Jaman kuliah dulu, saya pernah dilibatkan menjadi salah satu pengajar komputer untuk penyandang Tuna Rungu. Waktu itu adalah titik awal saya mengenal tentang penyandang Disabilitas. Bagaimana merasa ‘asing’ sendiri diantara banyak penyandang Tuna Rungu. Alih alih merasa mereka berbeda, yang kerasa malah kita yang berbeda. :’)

Pada tahun-tahun pertama merantau di Jakarta, saya sempet menjadi salah satu perserta terpilih untuk event National Conference Disablity Awarness. Pertemuan nasional yang melibatkan 33 orang penyandang Disabilitas dan 66 orang non penyandang Disabilitas.

Dari situ saya belajar banyak hal. Saya belajar bahwa penyandang disabilitas orang orang yang fungsi organ tubuhnya tidak sempurna. Contoh; Tuna netra, orang yang tidak bisa melihat dengan matanya. Tuna Rungu, orang yang tidak bisa mendengar dan sulit berbicara. Orang berkaki satu. Orang tanpa tangan. Orang yang membutuhkan kursi roda untuk beraktifitas sehari hari. Kesemuanya di kategorikan sebagai pendis (penyandang disabilitas, red).

Ketika CSR Astra mengajak saya bekerja sama untuk Giving Back Society ke Yayasan Sayap Ibu Banten, langsung saya iyakan! Continue reading

Duh, Society.

Jadi sekarang, engga hanya tentang bagaimana orang menjalani hidup yang dianggap “standar” namun juga tentang bagaimana orang menggunakan uangnya jadi urusan orang lain juga ya. Hem.

Kuliah di universitas favorit.

Lulus kuliah tepat waktu.

Kerja ditempat yang ‘keren’.

Menikah pada usia sekian.

Punya anak lebih dari satu.

Beli rumah di kawasan elit. Continue reading

Super Show 7 S in Jakarta.

YAS!

Saya beli lagi tiket duduk dan dilalah dapet. Jadilah saya megang 2 tiket. Yang jelas, pastinya saya akan nonton yang section duduk. Section Blue yaa dijual aja. Kejual syukur, engga juga ya gpp. Kalau memungkinkan saya bisa mondar mandir 2 Section, saya mondar mandir aja. Seselow itu :))))

Booking Hotel. Perlukah?

Lokasi konser di ICE BSD, cukup lumayan dari Depok. Saya tadinya ingin booking hotel di Santika Premiere yang ‘nempel’ di area ICE BSD. Ceritanya ingin nonton enak, tidur enak gitu setelahnya. Mengingat, saya uda mengeluarkan lebih dari 3 juta untuk beli tiket, saya urung deh booking hotel di Santika yang kala itu ratenya 1,5an.

Dengan kekhawatiran bubaran konser kemaleman dan sulit akses KRL atau transportasi Online untuk pulang, akhirnya saya memutuskan untuk mencari hotel di area BSD. Continue reading

How I Know Super Junior.

Sampai tulisan ini ditulis, ga pernah terbesit saya bakalan suka dan ikutan nonton Super Show nya Super Junior. Boyband asal Korea yang heboh dijaman jaman saya kuliah, sekitar belasan tahun yang lalu. Satu satunya lagu yang saya tahu dari SJ ini yaa Sorry Sorry itu :))))

Saya kira, saya hanya mulai tertarik pada kDrama pada tahun lalu. Ketika Super Junior menjadi salah satu artis yang diundang di Closing Asian Games 2018 sayapun tak peduli. Saya lagi seneng-senengnya nonton KDrama. Dimulai dari menyukai Aktor Park Seo Joon yang bermain di Why Secretary Kim, saya kepoin lagi di Drama Fight For My Way dan She Was Pretty. Continue reading