One Day Fun Doing Fun Batch #8 Goes to Lombok.

Untuk menutupi rasa bersalah saya pada tahun lalu yang tidak mengadakan acara apa apa untuk One Day Fun Doing Fun, tawaran untuk bersinergi mengadakan ODFDF di Lombok langsung saya iyakan. Meskipun tahun lalu kami sempat mengadakan #TemaniAdikBelanja baju lebaran dibeberapa kota, tetap saja tidak memuaskan saya yang bener bener absen bikin kegiatan. Muehehe.

Seperti yang kita ketahui, pertengahan tahun lalu, Lombok diguncang gempa yang secara jumlah korban dan kerusakan cukup lumayan parah. Saya yang pernah ke Lombok 2x. Sekali untuk mengajar sekalian liburan, kedua untuk liburan bener bener liburan. Saya main ke pelosok desa, saya pun main ke pusat kota. Begitu lihat kondisi Lombok yang begitu hancur ketika gempa, sedih banget rasanya.

Sekolah dimana saya pernah mengajar juga mengalami keretakan, Gili trawangan tempat saya merasa asing di negeri sendiri itu juga tetiba berasa jadi kota mati karena ditinggali oleh para turis. Karena cukup tahu diri ndak bisa jadi relawan pendampingan dalam masa gempa, saya ingin sekali bisa datang mengunjungi dan melihat kondisi Lombok. Hanya saja, gempa terus-terusan masih susul-susulan sampai akhir tahun 2018.

Desember kemarin, Kak Tika, perwakilan dari Pecinta Anak Yatim mengajak saya untuk berdiskusi tentang akses transportasi menuju Lombok dan obrolan kita mengarah pada sinergi #PAYXODFDF untuk goes to Lombok. Siapa tahu, ini emang ‘jalan’ saya untuk bisa kembali mengunjungi Lombok. ๐Ÿ™‚

Memasuki awal tahun, qadarallah harga tiket pesawat melejit 2x lipat harga normal bahkan sampai hari ini. hiks ๐Ÿ˜ฆ sehingga maklum rasanya relawan yang ingin turut serta juga pastinya akan bolak balik berpikir untuk ambil bagian. Dari target 30 orang, kami hanya mampu memboyong 3 orang. HAHAHAHA. Plus, saya dan kak tika. 5 orang lah ya. XD

Jumlah adik korban gempa yang ingin kami fasilitasi?

160 ORANG. HAHAHAHAHA.

Belum lagi target donasi yang H-7, masih kurang 8 juta dari 15 juta anggaran biaya. Tapikan ini kudu terus berlanjut, bismillah.

DAY 1; WISATA BAHAGIA

Tenang, ini bisa di handle. Ini bisa di handle. Meski tenaga kami hanya 5 orang :))) Jadi kami memulai aktivitas mulai dari Kamis, 28 Februari. 3 diantaranya sudah jalan ke Lombok dari hari Rabu, 27 Februari. Agenda kami pada hari itu, jalan-jalan mengelilingi tempat wisata Lombok, belanja, kuliner, sempet survey beberapa lokasi untuk kami jadikan tempat menginap bersama adik-adik, momotoran nyari sate rembiga dan main ke Islamic Center.

Wisata Bahagia.jpg

DAY 2; MENGUNJUNGI BENGKAUNG

Hari Jumat Pagi, 1 Maret 2019. Kami memulai hari dengan Belanja kebutuhan adik-adik, kebutuhan beberapa kakak pendamping rumah belajar dan persiapan untuk mengunjungi spot pertama agenda #PAYXODFDF, yakni di Bengkaung!

B’da Ashar, kami menuju Bengkaung, semua desa yang pada saat gempa kemarin tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Lokasinya beneran terpelosok dibalik hutan gitu. Sampai kami kemarin kesana, masih banyak tenda-tenda yang berdiri. Iya, masyarakat disini masih pada takut untuk tidur dirumah ๐Ÿ˜ฆ

Bengkaung

Adik-adik abis mengaji menyambut kami. Kami sempet bermain. Berbagi hadiah dan bercanda seru seruan.

Main di Bengkaung.jpg

Malemnya, kami bikin sesi sharing bersama kakak kakak pengajar rumah belajar di tenda darurat ini. Tentang kendala mereka, tentang kepedulian mereka terhadap rumah belajar yang didirkan oleh PAY selepas gempa terjadi.

Kakak Pendamping Rumi.jpg

Dari Bengkaung, kami sempet meminta ‘nongkrong’ sebentar ke arah senggigi. Meski hari sudah mau berganti, kami ingin menikmati malam dengan taburan bintang di Kota Lombok. Mereview apa saja yang sudah kami lakukan hari ini dan apa agenda kami untuk besok.

DAY 3 – 4; SESERUAN DI VILA NR

Ada teman-teman yang nyubuh mengunjungi tempat wisata diatas bukit di Lombok dan ada yang memilih untuk tidur lelap bangun siang. Tentu saja, saya tim #bangunsiang dikala libur. muahaha. Kembali mempersiapkan kebutuhan untuk hari itu, karena kami akan menginap bersama adik-adik yang berasal dari daerah Pamenang. Sebuah daerah dimana pusat gempa Lombok berasal.

Alhamdulillah, kami dapet sewa villa di waktu waktu genting dengan kondisi yang ciamik. Villa dimana ada hamparan sawah, kolam renang dan kolam ikan (?). Adik-adik yang dateng sekitar pukul 5 sore, langsung tanpa ba bi bu masuk nyebur kedalam kolam.

Berenang di Villa NR.jpg

Huuh, mereka sangat merindukan air untuk berenang namun terlalu takut untuk main ke laut. Mereka masih trauma ๐Ÿ˜ฆ

Adik-adik yang dateng sore ini, adalah adik-adik yang tinggal dimana pusat gempa Lombok terjadi. Ada diantaranya yang kepalanya luka karena tertimpa reruntuhan. Neneknya yang patah kaki karena ketimpa batu. Guru mengaji mereka yang sampai meninggal dunia. Dan semua adik-adik ini yang mengungsi ke bukit hanya dengan baju di badan dan bertahan semalaman menahan dingin dan gempa susulan. Huhu.

Mereka ada yang sebelum menghadiri undangan kami, ada adik-adik yang rela rela beli baju baru karena malu baju yang dimilikinya baju sumbangan. ๐Ÿ˜ฆ

Kembali ke Vila, lelah main air, mereka mandi dilanjutkan dengan Sholat, Mengaji dan Makan Malam. Sebelum tidur, nobar tontonan nak kicik macam macam Nusa dan Rara.

Susur Sawah

Susur Sawah Pagi Pagi

Abis sholat shubuh, senam-senam kecil, adik-adik sudah berisik minta izin untuk.

..

..

BERENANG LAGI.

:)))

Namun sebelum itu, kami berjalan sedikit menyusuri sawah yang berada disekitaran Villa untuk cari keringet keringet dikit.

Main ke Sawah.jpg

Mendekati Villa, udah deh, pada lari sekuat tenaga, cepet-cepetan untuk bisa kembali nyebur.

Nyebur Lagi.jpgMain main di Kolam Berenang.jpgGames

Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar. Tim relawan yang membersamai, meski jumlahnya terbatas mumpuni untuk menemani.

Donasi juga Alhamdulillah mencukupi menjelang acara sampai acaranya berlangsung. Terimakasih banyak yaa Donatur. Terharu banget kaya dapet siraman air begitu masih ada aja yang mau berdonasi diwaktu waktu mepet.

Dipikir-pikir, Allah ya gitu ya, memberikan kita dengan ‘porsi’ yang pas. Ku ndak bisa membayangkan kalau kemarin relawannya bener sampe 30 orang. Mungkin kejadiannya ndak akan sesantai kemarin, karena tentu saja yang harus di maintain ga hanya anak-anaknya saja. Tapikan relawannya juga. ๐Ÿ™‚

Epilog.

2 minggu setelah #PAYXODFDF goes to Lombok. Lombok sempet kembali di goncang gembang sebesar 5,6 SR. Adalah satu daerah yang tadinya incaran kita untuk menginap, yakni di Senaru. Karena ada air terjun yang seru disana. Dilalah pas gempa kemarin, memakan korban hampir 50 orang. :((((

Alhamdulillah, masih dilindungi dari marabahaya.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s