Rejected.

Rejected

Melanjutkan S2,Menikah.

Menikah Muda, Menikah Nanti.

Menjadi Wanita karir, Mengurus rumah tangga.

Liburan ke gunung, Liburan ke pantai.

Pribadi terbuka dan blak-blakan, Pribadi tertutup serba diiyakan.

Pilihan itu kita yang lakukan, bukan? Kita yang ngejalani. Dengan segala konsekuensinya. Dan dari semua pilihan itu, kita ga akan bisa selalu memuaskan orang lain dan bikin mereka bahagia.

Akan ada aja orang yang ga suka, ga mau ngerti, apa yang kita rasain, apa keputusan kita, apa pemikiran kita, cara kita berbicara, cara kita bersikap.

Orang lain boleh untuk ga peduli. Boleh? Tentu saja.

Ah, jangankan orang lain, sahabat, orang terdekat. Bahkan didalam satu keluarga satu darah saja, ada aja ketidakcocokan.

Jadi, ketika kamu mengalami penolakan-penolakan, ga usah khawatir. Hidup kita bukan untuk menyenangkan hati orang lain kok. 🙂

Kelak akan datang masa dimana, apa yang kamu lakukan adalah hal yang orang lain senangi. Apa yang kamu sukai, ia pun suka. Apa yang kamu pikirkan, sama seperti yang ia pikirkan, apa yang kamu rasakan, ia juga merasakan.

Dan Rejected, akan menjadi Accepted. :’)

Advertisements

3 thoughts on “Rejected.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s