[Review Film] Ant Man and the Wasp.

Weekend kemarin, bersama Vivalog, saya nonton film keluaran Marvel yang sampai hari ini masih berada dideretan layar bioskop; Ant Man and the Wasp. Berbeda dengan film seri Marvel sebelumnya yang ada aja moment dimana saya tertidur, di Film Ant-Man tahun ini saya mampu melek dan tertawa sepanjang film ini berlangsung. Aselik duuuhh.

Adalah Scott Lang, sosok yang berada dibalik jubah Ant-Man menjadi tahanan rumah selama 2 tahun. Bersama putrinya, Cassie, ia hanya bisa menghabiskan waktu di akhir pekan dengan bermain-main didalam rumah.

Hope dan ayahnya dr. Hank Pym menjadi buron. Keduanya membenci Scoot karena diam-diam telah mencuri kostum Ant-Man dan membuat kerusuhan di Jerman bersama Avengers.

Diawali dengan sebuah telepon tak dikenal, Scott menghubungi dr. Hank Pym untuk memberikan informasi, bahwa alat kuantum bisa mengembalikan istrinya yang sudah lama hilang.

Scoot pun diminta oleh Hope dan dr. Hank Pym untuk bersama-sama menyelesaikan misinya ini. Misi menyelamatkan istri dr. Hank Pym dan Ibu dari Hope.

Cerita ini kelanjutan dari Civil War, Scoot Lang yang diperankan oleh Paul Raudd menjalani pilihannya untuk menjadi superhero dan seorang ayah. Ketika dia lagi ingin inginnya untuk hidup seimbang antara hidup dirumah dan bertanggung jawab menjadi Ant-Man, dilalahnya didesak oleh Hope van Dyne dan dr. Hank Pym untuk menyelesaikan misi baru.

Disekuel kali ini, teknologinya lebih canggih ketika menyusutkan barang. Semua barang dari Mobil, Sepeda Motor, Permen dan gedung bisa dibesar-kecilkan. Woah. Ya kekmana kan, dr Hank Pym ilmuwan gitu. Bersama putrinya kali ini, dr Hank menjadi ilmuwan yang tidak diragukan lagi kemampuannya, ia selalu punya jawaban atas segala pertanyaan, termasuk tentang rekan kerja dari masa lalu yang muncul ditengah misinya.

Meski di awal sempet ngebosenin, mulai tengah ke akhir, dialognya renyah ditambah adegan-adegan yang hampir selalu membuat tawa.

Belum lagi, kesan ‘keluarga’ yang terasa sepanjang menonton film ini. Bagaimana hubungan dr Hank Pym dengan Hope, bagaimana kedekatan antara Scott Lang dan Cassie, dan tentu saja bagaimana dr Hank Pym menerima Scott Lang untuk bersama Hope. Duh.

Filmnya masih diputer sampai sekarang, untuk yang butuh hiburan dan sesekali tertawa, film ini layak menjadi pilihan!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s