Category Archives: Sharing

Persiapan menuju hari Kemenangan; Marhaban ya Lebaran.

10 hari menuju lebaran. Meuni teu karasa pisan, ya. Jadi bagaimana target selama bulan puasanya?Β  Untuk yang belum terpenuhi, yuk ah masih ada 10 hari lagi beramal dan beribadah dibulan beribu pahala ini. Setelah Ramadhan, maka terbitlah Lebaran. Hari kemenangan.

Setelah terakhir lebaran kumplit full team keluarga 3 tahun yang lalu, insyaAllah tahun ini kami akan lebaran bareng lagi. 2 tahun yang lalu, pisah sama kakak yang lebaran di rumah mertua di Sumedang, setahun yang lalu, saya mudik bertiga doang sama mama papa ke Malang. Tahun ini, kami akan lebaran dirumah baru bareng-bareng. Can’t wait! Continue reading

Tips Keuangan saat bulan Ramadhan

Ada banyak hal yang berbeda di Ramadhan kali ini, selain bisa menjalankan ibadah selama bulan Puasa disekeliling keluarga, bulan Ramadhan tahun untuk pertama kalinya saya punya cicilan. Sebelumnya hanya sebagai kontraktor (setiap bulan ngontrak), Ramadhan ini saya bisa membeli sebuah Rumah untuk ditinggali keluarga.

Baca: Untuk Perempuan yang yang menciptakan rumah sebagai tujuan pulang bagi keluarganya.

Dengan adanya cicilan ini, cukup ‘merusak’ pola keuangan yang saya atur selama ini. Cicilan yang lumayan besar membuat saya harus cermat dan jeli untuk menurunkan biaya dari pos lainnya.

Sampailah saya pada hari Sabtu, di Grand Indonesia untuk menghadiri #HappyMeetUp With Happy Fresh. Disini, kami member group dari KEB akan mendengar Ibu Prita Ghozi tentang financial planning selama bulan Puasa. Ah, saya kira ya sama saja seperti halnya mengatur keuangan dibulan biasa. Pembagian buku tabungan dan pos pengeluaran biayanya. Namun ternyata, ada satu hal yang saya tidak sadari; Ramadhan Lifestyle. Continue reading

Akhirnya! Ikutan Linkers Academy Batch 3

Sejak bulan January 2017 sudah tahu bahwa ada Linkers Academy – Basic Travel Photograhpy & Writing Workshop yang diadakan oleh Citilink dan diisi oleh Kak Windy Ariestanty dan Mba Sasha, namun sayangnya waktunya belum berjodoh. Sebulan kemudian, kembali diadakan Batch 2 dan lagi-lagi ga bisa ikutan. Mulai lupa, tiba-tiba postingan Mba Shasa muncul dilinimasa tentang Batch 3, eh waktunya pas. Daftar deh!

Rangakaian kegiatan ini terdiri dari 2 hari. 1 hari workshop, 1 hari praktek lapangan. Mengawali kegiatan pada hari sabtu pagi, peserta diperkenankan mengenalkan diri terlebih dahulu. Takjub, karena beberapa peserta ada yang bela-belain ke Jakarta dari Palembang dan Yogyakarta. Continue reading

Meramaikan Hari Buku Nasional: Big Bad Wolf 2017

Seperti kata Ahok, Tuhan tahu yang terbaik.

Jadi ceritanya, pada tanggal 17 April 2017, saya nerima sebuah email tentang tiket VIP untuk menghadiri Pre-Sale Big Bad Wolf 2017 pada tanggal 20 April 2017 dari Bank Mandiri, dimana pada tanggal 21 April 2017-nya, Big Bad Wolf akan dibuka untuk umum. Berhubung Mak Silva, dari Kumpulan Emak Blogger hanya memberikan waktu penukaran tiket VIP pada pukul 10.00 A.M sampai pukul 14.00 P.M yang kemudian diperpanjang sampai pukul 20.00 P.M.

Ah, gampil saya tinggal naik Transportasi Online aja nanti ke ICE BSD. Dilalahnya pada hari itu, saya lembur. 😦 Sudah ancang-ancang agar bisa pulang tenggo, namun apalah daya. Kerjaan saya baru selesai pukul setengah delapan malem. Saya sempet kontak Mak Silva, kalau kalau saya terlambat, sembari saya cek lalin dari maps. Estimasi yang muncul kurang lebih masih satu jaman.

Saya memilih mengikhlaskan tiket VIP ini. Saya pulang, kemudianΒ scroll timeline. Banyak circle di-timeline saya yang pada hari itu mendapat kesempatan VIP ini dan melaporkan kalau kondisinya cukup chaos. Ada 2 hal yang dikeluhkan secara berjamaah;

  1. Para pelakon Jasa Titip.
  2. Antrian Kasir.

Continue reading

7 Kegiatan menyenangkan selama Voluntrip Round 3.

Voluntrip adalah gerakan sosial dari Dompet Dhuafa. Sesuai namanya, Voluntrip merupakan gabungan dari Volunteer dan Trip. Menjadikan kegiatan Volunteer berbarengan dengan jalan-jalan.

Kegiatan ini pas banget untuk kamu-kamu yang seneng menjadi volounteer dan suka traveling. Sebelum ini, saya menjadi peserta di Voluntrip Round 2, dan kemudian diberikan amanah untuk menjadi bagian dari Panitia di Voluntrip Round 3.

Baca: Voluntrip Round 2; Explore The Happiness.

Nah, di Round 3 kali ini, kami memilih kecamatan Maniis di Purwakarta sebagai tempat diadakannya Voluntrip. Sama seperti kegiatan sebelumnya, Voluntrip ini mengedepankan Kegiatan sosial masyarakat di hari pertama, kemudian jalan-jalan seru di hari kedua.

SD nya.jpg

Sekolah dengan pemandangan yang syuper duper

Inilah 7 kegiatan menyenangkan selama Voluntrip Round 3 berlangsung; Continue reading

Untuk perempuan yang menciptakan ‘rumah’ sebagai tujuan ‘pulang’ bagi keluarganya.

β€œSetelah kerja dan kuliah, kami anak-anak mama memiliki kesibukan sendiri. Berorganisasi, beraktivitas dan berkarir mengalihkan dunia kami. Mama sering β€˜patroli’ pada kami ketiga anaknya yang tinggal jauh dari beliau. Saban hari ditelponin, ditanyain sedang dimana apakah sudah makan atau belum. KamiΒ  seperti sedang menemukan dunia baru dan menikmatinya, tapi bagi mama, kamilah dunianya”

Jakarta buat saya adalah sebuah hubungan love and hate relationship. Saya suka sekali sama kota ini karena memberikan banyak sekali kesempatan untuk saya berkembang dan mengenali banyak orang hebat, meski di sisi lain tak jarang saya menangis karena terjebak traffic yang menggila. Saya senang Jakarta membuat saya bisa berjalan-jalan keluar kota, terkadang dalam kondisi yang bersamaan saya sedih karena merindu dengan ibukota ketika sedang berpergian.

Kehidupan saya di Jakarta baik-baik saja sampai akhirnya saya memutuskan untuk membawa pindah adik bungsu, papa dan mama ke Ibukota. Papa memutuskan pensiun dini sejak 6 tahun yang lalu, saat ini beliau bertahan di Batam karena masih menunggu adik bungsu saya yang masih kuliah. Pemikiran sederhana saya kalah dengan realita yang ada. Saya kira, uang makan harian saya cukup untuk memberi makan keluarga. Namun perhitungan saya salah, saya seperti β€˜kaget’ ketika token listrik seharga paket pulsa hanya mampu bertahan satu minggu. Isi ulang air mineral satu galon yang tadinya untuk saya sendiri cukup seminggu sekali, kini habis dalam 2 hari, begitu juga dengan gas, menyusul beras. Belum lagi, kami juga harus pindah ke tempat yang cukup menampung 4 orang, hal ini tentu meningkatkan biaya kost dari sebelumnya.

Continue reading