Category Archives: DI Yogyakarta

Long Weekend Tiba, saatnya Santai di Pantai Yogyakarta

Mengunjungi Candi-candi seperti Candi Prambanan dan Candi Boko, Menikmati jalan sore hari di Maliboro, Kuliner Nasi Kucing dan Kopi Arang disekitar Stasiun Tugu adalah hal-hal yang terpikirkan oleh kita jika mengingat Yogyakarta.

Padahal, jika kita mau berjalan lebih jauh sedikit, Yogyakarta punya deretan Pantai cantik yang bisa kita nikmati seperti halnya Bali, Aceh dan Malang.

Baca: Menyusuri Pantai di Malang Selatan

Long Weekend di depan mata dan akan terjadi berulang kali di bulan April ini bisa jadi waktu yang pas untuk menjelajah Yogya lebih jauh untuk menyusuri Pantai-pantai indahnya. Bersama Sriwijaya Air, kamu bisa memesan tiket pesawatnya di Traveloka di https://www.traveloka.com/sriwijaya-air.

Berfoto dibawah Pohon duras di Pantai Pok Tunggal

pantai pok tunggal yogyescom

Source: yogyes.com

Pantai ini memiliki sebuah ikon yaitu pohon duras yang berdiri kokoh di pinggir pantai. Menikmati matahari terbenam juga bisa didapatkan dari Pantai ini. Pantai ini masih sangat sepi dan hanya di kunjungi oleh mereka yang ingin bermalam dengan mendirikan tenda bisa jadi alternatif long weekend bareng sahabat. Continue reading

Hati-hati! Perempuan lebih rentan depresi, Jadikan Staycation sebagai solusi.

“Aku stresslah, rasa-rasanya pengen kabur aja dari sini. Pergi jauh.”

Sebuah pesan whatsapp masuk dari sahabat karib saya di pulau seberang. Belakangan, ia emang sedang memiliki masalah dalam hubungan percintaannya. Masalah-masalah kecil yang akhirnya menjadi besar, membuatnya stress dan ingin sejenak kabur dari si pasangannya.

Kesehatan mental sering sekali luput dari perhatian. Secara fisik, sahabat saya ini baik-baik saja, namun secara mental, ia terguncang. Halah! Bawaannya, kok ya galau terus berhari-hari. Padahal, selain fisik yang sehat, jiwa yang sehat juga sangat penting. Dalam beberapa studi, perempuan rentan depresi dibanding pria.

Salah satu faktor yang menyebabkan perempuan rentan depresi adalah faktor hormonal.

Perempuan terganggu dengan siklus horomonal bulanan yang sering berbarengan dengan perubahan mood atau perasaan yang tidak nyaman. *sambil ngacung tangan* Saya juga hobi banget, mood-moodan sebelum, dikala dan sesudah menstruasi.

Bisa jadi ini juga yang sedang terjadi pada sahabat saya. Ia berkali-kali meminta saya untuk memberinya solusi. Terkait tekanan ia dalam berkarir dan kehidupannya dalam berhubungan dengan pasangannya.

Pada awalnya, saya sempat bingung memberinya solusi selain datanglah ke Jakarta, dan bermainlah bersama sama dalam beberapa waktu. Sampai kemudian, saya teringat sesuatu dan bilang.

“Coba Staycation deh.”

Jika ingin menghibur diri menghindar depresi, saya menyarankan untuk get lost disuatu tempat. Darisana, pasti akan mendapatkan banyak sekali pengalaman baru yang membuat kita menemukan ‘diri’ kita sendiri.

Sahabat saya ini, beberapa kali traveling bareng saya, namun belum pernah mencoba untuk traveling sendirian. Sementara  saya, 4 tahun belakangan ini jalan aja terus kemana-mana. Solo, duet, trio sampai traveling rame-rame kaya anak sekolah lagi study tour. Continue reading

Wakeup Homestay, Yogyakarta

Akhir tahun 2015, One Day Fun Doing Fun diadakan di Yogyakarta. Sebelum-sebelumnya, saya tidak pernah bingung mencari tempat menginap, karena kebetulan diadakan di Jakarta (Tempat saya berdomisili), Batam (Rumah Orang Tua) & Bandung (Nebeng menginap di Rumah kakak).

Salah satu PR ketika membawa ODFDF ke Yogya adalah mencari penginapan untuk saya terutama dan untuk kakak-kakak yang relawan yang berasal dari luar kota.

Yang terlintas dipikiran saya adalah Edu Hostel, tempat saya menginap 2 tahun yang lalu bersama adik saya. Namun kemudian, salah satu kakak relawan, Febby, membantu saya mencari pilihan lain untuk menginap. Karena mungkin akan ramai yang akan ikut serta, saya memilih untuk cari penginepan tipe dorm. Disamping harganya lebih murah dari hotel, bisa menjalin silaturahim lebih dekat karena sekamar tidak hanya berdua.

Setelah berdiskusi, akhirnya kami memilih untuk menginap di Wakeup Homestay. Letaknya tepat di ujung jalan Sastrowijayan. Dekat sekali dengan Malioboro. Aksesnya bisa jalan kaki dari Stasiun Kereta Api Tugu dan bisa naik TransJog dari Bandara Adi Sucipto.

20151212_083943

Pintu Depan, Wakeup Homestay

Kabar baiknya, jika memungkinkan kita dapat melakukan early check-in dengan tanpa biaya tambahan. Ini oke banget, buat kita yang nyampe Jogja shubuh hari, kan? Early Check-in bisa jika ada kamar yang kosong dan diatas pukul 7 pagi. Continue reading

[CharityLovers] One Day Fun Doing Fun Goes To Yogyakarta (2)

Keseruan kegiatan #ODFDF Yogyakarta, saya ceritakan di postingan ini. Keluar dari Pekarangan tempat wisata Hutan Pinus, kami melipir ke tempat dimana kami akan makan siang bareng.

Having Lunch di Bumi Langit.

Anti mengajak saya untuk makan siang di Resto Bumi Langit. Salah satu tempat makan yang tidak jauh dari lokasi Hutan Pinus. Awalnya saya agak sedikit ragu, karena tempat makan ini no MSG. Sehat banget, kan? Anak-anak suka engga ya? Kemakan engga ya? Apa mereka lebih suka KFC? :)))

IMG_5127 copy

dan ternyata tempatnya kece! Dari sini bisa lihat Jogja dari ‘atas’.

Katanya sih, kami akan diberikan satu pendopo sendiri. Nyatanya, kami digelarkan tikar dibawah, dimana disekelilingnya ada pengunjung lain. krik.. krik.. Continue reading

[CharityLovers] One Day Fun Doing Fun Goes To Yogyakarta (1)

Ketakutan terbesar kami hari ini adalah Hujan. Secara acara ini diselenggarakan di pertengahan bulan Desember, yang hujan lagi sering-seringnya menghampiri. Saya sengaja memesan satu buah bus, hm, kopaja lebih tepatnya, untuk akomodasi kakak-kakak relawan dan adik-adiknya.

Alhamdulillah, pagi di tanggal 13 Desember 2015, cerah 🙂

IMG_5081 copy

Matahari menelusup diantara rindangnya pohon Pinus.

Bagi adik-adiknya, ini adalah kali pertama mereka mengunjungi tempat wisata ini. Dan bagi sebagian besar kakak-kakak yang terlibat juga. 😀 Jadi selain bermain dalam kegiatan ini, sekalian #piknikhore dan #wisatabareng.

Sebelum acara dimulai, kami memberikan snack pagi untuk kakak dan adiknya agar bertenaga (?) ketika bermain nanti, sehingga bisa memenangkan bermacam permainan yang diadakan. Continue reading

Road to #ODFDF Goes to Yogyakarta

Tadinya, saya mengira One Day Fun Doing Fun goes to Bandung menutup rangkaian kegiatan Charity saya di tahun 2015. Sampai kemudian, Putri, teman sekamar saya yang sekaligus teman yang pertama kali repot bareng saya di Pilot Project, One Day Fun Doing Fun pertama kali di Jakarta, menikah di akhir tahun dan resepsinya di Yogyakarta.

Lantas, bukan karena mengharap dia akan kembali membawakan #ODFDF, sehingga saya memutuskan untuk memboyong kegiatan ini ke kota gudeg tersebut. Saya mengincar teman-teman semasa kuliah yang rencananya akan reuni di resepsi pernikahannya Putri.

‘Mungkin, seru, selain reuni di nikahan Putri, kita reuni juga dalam wadahnya #ODFDF ini.’ Pikir saya. Ditambah, temen-temen saya ini jugalah yang selama ini support saya dalam hal donasi. Nah, untuk mencari Panti Asuhan serta tempat, saya minta bantuan sahabat sedari SMP saya, yang masih menempuh pasca sarjana-nya di Yogya. Semestapun mendukung semuanya. Saya menyelesaikan pamflet, menyebarkannya, mencari uang. Anti, sahabat saya, survey beberapa lokasi – mengirimkannya pada saya -, survey panti Asuhan, ancang-ancang goodie bag dsb.

Goes to Yogyakarta!2

Lantas, kenapa di Hutan Pinus? Sebenernya bagi saya yang penting, tempatnya rindang, nyaman, dan bukan di kawasan Panti Asuhan. Anti sempet merekomendasikan beberapa tempat makan, sampai Candi Boko. Haha.

Eh tiba-tiba, Ami, teman saya yang di Medan nanya, how to get Hutan Pinus. Saya juga jadi kepikiran, karena belum pernah. Saya coba koordinasikan sama Anti, dan akhirnya kami putuskan untuk di Hutan Pinus. 🙂  Continue reading

Mlaku mlaku Nang Yogyakarta

Yogyakarta adalah salah satu kota yang saya rekomendasikan untuk get lost. kenapa? Karena yogya itu seru banget, kota pelajar ini, punya banyak tempat yang bisa dikunjungi, makanan yang bisa di icip icip dan public transportation yang memadai. Menjelajah Jogja tidak cukup hanya 2 hari. Saya perlu sampai 3-4 kali bolak balik Yogya untuk bisa menginjakkan kaki disetiap tempatnya.

Apa aja yang seru di kota ini?

1. Wisata Candi

Aneh deh kalo ke Yogya ga mampir ke Candi. Candi kan khasnya yogya gitu. 3 Candi seru yang bisa dikunjungi di sini; Candi Borobudur, Candi Prambanan, Candi Boko.

Perlu waktu lebih lama untuk bisa ke Candi Borobudur. Sekitar 1-2 Jam dari Yogya. Candi Borobudur terletak di kota Magelang. Aksesnya sih, harus sewa mobil kali ya biar lebih praktis. Biaya masuknya 30 ribu per-orang. + 7.500 untuk menikmati bus kelilingnya. Disini, kita bakal dikasih kain gitu yang diikatkan dipinggang. Walaupun sudah ga termasuk dalam 7 keajaiban dunia, Candi ini masih jadi tempat yang kudu kita datengin dan popotoan. :p

Image

Say hi to Borobudur!

Image

“Bicara pada Budha” Caption pict di Path nya Babang

Image

Tekstur gunung yang menyerupai orang tidur

Kejauhan harus menempuh jarak sampai Magelang? Yogyakarta kota juga ada candinya kok. Candi Prambanan. Candi ini terletak tak jauh dari pusat kota. Aksesnya pun tak harus menyewa mobil. Kita bisa menggunakan moda transportasi TransJogja yang kita naiki dari Malioboro. Selanjutnya, saya sarankan naik andong sampai ke pintu masuk. Kenapa? hemat tenaga, karena didalam kita akan berjalan lumayan jauh. Tarif masuk dan tarif mobil kelilingnya sama dengan Candi Borobudur. 🙂

Image

Candi Prambanan

Sudah puas mengelilingi Candi Prambanan, sekalian deh mampir ke Candi Boko. Candi ini tak jauh dari Candi Prambanan. Harga tiket masuknya sekitar 10ribuan. Ga sempet sunset-an di pantai, bisa dinikmati di area Candi ini. Berhubung saya belum kesempetan nginjek kaki di Candi ini, saya sertakan foto temen sebelah kubikel yang sudah pernah main ke Candi Boko.

Minta foto sebelah kubikel yang uda nginjek Boko :D

Candi Boko

2. Wisata Pantai

Tidak hanya terkenal karena Candi nya. Yogya juga dikenal akan ke-eksotis-an pantainya. Siapa yang tak kenal dengan Parangtritis. Kawula muda Yogya sering menyebutnya dengan Paris. 😐 Setelah Parangtritis, muncul-ah pantai pantai lain yang tak kalah bagusnya.

Membutuhkan waktu 1-1.5 jam untuk menggapai Pantai Parangtritis. Lebih efisien dengan menggunakan mobil pribadi/sewaan. Jarang public transportation soalnya. Sayang, saya mengunjungi pantai ini disaat mendung sedang melanda. Ke ciamik-an pantainya berkurang seiring tidak adanya matahari, langin biru dan awan putih. 😦

Pantai di Balik Bukit.

Pantai di Balik Bukit.

yogya-h

Pantai Parangtritis

Di Pantai ini, ada andong buat keliling, ada kuda juga yang disewain dan, ada mini ATV dong! yang kesemuanya bisa kita mainin di pinggir pantai. sambil kejar kejaran sama ombak! ~~~\o/

yogya-f

recomended to try!

Mini ATV! Ngeeeeenggg!!

Selain Parangtritis, saya berhasil ngegeret geret tuan rumah untuk ngajakin ke Pantai Indrayanti. Pantai bebas sampai berpasir lembut. Pantai Indrayanti terletak dibelah sononya Pantai Parangtritis. Agak sedikit lebih jauh dari Parangtritis. Disana ada bebatuan bebatuan gede kaya di Belitung! seru! 🙂 Ps. Tidak disarankan ke Pantai ini ketika bulan puasa. Pantai tanpa es kelapa seperti cikidaw cikidaw tanpa aweu aweu.

yogya-j

Pantai Indrayanti

yogya-i

Lagi surut 😐

yogya-k

I heart you \o/

3. Wisata Gunung

Candi, punya. Pantai, ada. Yogya juga ada wisata gunungnya! huwo. Sekali ke kota ini, bisa dapet macem macem. Adalah off road di Merapi salah satu kegiatan yang harus di coba kalo pas lagi main kesini. Sayangnya, tidak dianjurkan jika merapi sedang aktif ‘batuk batuk’. Off road di Merapi bisa pake 2 kendaraan. Mobil atau Motor. Sensasi serunya seperti main di Dufan. Badan pegel pegel kepentok besi mobilnya. Ga disarankan buat yang engga suka adventure. Ekstrim soalnya.

Let's do fun!

Nyetir sendiri? Ya engga-lah! Supirnya kan lagi disuru moto 😛

Berharap motor jadi Objek, malah jadi Background :)))

Letaknya di sekitar gunung Merapi. Aksesnya masih tetep kudu pake mobil pribadi/sewaan. Sewa mobilnya 250 ribu untuk kapasitas 4-5 orang. dan 100-150 ribu untuk motornya. Bisa nyetir sendiri, atau disupiri mas masnya.

Selain merapi, kita juga bisa mendaki seru ke Gunung Api Purba. Letaknya ga jauh dari bukit cinta. Bisa diakses pake motor pula \o/ perjalanan memakan waktu satu jam. Naik gunungnya, satu jam. Leyeh leyeh di puncak, satu jam. Turun gunung 45 menit. Kembali ke Yogya, satu jam. Hanya perlu 4 jam untuk menikmati kawasan ini 🙂

Gunung Api Purba \o/

Meski cuma sejam, medannya terjal.

yogya-r

Mencoba tetep semangat. ><

yogya-q

YOGYAAAAAA!

4. Body Rafting di Goa Pindul

Saya lupa kapan Goa Pindul ini jadi tiba tiba nge-hits jadi wisata di Jogja. Akhirnya, saya mengajak 2 orang adik untuk turut serta dalam trip Jogja. Disambut baik oleh Mas Wimbo dan Mba Tika yang menemani sekaligus menanggung akomodasinya. haha. Hamdallah. Disini, kita cuma tinggal duduk di Ban, dan menikmati indahnya alam. Belajar tentang stalaktit dan stalakmit. Main main air terjun dan Loncat dari ketinggian lumayan.

Disini ada 3 pilihan paket wisata. Seharga 30-40 ribu/paket. Bisa milih lebih dari satu. Kemarin, saya nyoba cave tubing Pindul dan cave tubing Oyo.

Tipsnya, jangan kesini pas long wiken. Saya kemarin pas bulan puasa. Sepi. Jadi khusyu menikmati alam. Akhir maret lalu, saya kembali ke wisata ini disaat long weekend. Crowded ampun. Ga kerasa liburannya 😦

yogya-y

yogya-x

Cave tubing Pindul

yogya-w

Cave tubing Oyo

yogya-v

Loncat di ketinggian 2m 😐

Menuju Goa Pindul, kita tetep harus menggunakan mobil pribadi/sewaan. Dari Yogya mengarah pada Wonosari. Ikuti jalan, sampai menemukan papan ijo bertuliskan Goa Pindul. Nanti akan ada tukang ojek yang mengantarkan kita ke tempat lokasi dengan cuma cuma alias tanpa bayar.

5. Pusat kota Yogyakarta

Udahan sewa menyewa mobil dan mengunjungi tempat tempat wisata yang jauh dari kota Yogyakarta. Sisa sehari sebelum pulang. Nikmatilah dengan berjalan jalan disepanjang jalan Malioboro. Banyak baju dan pernak pernik lucu yang bisa kita tawar sebelum membeli. Mampir sekalian ke Mirota Batik untuk kualitas yang lebih baik. Atau Pasar Beringharjo untuk bisa tawar menawar lebih lama. 2 tempat ini berada di lingkungan Malioboro. 🙂

yogya-z

Jl Malioboro

Masih punya waktu? Mainlah ke Keraton Yogyakarta. Bisa dengan menumpang becak yang berseliweran di sekitar Malioboro. Disana, kita berjalan jalan melihat keraton Yogya itu seperti apa. Lumayan banget jadi wisata sejarah. Mampir juga ke area Taman Sari. Tempat dimana dulu, selir selir kerajaan tinggal.

yogya-aa

Keraton Yogyakarta

Taman Sari

Taman Sari

Bertahanlah diarea alun alun ini sampai malam. Ketika hari mulai gelap. Coba deh, melewati dua pohon beringin yang ada di alun alun dalam keadaan mata tertutup. Rumornya, kita menyebutkan siapa pujaan hati kita dalam hati. Kemudian lewati pohon beringin tsb. Kalo sukses, maka kita akan berjodoh. Konon katanya sih gitu. Saya sih ga percaya ah 😛 Kalau kamu malu, main main aja disekitar situ, lumayan bisa ngetawain orang orang yang belok beloknya ga karuan. ihihihi.

yogya-ac

Mencoba peruntungan

Puas olahraga rahang karena ngetawain yang mencoba peruntungan. Nikmati keliling kota Yogya dengan naik sepeda berwarna warni ini. tarifnya sekitar 30-50 ribu per 15 menit.

yogya-ad

Tidak pernah ada habisnya membahas kota Yogyakarta. Seiring berjalannya waktu, saya menyadari kota ini candu seperti halnya Bandung memberi candu pada saya. Dalam 2 tahun terakhir, saya sudah mengunjungi yogya hampir sampai 5x. Tempat tempat yang saya ceritakan disini adalah hasil dari berkali kali berkunjung. Ya, tak kan cukup puas jika mengunjungi Yogya hanya waktu 2 hari.

Untuk kuliner, jangan pernah diragukan. Yogya adalah kota pelajar, dimana kita akan menemukan banyak mahasiswa mahasiswi kece. Tempat makan pun oke oke. Dari cafe sampai Angkringan harus kita coba. Next time, akan saya kupas juga kali ya, masalah kuliner dan oleh oleh Jogja. 🙂

Postingan ini, saya khususkan untuk Soulmate-nya saya yang baru saja menikah dan akan mengunjungi Yogya bersama suaminya. Silahkan dilihat, tertarik kemana. Let me know, pengen kemana, nanti saya bantui arrange tempat sesuai waktu yang kamu punya ya! 🙂