Yogyakarta bagian Sleman lagi seru seru banget buat di Explore, terutama untuk Book Store-nya. Secara lokasi, emang tidak berada di pusat kota. Tapi, once ke daerah Sleman, banyak sekali Book Store yang bisa di Explore.
Perhentian pertama kami adalah Shira Media. Begitu masuk, suasananya terasa tenang dan rapi. Rak-raknya dipenuhi buku-buku islami, self-improvement, dan bisnis. Ku sempat berhenti cukup lama di bagian pengembangan diriβsiapa tahu pulang-pulang bisa jadi versi lebih produktif (atau setidaknya lebih termotivasi π).
Lanjut ke Solusi Buku, tempat yang langsung terasa lebih βramaiβ dalam arti yang menyenangkan. Ini tipe toko buku yang bikin kamu pengen nyari lebih lama karena siapa tahu nemu hidden gem dengan harga miring. Dari novel sampai buku pelajaran, semuanya ada. Dan ya, aku kalap di sini.
Setelah itu, kami mampir ke Buku Akikβdan jujur, ini salah satu yang paling berkesan. Tempatnya punya vibe artsy dan agak nyempil, tapi justru itu yang bikin menarik. Buku-bukunya beda dari yang lain, banyak terbitan indie dan topik-topik yang nggak biasa. Rasanya kayak lagi nemuin dunia kecil yang nggak semua orang tahu.
Terakhir, kami menutup perjalanan di Mojok Store. Tempat ini terasa lebih santai dan βanak muda banget.β Buku-bukunya ringan, satir, dan sering bikin senyum-senyum sendiri pas baca judul atau blurb-nya. Nggak cuma buku, ada juga merchandise yang khas. Cocok banget buat duduk sebentar, santai, dan menikmati suasana Jogja yang selalu ngangenin.
Dari satu toko ke toko lain, aku sadar kalau bookstorehopping di Jogja itu bukan cuma soal beli bukuβtapi juga soal menikmati perjalanan, menemukan hal-hal baru, dan tentu sajaβ¦ jatuh cinta lagi sama membaca.
Pencapaian tahun 2025 adalah menikaaaaah! Alhamdulillah π
Jauh dari sebelum pandemi, cita cita menikahku hanya di KUA. muehe, kemudian nikah di KUA rame era pandemi karena ruang gerak terbatas.
Begitu terlihat hilal untuk mengurus pernikahan di tahun ini, ku tetap pada teguh pendirianku untuk Nikah Gratis di KUA pada hari kerja. Wkwkw. Mengurus pendaftaran secara mandiri, sana sini dari RT/RW ke kelurahan hingga KUA, kemudian balik lagi ke RT/RW karena ada dokumen tertinggal, urus lagi, balik lagi ke RT/RW karena ya gitu, informasi ga clear, ada aja dokumen yang ujungnya kudu dari RT/RW lagi. Kebayang kalo KTP ku masih di Batam, repotnya akan kek apa.
Long short story, yang tadinya sudah yakin akan tetap di KUA. H-8 hari pindah ke Mesjid. Muehehe. Setelah info sana sini untuk ngabarin mau menikah, semua yang diinfo langsung pengen dateng meski itu di KUA.
Selain itu, tiba-tiba Adik bungsu yang tadinya ku minta tolong jadi fotografer, malah hire fotografer by his own money, sahabatku yang kerja di WO tadinya cuma minta izin biar bisa dateng ke akadku malah di kasih beberapa crew untuk bantuin acaraku. Acara apee di KUA yang ada crew WO nya? :O
Sungkem dah kita sama KUA Sukmajaya :)))
Aku yang tidak memiliki pertahanan ini, langsung sat set pindah ke mesjid saja biar segalanya agak lebih proper, daripada menyambut tamu tamu yang diinfo tapi pengen dateng itu berdiri di pelataran KUA atau bahkan jajan cilok di taman pramuka persis seberang KUA.
Bala bantuan ternyata ga berhenti sampai disana, pernikahan ini menjadi pernikahan yang banyak di dukung sama orang-orang baik, ada yang nyewain mobil untuk mobilisasi keluarga. Seluruh petugas akad adalah keluarga. Tanteku dari papa yang berkenan jadi MC, Kakekku dari keluarga papa berkenan jadi MUA, Sahabatku dari Batam yang berkenan membacakan tilawah. Bersyukur sekali dikelilingi banyak orang yang sayang.
Tentang mesjid nya sendiri, Mesjid ini punya tempat khusus dihatiku. Mesjid ini berada di kawasan Kampus Al Azhar dimana adik saya belajar dan bekerja. Aku pernah memandang mesjid ini hampir setiap hari selama 4 tahun dikala pergi kerja bareng adikku. Pernah I’tikaf bersama sahabat, papa, adik serta keponakan di suatu hari bulan Ramadan. Pernah ikut komunitas belajar. Secara lokasi, sangat strategis untuk rekan-rekan kantor dan sahabat untuk bisa mampiri mendokan.
Kami memang tidak mengundang banyak orang, hanya keluarga besar dari dua belah pihak, rekan-rekan kantor serta sahabat-sahabat akrab. Banyak maaf untuk handai taulan yang mungkin tidak terundang. Untuk acara akad dengan undangan 100 saja, kami keteran dikejer kejer adzan maghrib. Muehehe.
Namun, terasa sekali intimate dan syahdu nya acara akad ini, yang sangat terasa. Ku merasa teramat disayang. Termasuk dengan banyak maklum dari teman-teman yang belum sempat terundang. Terimakasih banyak untuk hal baik yang selalu diberi ke hamba Allah yang satu ini.
Bismillah, semoga Allah senantiasa kuatkan kami berdua untuk bisa selalu bersama dalam sakinah, mawaddah warahmah. Dear Pak Suami, mari menjelajah bersama, Selamanya!
Menjelajah bersama ini kami mulai Honeymoon Trip ke Bali!
Atas rasa syukur karena banyak sekali peranan dan bantuan keluarga serumah kami, Honeymoon Trip dilanjutkan ke Bangkok!
Mendadak ketiban rejeki bisa ikut Motis Mudik Nataru, sehingga kami masih bisa menjelajah berdua untuk rangkaian Honeymoon Trip ke Solo & Yogyakarta!
Allahu akbar.
Perjalanan yang baru dimulai ini, semoga akan selalu dikelilingi berkah dan rejeki dari Allah untuk terus menjelajah.
2026 untuk pijakan kaki kami ke kota & Negara lainnya.
Long story short, setelah memikirkan panjang, apakah akan melanjutkan studi ke jenjang selanjutnya setelah sarjana atau kembali mengulang sarjana dengan jurusan yang berbeda, aku memilih untuk yang kedua.
Gapapa, meski proses ini akan terasa panjang. :β)
Mama berulang kali nanya, βKenapa ga lanjut aja S2?β Kujawab dengan nada paling rendah, βkarena Mama ga mau bayarin. Wkwk.β
Kuliah di Jurusan Psikologi adalah impian ku dulu dimasa SMA, sempat ku utarakan cita-citaku ini pada kedua orangtuaku namun di jawab dengan,
βduh, nanti kuliahnya lama. 7 tahun kalo kata teman mamaβ
Akhirnya aku kuliah di Jurusan Teknik Informatika seperti kemauannya Mama. Setelah selesai wisuda, aku sempat beberapa kali kerja di Konsultan IT, sampai akhirnya rejeki membawaku bekerja sebagai Human Capital di salah satu perusahaan swasta di Jakarta.
Awalnya yang kutangani tentang system HR nya, kesini-sininya sudah ke people management, recruitment, development serta turunannya yang tentu saja aku banyak kebingungan didalamnya.
Setelah lebih dari 10 tahun bekerja di Human Capital, ku memutuskan untuk kembali belajar pada jalur yang sesuai dengan pekerjaanku saat ini, yakni pada Juluran Psikologi, dari 0.
Bismillah.
Tahun ini sudah tahun ke-2, sedikit lagi beranjak ke Semestar 4. So far so good, menyenangkan, belajar banyak hal. Di semester 3 saat ini, aku ketemu salah satu mata kuliah yang bener-bener relate dengan pekerjaan saat ini; Psikologi Industri & Organisasi.
Banyak momen βoh..β atau βAha!β Serasa ilmu yang dikasih, seringkali ditemui dalam pekerjaan sehari-hari.
Khususon di postingan ini, aku mau share materi yang diberikan oleh Dosenku di Mata kuliah ini, feel free to check and seedisini.
Doakan prosesnya akan lancar sampai selesai, yha!
Bisik bisik kampusnya, aku kuliah disini. Yuk satu almamater :’)
2024 sudah berakhir dengan banyak hal yang sudah ku hadapi, ku lewati dengan sangat Happy kiyowo. Alhamdulillah. π
Akan ku apresiasi semua semua yang kulakukan di tahun ini, agar supaya besok lusa ketika ada hari hari berat yang dihadapi, aku bisa mengingat hal hal baik yang sudah pernah kulewati.
SERTIFIKASI BNSP
Mengawali awal tahun, yang kulakukan pertama adalah ikut sertifikasi untuk menunjang pekerjaan ku di kantor. Sertifikasi Human Capital yang dikeluarkan oleh BNSP. Mayan, upgrade nambah nambah informasi dalam CV. Bismillah open to work. wkaka.
Menuju akhir tahun 2024, sebelum bikin kaleidoskop, akan kurangkum perjalananku yang menyenangkan ditahun ini. Yang setelah kutuliskan, betapa seru dan bersyukurnya aku.
SURABAYA
Wogh, tahun ini saya cukup berulang mengunjungi Surabaya. Pertama kali terbang di tahun 2024 adalah untuk kota ini, menginjakkan kaki di kota ini dalam rangka sidak akan satu kasus di Kantor Cabang Surabaya.
Yes, pulang pergi kaya orang bener. Haha. Asal muasal ngerasain ΓΆne day bisnis trip di tahun 2024 yang diikuti kota lainnya pada tahun ini.
Diakhir April, kembali lagi ke Surabaya untuk beberapa hari dalam rangka perpisahan HC cabang Surabaya. Sempet sempetin road Mall to Mall untuk window shopping.
Eh keterusan Balik lagi di bulan Oktober 2024 untuk internal Audit di sini, yang tentu saja ku lanjuti pulang ke Kampung Papa.
Susur Tunjungan kaya Susur Braga! Seru.
BATAM, KEPULAUAN RIAU
Sebagai tempat transit untuk selanjutnya ke Singapore buat nonton konser Coldplay (lagi!) Dilalah dapet tiket promo Garuda dan bisa nyamain jadwal dengan Abang UΓ§up with family persiapan untuk Umroh via Malaysia. π₯Ί
Setiap jalan-jalan mengunjungi kota satu ke kota lainnya, saya selalu penasaran dan menyempatkan diri untuk Sholat disalah satu Mesjidnya.
Pada kunjungan ke Makassar sebelumnya, Mesjid ini belum dibangun. Saya berkesempatan sholat shubuh di Mesjid Apung, Makassar. Nah, sekarang mesjid Kubah 99 sudah berdiri megah di Salah satu lokasi yang ga jauh dari Mesjid Apung.
Akhirnya, bisa kembali menginjakkan kaki di Kota Makassar. It seems like yesterday, begitu ku berhasil war tiket konser Sheila on 7 yang disusul dengan pembelian tiket Pulang Pergi naik Garuda Indonesia yang diskon lebih dari 50%.
Berkat ‘tangan wangi’ Ibu bos, saya bisa mengantongi tiket konser Coldplay di Singapore yang 6 hari itu π. Alhamdulillah. Nonton konser Coldplay adalah cita cita saya semenjak 2021. Begitu liat beberapa cuplikan di Youtube, saya kaya meniatkan diri untuk sekali seumur hidup bisa nonton. Kemudian, tahun 2022 saya nonton via layar bioskop.
Doa bersambut, tahun 2023 berhasil war dan nonton di penghujung bulan Januari di tahun 2024. Hore! π
Banyak orang menilai bahwa tahun 2023 berjalan begitu cepat, serasa sekejap mata, kaya bangun bangun tahun udah hampir berakhir 2023-nya. Tapi engga buatku, tahun ini super seru untuk dijalani.
Beberapa highlight yang terjadi ditahun ini versi Alania adalaaaahh…
IKUT KELAS BELAJAR
Memberanikan diri daftar Career Class 2023. Kelas belajar setiap akhir pekan, salah satu cara aku mulai belajar berkomitmen. Materinya oke, pengisinya apalagi, dan jadwal tambahannya yang ajigile.
Rekor bikin aku untuk akhir pekan sudah produktif sejak pagi hari. Pukul 6 udah keluar rumah. Pukul 7 belajar bahasa korea sambil dandan karena jam 8 bertugas jadi WO. Wkakaka. Kalo dipikir sekarang, ya Allah aku ngapain. haha.
Sering nonton kelas susulan karena jadwal bentrok dengan Pengajian, Jalan-jalan, acara kantor dan jadwal sok sibuk lainnya.
Selama ini cuti terlama saya 3 hari jam kerja diluar akhir pekan. Sehingga waktu berlibur saya paling lama 5 sd 6 hari. Salah dua cara untuk bisa cuti lebih lama yakni menikah atau perjalanan ibadah.
Di tahun ini, akhirnya saya bisa menggunakan salah satunya, dengan melakukan perjalanan ibadah. β€οΈ
Cita cita saya untuk umroh sudah lama sekali, dari awal awal saya menginjakkan kaki di Ibukota, ibu saya bahkan pernah bercanda dengan bilang, “dek, kalau mau umroh, sering sering nonton mamah dedeh, suka ada quiz berhadiah umroh”. Lambat laun saya tahu, bahwa umroh harus dengan mahrom, kalo engga, nanti di aku aku jadi istrinya pak ustadz (yang bawa rombongan).
“Masa mau perjalanan ibadah udah bohong” begitu selentingan ucapan yang saya dengar. π₯²
Saya mengubur mimpi saya paling engga sampai 2 hal terpenuhi, saya punya mahrom (baca: suami) atau saya menabung sampai bisa mengajak adik atau orang tua untuk pergi bersama. Eh tahun ini, saya bisa berangkat tanpa harus memenuhi 2 hal tsb. π