Quarter Life Crisis-kah ini?

Tidak seperti biasanya, pagi ini ku memilih untuk nulis daripada tidur. Jadi, ada hari hari dimana berangkat kantor mengikuti jadwal adik kuliah pukul 7 pagi. Ini bikin ku sudah sampai dikantor sekitar pukul 7 lewat 10 menit, sementara temen-temen seruangan baru sampai pada pukul 8 sampai 8 lewat 30 menit. Direntang waktu itu, ku gunakan untuk melanjutkan tidur. :)))) Continue reading

Advertisements

Tentang pelajaran dari Mantan Manten.

Ini bukan curhatan pribadi tentang saya yang pernah punya Mantan, atau pernah jadi Manten dan keduanya; Mantan Manten. Ini adalah tentang Film baru yang hadir di bulan April.  Film Mantan Manten! Eeeaa. Visinema Pictures bekerja sama dengan JD.ID dan Kaskus mempersembahkan sebuah kisah cinta karya Farishad Latjuba, dari produser “Keluarga Cemara” (Anggia Kharisma) dan “Love for Sale” (Kori Adyaning). Continue reading

[Weekend Story] Share your power bareng Lactacyd ID!

Perempuan, Anak dan Pendidikan adalah 3 issue yang saya merasa ingin terus terlibat dan mengambil peran. Kelas Inspirasi dan One Day Fun Doing Fun adalah salah dua media dari issue tersebut. Jadi, kalau ada event-event diskusi yang membahas ketiganya, saya tertarik untuk turut menyimak. Continue reading

Horay! Ada harga gledek di Online Tiket Week tiket.com!

Tahun ini memasuki tahun ke-7 saya tinggal di Ibukota. Ketika memutuskan mengadu nasib di Jakarta, keluarga saya tinggal di Batam. Sebuah pulau kecil di Kepulauan Riau. Cita-cita yang dulu selalu ingin diraih; Jalan-jalan keliling Indonesia. Tentu hal ini akan lebih mudah jika dijalani dari Jakarta ketimbang dari Batam, bukan?

8

Semesta mendukung, tiket promo, transportasi yang banyak pilihan memudahkan saya untuk jalan kesana kemari, sambil sesekali pulang ke Batam, bertemu keluarga. Toh, sejauh apapun kita pergi, keluarga adalah tempat berpulang, kan? Belum lagi Batam adalah kota terakhir papa dinas dimana sebelumnya beliau berkeliling dari Papua sampe ke Aceh. Continue reading

Welcome Jakarta, MRT!

Setelah Palembang, akhirnya Jakarta punya MRT wuwuwuwu! Ku Happy sekali. Secara, sebagai perantau dari tahun 2012. Dari jaman kecopetan di Kopaja, pura pura tidur di Metromini karena takut sama abang abang pembaca puisi yang ujung ujungnya minta uang tapi maksa, dari ndak ada transportasi online, dari ga naik KRL karena emang bukan jalurnya yang biasa ku akses, sampai merasa hanya busway public transportation yang manusiawi, kehadiran MRT jadi angin surga tersendiri. Continue reading

One Day Fun Doing Fun Batch #8 Goes to Lombok.

Untuk menutupi rasa bersalah saya pada tahun lalu yang tidak mengadakan acara apa apa untuk One Day Fun Doing Fun, tawaran untuk bersinergi mengadakan ODFDF di Lombok langsung saya iyakan. Meskipun tahun lalu kami sempat mengadakan #TemaniAdikBelanja baju lebaran dibeberapa kota, tetap saja tidak memuaskan saya yang bener bener absen bikin kegiatan. Muehehe.

Seperti yang kita ketahui, pertengahan tahun lalu, Lombok diguncang gempa yang secara jumlah korban dan kerusakan cukup lumayan parah. Saya yang pernah ke Lombok 2x. Sekali untuk mengajar sekalian liburan, kedua untuk liburan bener bener liburan. Saya main ke pelosok desa, saya pun main ke pusat kota. Begitu lihat kondisi Lombok yang begitu hancur ketika gempa, sedih banget rasanya. Continue reading

Icip icip Makanan Khas Lombok

Ndak pernah kebayang bisa bolak balik Lombok sampai tiga kali. Alhamdulillah ya, ada aja rezeki dan kesempatannya. Baru kali ini pula, beneran muterin Lombok aja sampai puas. Sebelum-sebelumnya kan ada aja kesempatannya buat nyebrang ke Gili.

Tentang makanan yang bisa dikonsumsi, tenang aja, secara Lombok kan kota seribu mesjid. Makanan halal mah banyak banget. Cobain ya beberapa makanan yang setiap ku balik ke Lombok, kudu banget diicipin.

Nasi Balap Puyung

Nasi Balap Puyung

Nasi Balap Puyung

Begitu landing, saya dan Amel di jemput oleh rombongan untuk langsung jalan-jalan ke Desa Sade, Tanjung An dan Pantai Kuta Mandalika. Menuju sore, saya request untuk makan Nasi Balap Puyung. Khas Lombok yang hanya ada di Lombok. Nasi Balap Puyung terdiri dari, Nasi, Sayur buncis, Ayam suir dengan level pedas sesuai request, kentang kering dan kacang keledai. Wuwuwu! Continue reading