Category Archives: One Day Fun Doing Fun

[Charity Lovers] #TemaniAdikBelanja kebutuhan Lebaran

Ada agenda rutin dibulan Ramadan yang 2 tahun kemarin saya ikuti namun tahun ini saya berhalangan untuk kontribusi yakni Buka bersama ribuan anak yatim dibawah naungan Pecinta Anak Yatim. Nah, mengikuti kegiatan ini bukan serta merta hanya perlu datang di Hari-H. Ada beberapa waktu yang kita wajib dateng sebelum hari H tiba. Dilalahnya ditahun ini, mayoritas dari waktu-waktu yang telah ditentukan itu, ku ndak bisa ikutan. So, ya daripada ga komitmen, perlahan mundur teratur yekan. Continue reading

Advertisements

[Charity Lovers] One Day Fun Doing Fun Batch #7 Goes to Majalengka.

Why of why bisa sampai di Majalengka? Jadi ceritanya, salah seorang kakak relawan #OneDayFunDoingFun di Yogyakarta pernah e-mail kesaya dan minta tips and trick untuk bisa mengadakan aksi sosial. Setelah jelasin singkat, saya malah jadi nawarin, “eh, gimana kalo berada dibawah naungan #ODFDF?” Jadi, beliau yang akan mencari tempat serta panti asuhannya, saya yang akan berusaha mencari donaturnya. Deal.

Sesuai kesepakatan kami, kegiatan ini akan kami laksanakan menjelang bulan Ramadhan. Anggap aja menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Dan tetap 2 hari 1 malam, berdasarkan pengalaman di #ODFDF Batch 6 kemarin, menginap adalah salah satu jalan bounding time paling menyenangkan bersama antar kakak relawan. Continue reading

[Charity Lovers] One Day Fun Doing Fun Batch #6 Goes to Garut.

*menarik napas dalam-dalam*

Alhamdulillah, masih bisa menginjak angka ke-6 dalam rangkaian kegiatan ODFDF. Setelah selama tahun 2016 hanya mampu mengadakan kegiatan ini sekali, dan sempat pesimis bahwa mimpi berkesinambungan akan selesai ditahun itu. Namun Tuhan berkehendak lain. Atas izinNya, kegiatan ini akhirnya bisa lagi dilaksanakan.

Mungkin ada yang belum tahu, ODFDF (One Day Fun Doing Fun) adalah kegiatan sosial yang mengajak para relawan untuk bermain bersama anak yatim, piatu dan dhuafa dalam satu hari diluar Panti Asuhan.

Baca: [Charity Lovers] One Day Fun Doing Fun Batch #5 Goes to Bogor

Masih ga percaya juga, bahwa ODFDF diadakan di kota berbeda seperti dengan Batch sebelumnya. Dikota dimana saya dan keluarga beberapa kali merayakan hari raya idul fitri. Disebuah desa yang ditempati oleh keluarga dari Mama.

Menikmati dan menghadapi ujian kesabaran selama diperjalanan.

banner-keb

Saya memesan sebuah mini bus untuk membawa kakak relawan dari Jakarta menuju Garut. Adapula yang jalan dari Majalengka, Bandung, Cileunyi dan Batam.

Sehubungan dengan tol cipularang yang tidak boleh dilalui bus, maka kami β€˜banting setir’ lewat tol cipali dan keluar di Subang. Semula yang dijadwalkan perjalanan akan memakan waktu kurang lebih 6 jam. Pada kenyataannya, kami menempuh perjalanan 13 jam. Tidak ada kata yang sanggup dilontarkan selain, mohon bersabar ini ujian. Continue reading

Selamat hari Relawan Sedunia untuk kamu yang telah Rela menjadi Relawan.

Dear Kakak Relawan One Day Fun Doing Fun,

Kemarin pada tanggal 5 Desember 2016, ketika dunia sedang merayakan hari Relawan, yang saya ingat adalah kakak-kakak yang selama ini membantu & mendukung salah satu aktivitas yang saya sukai, berbagi bersama Adik-adik yang masa kecilnya ingin kita selipkan kebahagiaan ditengah-tengah ketidaksempurnaan hidup mereka.

Saya ingat pertama kali saya memberanikan diri menyiapkan segala printilan demi sebuah kegiatan berbagi ini yang kemudian saya beri nama; One Day Fun Doing Fun, tentu saja bermakna satu hari yang senang dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan. Saya bersama Putri, menyiapkan segala kebutuhan untuk hari H ditengah donatur yang masih maju mundur. Continue reading

Jadi, Kapan?

odfdf

Jujur saja, setahun belakangan ini generasi kelahiran 90-an pasti baper deh kalau ditanyain tentang ‘kapan?’ Entahlah itu Kapan Nikah, atau Kapan Hamil. Saya baru tahu rasanya sampai males lebaran dirumah saudara. πŸ˜€ Sampai ngancem lah sama orang tua, kalau lebaran di rumah saudara saya mau traveling aja. Ternyata, Kapan yang seringnya ditanya oleh saudara jauh itu traumatik buat saya. Muehhehe.

Belakangan ini, ternyata ‘Kapan?’ tidak hanya tentang kapan menikah, mulai merembet ke ‘Kapan One Day, lagi?’ Ternyata, rasa kesel gemes nya sama seperti ditanyain Kapan Nikah. :)))

One Day Fun Doing Fun adalah salah satu aktivitas sosial yang saya rintis 2 tahun yang lalu. Pada awalnya, hanya ingin meneruskan apa yang dulu pernah saya lakukan di Bandung. Kemudian, menjadikan Jakarta sebagai Pilot Project aksi ini. Eh keterusan, sampai roadshow di beberapa kota. Dari awalnya hanya teman dekat yang ikutan, merembet ke temen temennya temen. πŸ™‚

Saya inget, di One Day Batch 3, salah dua orang teman dekat dengan rela menyumbangkan dana yang cukup lumayan agar One Day Fun Doing Fun bisa dilaksanakan kembali. “Lagi galau, butuh hiburan” kata mereka. Mengetahui bahwa kegiatan ini menjadi salah satu moodboster untuk mereka, tentu saja buat saya merasa di hargai. Apa yang sudah saya kerjakan sampai hari ini, positif untuk mereka. Perjuangan mencari dana, relawan dan Panti Asuhan terbayar.

Kemarin, salah seorang relawan mengirimi sebuah pesan screenshoot dari seorang temannya, “eh kapan main bareng sama anak yatim lagi? pengen ikutan.” Saya pun Baper, lagi. Bagi saya, penghargaan tertinggi untuk kegiatan ODFDF ini bukan dari ucapan terimakasih ketika hari pelaksanaan, lebih dari pada itu, ketika mereka menagih untuk kembali lagi diadakannya kegiatan itu.

Dan rasanya .. bahagia πŸ™‚

Omong-omong tentang penghargaan, banyak ragam bagaimana kita menaruh penghargaan untuk seseorang. Bisa berupa minta maaf, terimakasih atau minta tolong, karena menghargai seseorang itu bisa jadi lebih tua atau lebih benar daripada kita. Hehe.

Dan mediumnya pun beraneka ragam, ya. 3 tahun belakangan ini, kantor saya suka ngasih voucher belanja Sodexo untuk lebaran. Karena banyak banget Merchant Sodexo-nya dan saya bingung mau dibelanjakan apa. Saya kasih lah Voucher itu ke Ibu saya, seluruhnya.

Saya bilang pada Ibu saya, terimakasih sudah mengizinkan saya untuk kerja di Ibukota. Vouchernya mungkin ga seberapa, tapi rasa sayang saya tak terbatas. πŸ™‚

sodexo

Voucher kesayangan Mama

Pada saat itu, kebetulan Ayah saya hendak mudik ke kampung halamannya di Malang, oleh Ibu saya, Voucher itu digunakan untuk membeli buah tangan yang dititipkan pada Ayah. Dua bulan berselang, Nenek saya meninggal dunia. Hal yang pertama kali ibu bilang ke saya adalah, ‘Alhamdulillah voucher kamu bermanfaat, ya. Setidaknya sudah sampai dan barang yang dikasih berguna untuk nenek kamu.’

Ibu saya merelakan voucher yang sudah menjadi haknya ya tidak lain, karena beliau memberi penghargaan pada ibu mertuanya. Yang telah membesarkan pendamping hidupnya. πŸ™‚

Jika menghargai orang lain sedemikian mudah, sudah semestinya kita jauh lebih bisa menghargai diri kita sendiri. Dari penghargaan itu, kita bisa menilai Achievment yang sudah kita dapatkan, kegagalan apa yang harus dikoreksi dsb. Karena tidak dipungkiri, apa saja yang kita kerjakan, apa yang kita usahakan, pada akhirnya untuk di hargai. πŸ™‚

Setelah semua jerih payahmu di hargai, Jadi, Kapan?

..

..

One Day Fun Doing Fun lagi πŸ˜€

LEBAY.

Mumpung masih dalam bulan Syawal, tiba-tiba kepengen ngebahas tentang Lebaran. Banyak hal yang kita dan orang-orang persiapkan untuk menyambut hari kemenangan, bukan? Mulai dari euforia mendapatkan THR, belanja baju lebaran, bikin kue kering, menyiapkan THR untuk keponakan sampai hal yang paling seru dan hanya ada di Indonesia, Mudik.

Kemudian pada Ied-Day, linimasa media sosial ramai dengan postingan Menu Lebaran, Family Potrait, dan hebohnya mudik melalui tol Brexit. πŸ˜€

Pernah menyadari engga, ditengah hari kemenangan yang selalu bikin kita happy karena akhirnya bisa bebas makan enak, silaturahmi saudara , dan berlomba-lomba upload foto #familypotrait, ada banyak orang yang gigit jari karena sirik? karena tidak bisa menikmati lontong dan opor? boro boro dapet THR, sungkem sama siapa aja bingung.

IMG-20160622-WA0001

Continue reading

[Charity Lovers] One Day Fun Doing Fun Batch #5 Goes to Bogor

Rasanya super duper terharu bisa sampai di Batch 5 untuk rangkaian kegiatan One Day Fun Doing Fun. Setelah main di Jakarta, kemudian ke Batam, pindah ke Bandung dan Yogyakarta berusaha untuk tetep beda kota. Ahaha. Jujur saja, saya ga pernah punya mimpi untuk membawa One Day Fun Doing Fun menjadi roadshow seperti sekarang ini. Tapi ya jujur, bersilaturahmi dan bermain seperti ini rasanya nagih sekali. Dan selalu punya keinginan untuk terus diulang. πŸ™‚

Ga sengaja blogwalking, kemudian ketemu ulasan tentang Kampung Budaya Sindang Barang, kemudian browsing, kemudian cek lokasi tempat dan langsung suka langsung cocok langsung bikin janji.

Seru nih, di Kampung Budaya, saya sudah membayangkan adik-adik bisa mengenal sejarah, bermain permainan tradisional (yang jaman sekarang uda didominasi oleh mainan gadget) main kotor dengan belajar nanam padi & nangkap ikan. Mereka juga akan tetap bekerja sama dengan kakak-kakak relawan yang turut serta. Continue reading