PERFECT DATE WITH SIWON CHOI; 1ST FANMEETING IN JAKARTA

Ibarat sedang jatuh cinta, saya merasa jatuh cinta kali ini adalah jatuh cinta yang Tuhan restui dan ridhoi. Kesemsem sama Choi Siwon akhir taun lalu, tiba-tiba konsernya mampir di Indonesia. Udah mah, sebelum konser, Siwon sempet-sempetnya liburan selama seminggu di Bali. Eh ujug-ujug dong, ada fans meetingnya segala.

fansmeeting Siwon

Otokkeeee

Continue reading

Ulang tahun Alania; Bahagia Bersama AirAsia

Januari 2012.

Akhirnya Jakarta! Setelah berargumen cukup banyak dengan mama karena yang beliau inginkan adalah saya kembali ke Batam untuk kumpul bersama keluarga. Sementara saya kekeuh ingin merantau (lagi) ke Jakarta.

“Ku ingin keliling Indonesia, Ma. Akan lebih mudah jika ini dimulai dari Jakarta daripada Batam. Aku bisa ke Sumatera dan Bali bahkan hanya dengan naik bus.” pintaku.

Kemudian di support oleh Papa. Sampai akhirnya disetujui oleh Mama. Jadilah mengawali tahun 2012 diusia 21 tahun aku kembali merantau di ibukota. Dengan tekad bulat dan penuh semangat; Jalan-jalan! Continue reading

REVIEW GOMASSAGE: YANG MEWAH NAMUN MURAH.

Selama 7 tahun tinggal di Jakarta, baru ini ngerasain demo berhari-hari. Berhubung kantor terletak ga jauh dari Gedung MPR DPR yang menjadi tujuan para pendemo, tentu saja jadi imbas akses pergi pulang kantor. Perjalanan menuju dan pulang dari kantor yang biasanya satu jam menjadi 3x lipatnya. *nangis*

Inginnya mengeluh. Tapi kusadar penuh, ini adalah salah satu resiko tinggal di Ibukota. Dan kuyakin, selalu ada kemudahan disela-sela kesulitan. Untuk kasus kali ini, kemudahan datang atas nama GoMassage!

Continue reading

4D/3N YOGYAKARTA TRIP ITINERARY

Outing dari kantor mulai dari Jumat sampai dengan Minggu, plus izin extend sampai dengan senin! Sepertinya, ini kali pertamanya saya selama ini di Yogyakarta dengan full nginep selama 3 malem karena pulang pergi naik pesawat. Hihihi.

Karena Itinerary dari Tour Travel rujukan kantor udah ada, maka saya tinggal bikin Itinerary ketika extend. Dan itu bikin saya excited nyiapinnya. Meskipun, ketika hari H tiba, godaan kasur mengalahkan segala itinerary-nya. :)))) Continue reading

Berburu kuliner di Yogyakarta

Happy banget ketika tahu Outing kantor tahun ini ke Yogyakarta. Selain karena akhir taun lalu terlalu sebentar di Yogyes, mayan kan ngurang-ngurangin biaya ke Yogya pake uang sendiri mengingat Yogya adalah kota yang saya harapkan bisa dikunjungi minimal setahun sekali.

Tambah happy ketika kami diizinkan untuk mulai Outing dari hari Jumat sampai dengan Minggu. Dan ku diizinkan cuti untuk extend nambah sehari. Wuwu!

Maka, dalam kesempatan 4 Hari 3 Malam di Yogya, inilah deretan tempat makan yang berhasil saya sambangi;

SATE PINGGIR JALAN SEPANJANG MALIBORO

Selesai check-in hotel pukul 04.30 sore, kami hanya naruh barang langsung cus ke landmark kota Yogya. Palagi kalau bukan Malioboro. Sambil wefie di Mandatory Photo Spot, kami berburu ‘ngemil’ sate ayam dan sate telur puluh yang dijajakan sepanjang Malioboro. Continue reading

Disability Awerness; Yayasan Sayap Ibu Cabang Banten.

Jaman kuliah dulu, saya pernah dilibatkan menjadi salah satu pengajar komputer untuk penyandang Tuna Rungu. Waktu itu adalah titik awal saya mengenal tentang penyandang Disabilitas. Bagaimana merasa ‘asing’ sendiri diantara banyak penyandang Tuna Rungu. Alih alih merasa mereka berbeda, yang kerasa malah kita yang berbeda. :’)

Pada tahun-tahun pertama merantau di Jakarta, saya sempet menjadi salah satu perserta terpilih untuk event National Conference Disablity Awarness. Pertemuan nasional yang melibatkan 33 orang penyandang Disabilitas dan 66 orang non penyandang Disabilitas.

Dari situ saya belajar banyak hal. Saya belajar bahwa penyandang disabilitas orang orang yang fungsi organ tubuhnya tidak sempurna. Contoh; Tuna netra, orang yang tidak bisa melihat dengan matanya. Tuna Rungu, orang yang tidak bisa mendengar dan sulit berbicara. Orang berkaki satu. Orang tanpa tangan. Orang yang membutuhkan kursi roda untuk beraktifitas sehari hari. Kesemuanya di kategorikan sebagai pendis (penyandang disabilitas, red).

Ketika CSR Astra mengajak saya bekerja sama untuk Giving Back Society ke Yayasan Sayap Ibu Banten, langsung saya iyakan! Continue reading

Duh, Society.

Jadi sekarang, engga hanya tentang bagaimana orang menjalani hidup yang dianggap “standar” namun juga tentang bagaimana orang menggunakan uangnya jadi urusan orang lain juga ya. Hem.

Kuliah di universitas favorit.

Lulus kuliah tepat waktu.

Kerja ditempat yang ‘keren’.

Menikah pada usia sekian.

Punya anak lebih dari satu.

Beli rumah di kawasan elit. Continue reading