Category Archives: Story

Disability Awerness; Yayasan Sayap Ibu Cabang Banten.

Jaman kuliah dulu, saya pernah dilibatkan menjadi salah satu pengajar komputer untuk penyandang Tuna Rungu. Waktu itu adalah titik awal saya mengenal tentang penyandang Disabilitas. Bagaimana merasa ‘asing’ sendiri diantara banyak penyandang Tuna Rungu. Alih alih merasa mereka berbeda, yang kerasa malah kita yang berbeda. :’)

Pada tahun-tahun pertama merantau di Jakarta, saya sempet menjadi salah satu perserta terpilih untuk event National Conference Disablity Awarness. Pertemuan nasional yang melibatkan 33 orang penyandang Disabilitas dan 66 orang non penyandang Disabilitas.

Dari situ saya belajar banyak hal. Saya belajar bahwa penyandang disabilitas orang orang yang fungsi organ tubuhnya tidak sempurna. Contoh; Tuna netra, orang yang tidak bisa melihat dengan matanya. Tuna Rungu, orang yang tidak bisa mendengar dan sulit berbicara. Orang berkaki satu. Orang tanpa tangan. Orang yang membutuhkan kursi roda untuk beraktifitas sehari hari. Kesemuanya di kategorikan sebagai pendis (penyandang disabilitas, red).

Ketika CSR Astra mengajak saya bekerja sama untuk Giving Back Society ke Yayasan Sayap Ibu Banten, langsung saya iyakan! Continue reading

Duh, Society.

Jadi sekarang, engga hanya tentang bagaimana orang menjalani hidup yang dianggap “standar” namun juga tentang bagaimana orang menggunakan uangnya jadi urusan orang lain juga ya. Hem.

Kuliah di universitas favorit.

Lulus kuliah tepat waktu.

Kerja ditempat yang ‘keren’.

Menikah pada usia sekian.

Punya anak lebih dari satu.

Beli rumah di kawasan elit. Continue reading

Super Show 7 S in Jakarta.

YAS!

Saya beli lagi tiket duduk dan dilalah dapet. Jadilah saya megang 2 tiket. Yang jelas, pastinya saya akan nonton yang section duduk. Section Blue yaa dijual aja. Kejual syukur, engga juga ya gpp. Kalau memungkinkan saya bisa mondar mandir 2 Section, saya mondar mandir aja. Seselow itu :))))

Booking Hotel. Perlukah?

Lokasi konser di ICE BSD, cukup lumayan dari Depok. Saya tadinya ingin booking hotel di Santika Premiere yang ‘nempel’ di area ICE BSD. Ceritanya ingin nonton enak, tidur enak gitu setelahnya. Mengingat, saya uda mengeluarkan lebih dari 3 juta untuk beli tiket, saya urung deh booking hotel di Santika yang kala itu ratenya 1,5an.

Dengan kekhawatiran bubaran konser kemaleman dan sulit akses KRL atau transportasi Online untuk pulang, akhirnya saya memutuskan untuk mencari hotel di area BSD. Continue reading

How I Know Super Junior.

Sampai tulisan ini ditulis, ga pernah terbesit saya bakalan suka dan ikutan nonton Super Show nya Super Junior. Boyband asal Korea yang heboh dijaman jaman saya kuliah, sekitar belasan tahun yang lalu. Satu satunya lagu yang saya tahu dari SJ ini yaa Sorry Sorry itu :))))

Saya kira, saya hanya mulai tertarik pada kDrama pada tahun lalu. Ketika Super Junior menjadi salah satu artis yang diundang di Closing Asian Games 2018 sayapun tak peduli. Saya lagi seneng-senengnya nonton KDrama. Dimulai dari menyukai Aktor Park Seo Joon yang bermain di Why Secretary Kim, saya kepoin lagi di Drama Fight For My Way dan She Was Pretty. Continue reading

Kejutan di Akhir Ramadhan.

Di pagi hari H-1 menjelang lebaran, ku sempet blog posting tentang Ramadhan yang kujalani tahun ini. Merasa bersalah karena ternyata Blog ini pun “berpuasa” selama bulan Ramadhan.

Kemudian, bermain-main bersama keluarga yang hari itu sudah kumpul semua. Teh Sinta bersama suami dan anaknya sudah tiba dari H-2 lebaran.

Saya engga punya firasat apa-apa sampai tiba-tiba Kak Lia – salah seorang kakak kelas, volunteer, blogger dan sekarang sedang menjadi ketua nasional Akademi Berbagi menghubungi saya dan bilang kalau saya dapat hp baru. Eh dilalah proses loading gambarnya agak lamaan, saya berpikir. “Handphone apa ya? Emang saya abis ikutan lomba apa?” Continue reading

Empati.

Ada yang ngikutin Storiesnya Jouska? Tentang bagaimana anak-anak ditolak lingkungannya karena tidak bisa mengikutinya?

Ku coba simpulkan sedikit ya;

Ada anak yang pulang menangis ujug ujug minta ke Ice Disneyland, ortunya bingung karena bahkan ga tau Ice Disneyland itu apa? Hm, anaknya masih TK. Katanya, ga bisa ikut geng disekolah karena belum pernah ke Ice Disneyland. 😐

Ada lagi anak yang nangis meraung-raung pengen liburan ke luar negeri. Karena teman-teman sebayanya kalau liburan ga ada yang di Indonesia. -__-‘ Continue reading

Terima Kasih, Kisah. (2)

Tiba-tiba tersadar maret akan segera berakhir. Btw baru sadar, bahwa Maret 2018 adalah tahun ke-10 saya nge-Blog. Mayan juga ya hobi nulis diary digital ini. Hihihi.

Mengawali 3 bulan pertama di tahun 2018 dengan hiatus dari media sosial. Terakhir posting Instagram akhir bulan Januari 2018 dan posting blog satu bulan hanya 1 postingan saja, dibulan Februari dan 2 postingan di bulan Januari. Sibuk? Iya, kerjaan gitu-gitu aja. Sementara kegiatan sosial ya sekali dua kali lah dalam 3 bulan ini.

Alasan yang paling mendasar adalah karena saya sedang patah hati (lagi). Muahaha. Sebuah proses yang tidak pernah kepikiran akan terjadi lagi setelah bertahun yang lalu saya melewatkan proses sakit hati ini.

Gagal Lamaran.

Pada lebaran tahun 2014 kami sempat merencanakan pertemuan keluarga di rumah keluarga besar Mama saya di Bandung. Karena satu dan lain hal, rencana itu tidak terjadi disaat kami sudah menyiapkan ini itu. Keluarga mama sudah mengosongkan jadwal dan kumpul di Garut. Saya dan doi uda beli baju sepasangan, begitu juga dengan ayah ibu saya yang ikut-ikutan pengen sepasangan juga. Kakak mama yang hobi masak udah belanja kebutuhan dan mulai nyicil masak-masak. Continue reading