Downy Daring; untuk Wangi sepanjang hari

Dulu, satu-satunya alasan saya tidak ingin hijrah ke Jakarta karena panas. Sampai akhirnya, saya kemakan omongan sendiri, betah di Jakarta. Awalnya, saya memilih kost-an yang bisa ditempuh dengan jalan kaki menuju kantor. Dikantor kan ada AC-nya, maka tidak ada alasan lagi untuk tidak menyukai ibukota ini.

Baca: Titik 0 Indonesia, Jakarta

Hampir setahun, kemudian ada tawaran kerja ditempat lain, dimana berbeda wilayah dengan kost-an saya saat itu. Saya sempat mencoba cari kost-an baru dikawasan kantor baru didaerah Jakarta Barat, namun tidak menemukan tempat senyaman kost sebelumnya.

Public Transportation yang tersedia adalah dan hanyalah kopaja. Eh ada ding, busway tapi muter-muter. Satu lagi ya Ojek Pangkalan atau Taxi yang harganya ga cucok untuk diakses sehari-hari. Jadilah saya naik kopaja.

Hari pertama saya naik kopaja, sampai didepan gedung kantor rasanya ingin pulang lagi! Menunggunya saja bisa 30 menit sampai 45 menit. Perjalanannya memakan waktu sejam karena macet. Dan didalam kopaja jurusan Lebak Bulus – Kota itu sangat amat tidak nyaman. Penuh sesak dan keringat. Saya berangkat seger pulang lusuh! Selusuh-lusuhnya. 😦Dalam kesempatan makan siang bersama teman kantor, saya pernah nanya ke temen kantor yang bajunya wanginya awet. Datang kecium, siang makan bareng masih wangi, sore sholat ashar juga.

β€œIni mbak Nia, aku itu make Downy warna biru muda”

Downy.jpg

Udah deh, setelah itu, ku pake pewangi Downy juga sebagai pewangi baju. Dan iya, wanginya nyenengin. Meski ya tidak merubah keadaan ketika turun dari kopaja, setidaknya merubah mood yang tadinya ingin pulang, jadi tetap semangat untuk kerja.

4 tahun kemudian, saya pindah dibelakang kantor! Hore. Bye deh sama himpit-himpitan di kopaja. Bisa bangun dan berangkat mepet-mepet jam masuk. Haha. Downy-nya tetep kepake? Ya tetep dong! Mana dikostan yang ini ada mesin cuci yang memisahkan pewangi.

Dilalahnya, kebahagiaan itu tidak lama. Belum sampai 6 bulan, pindah lagi dong! Karena mengajak mama papa dan adik hijrah dari Batam. Kali ini lebih jauh, Depok. Selamat datang menjadi anker. Anak kereta!

Gerbong Wanita

Sesadis-sadisnya naik kopaja, ternyata lebih sadis commuterline sodara-sodara! Semenjak menjadi Anker, ku jadi gampang bersyukur. Sesederhana bisa bernapas di udara bebas. Haha. Kucoba mensiasatinya dengan beberapa hal.

Baca: Love and Hate Relationship: Commuterline

Peluncuran produk baru Downy

Suatu hari, saya mendapat undangan dari KEB untuk menghadiri peluncuran produk downy terbaru. Excited dong, secara saya pemakai dan penyuka produk ini.

Hadirlah sekarang, Varian terbaru dari Downy, Downy Daring dari Parfum Collection. Inovasi yang ada pada produk ini adalah memiliki intensitas tertinggi dari minyak parfum premium dan teknologi terbaiknya Downy; Dual-Perfume Capsules. Dengan adanya ini, membuat peningkatan karakter pada aroma dan ketahanan wewangian untuk memastikan segar tahan lama yang terlepas perlahan melalui gesekan.

Produk ini sengaja dikhususkan untuk wanita yang aktif seharian. Sehingga dengan segudang aktivias seharian yang dilakoni, tetap mewangi sepanjang hari. Dibuat oleh ahli parfum terkemuka, wangi pada Downy Daring ini berasal dari campuran buah persik dan vanila, dicampur dengan parfum peony dan Jasmin serta diakhiri dengan aroma maskulin musk dan cedarwood yang memberi kesan anggun.

Manjakan diri dengan DOWNY DARING terbaru, dibuat oleh ahli parfum terkemuka dunia. Memiliki wangi mewah yang berasal dari campuran buah persik dan vanila, dicampur dengan parfum peony dan jasmin, dan diakhiri dengan aroma maskulin musk dan cedarwood yang memberi kesan keanggunan dan sensualitas.

Dalam kesempatan itu juga, kami boleh nyobain sendiri untuk membandingkan wangi kain yang disemprotkan parfum dengan kain yang diberi pewangi Downy. Hasilnya membuktikan, iya euy, setelah di setrika wanginya masih lebih unggul dari parfum.

Pulang kerumah, orang yang menyambut dengan suka cita produk Downy terbaru adalah Mama. Dan ku tertantang untuk nyobain wanginya yang katanya lebih lama ini.

Biasanya, ku memilih berangkat lebih pagi dan pulang lebih malam untuk menghindari kepadatan didalam commuterline, namun kemarin, ingin membuktikan wangi downy yang tahan lama ini, ku coba dengan berangkat dan pulang di peak hour!

Rasanya.

AMPUN TUHAN.

Berdiri dikereta dengan badan pasrah mengikuti alur kereta itu ternyata tidak semudah memasrahkan diri. Tetap harus ada usaha menyeimbangkan badan didalamnya. Pergi masih okelah karena kebanyakan masih pada wangi-wangi dan full make-up. Meski engap juga tidak bisa dipungkiri.

Nah, pulangnya ini. Aroma keringat dimana-mana. Apalagi bersentuhan bersama orang yang sebelumnya masih harus berjuang naik kopaja, metromini atau ojeg online ke Stasiun.

Sampai stasiun Depok, seringkali perjuangan belum berakhir. Jika sedang beruntung, ada papa dan adik yang siap menjemput. Namun kemarin, kebetulan Adik sedang liburan kuliah di Batam dan papa sedang keluar karena urusan satu lain hal. Ku masih harus naik ojeg lagi kerumah.

Dirumah dong, ketika lagi ngobrol dengan mama. Papa pulang dari mesjid, ikut nimbrung duduk disebelah saya. Kemudian bertanya, “Mau pergi, dek?”

“Hah?” tanya saya.

“Kok Wangi?” Ujarnya lagi.

Mama dan saya senyam senyum deh berduaan. Kemudian berceritalah mama, ternyata selain menjadikan Downy Daring ini sebagai pewangi, Mama membuat racikan sendiri untuk menjadikan Downy Daring ini sebagai pengharum sebelum baju disetrika. Pantes aja bajunya dobel-dobel wanginya.

Downy Daring tidak merubah keadaan dan kondisi perjalanan saya dari rumah ke kantor, tapi ia membuat mood saya jauh lebih baik. Jadi hepi dibilang wangi. Hehe.

Kamu, penasaran pengen nyium ga? *kibas-kibas baju*

Downy.jpg

Downy Daring

Advertisements

9 thoughts on “Downy Daring; untuk Wangi sepanjang hari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s