Monthly Archives: October 2016

Puncak Lawang; Tempat yang jangan tertinggal jika sedang Nge-Bolang

Karena belum pernah ke Sumatera Barat, Itenary perjalanan ke Sumbar saya serahkan sepenuhnya ke Kang Mas. Kecuali Taruko Cafe, tempat yang ujug-ujug pengen kita coba saat itu juga tanpa direncanakan. Saya ga punya ekspektasi apapun, tentang tempat-tempat yang akan dikunjungi nanti, eh Pantai Pasumpahan engga deng. Wisata kesana adalah request saya.

Sisanya, diajak kemanapun, saya ikut aja. Ikut coba nikmatin. Sampai akhirnya mobil tiba di Puncak Lawang. Saya teringat sesuatu, jadi ketika 30 Days Blog Challenge, saya sempet nulis artikel tentang tempat oke untuk paralayang di Indonesia. Dilalahnya, dalam tulisan saya, Puncak Lawang adalah salah satunya.

Semesta mendukung menjadikan tulisan saya yang tentu saja saya cari sumbernya via google, menjadi tempat yang akhirnya bisa saya kunjungi. Hanya dalam kurun waktu 2 bulan.

Puncak Lawang adalah salah satu tempat wisata daerah dingin di Sumatera Barat. Udara yang menelusup nyelip nyelip baju dengan angin yang buat hijab berkibas-kibas bikin saya excited! Setelah berpanas-panasan ria dan ‘gosong’ hoping Island, dibales dengan kesejukan di tempat ini.

Pemandangan yang tersaji dihadapan adalah Danau Maninjau. Melihat air dengan pemandangan dibawah dan sekitarnya yang hijau mengingatkan saya dengan Bukit Marese, di Lombok Barat. Berputar badan menyenangkan.

view-from-puncak-lawang-nia

Tempat ini dijadikan tempat untuk penyuka olahraga paralayang. Dengan ‘terbang’ dari atas sampai ke bawah sana. Sayangnya, pemandangan orang terbang tak bersayap itu hanya bisa dilihat dihari Sabtu & Minggu saja. Kebetulan, kemarin saya kemari di hari kerja, Senin, yang tentu saja jadi Sepi!

duduk-duduk-selow-nia

Nyepi Nyepi Hore

Aktifitas lain dari atas ini selain menikmati angin semilir dan danau maninjau, ada arena outbond juga untuk anak-anak kecil.

arena-games-pl-nia

Deretan Hutan pinus ini mengingatkan saya sama One Day Fun Doing Fun ketika di Joga, dan pengen suatu hari nanti bisa mengadakan ODFDF di tempat ini juga.

outbond-place-nia

Arena Outbondnya ini anak-anak-able. Happy deh kalau bawa anak-anak liburan kemari. Entahlah ya, kalau weekend ngantri atau engga. Siang-siang di hari senin yang sepi, bisa bikin anak Happy karena ga ada saingan. Hihihi.

Saya sih seneng banget diajakin kesini, kalau saja tidak mengejar waktu untuk ke Lembah Harau kemudian ke Bandara, saya pengen deh diem disini lebih lama. *kodekodediudara*

Taruko Cafe; Tempat Nongkrong Muda Mudi di Bukit Tinggi

Ketika live update di Instagram bahwa saya sedang menjelajah Bukit Tinggi, Kekasih hati adik saya mengirimi sebuah message; “Di Bukittinggi ada tuh, Teh, tempat yang view-nya bagus, dia sekalian cafe gitu. Namanya Taruko Cafe. Siapa tahu bisa jadi referensi”. Taruko Cafe tidak ada dalam daftar yang ingin saya kunjungi di Bukittinggi, tapi berbekal browsing, saya jadi menanggalkan untuk ke ‘tembok cina’-nya bukittinggi untuk bisa ke cafe ini.

Letaknya sejalan dengan Lembah Sianok, melewati pintu Goa Cina bawah, ikutin jalan yang tidak mulus sampai menemukan papan penunjuk Taruko Cafe. Tidak direkomendasikan jika kamu kesini berjalan kaki, yha! Jauh, cuy!

So, apa yang bikin tempat ini istimewa? Jelas, viewnya keren. Diantara lembah. Cafe yang serasa dan ada diatas pohon. Udara yang tentu saja sejuk ala Bukittinggi. Dan harga yang masih ramah di kantong.

view-taruko-cafe-nia

Landscape

Continue reading

Rula Creative Hub Batch 1

Jadi ceritanya, 3 bulan terakhir ini saya mengikuti kelas belajar menulis yang diadakan oleh RulaWoman. RulaWoman sendiri adalah portal media online yang memiliki misi menciptakan konten inspiratif, kreatif, yang memberdayakan semua orang, memberi ruan dan kesempatan untuk perempuan khususnya aktualisasi diri, berkarya, berbicara, dan berbagi.

Konten yang ada di Rula terbagi kedalam 7 Segmen, Health & Lifestyle, Beauty and Fashion, Career & Business, Financial, Relationship, Inspiration dan Men’s Corner.
Ada 2 Speakers yang membuat saya akhirnya mendaftarkan diri; Ollie, yang saya tahu adalah Founder dari nulisbuku.com dan menulis puluhan Novel, serta aktif dalam media Sosial. Kemudian, Henry Manampirig, saya mengenal beliau dari salah satu kelas Akademi Berbagi di Jakarta tentang Branding.

Setelah mengikuti kesemua sesinya, saya jadi mengidolakan semuanya! Mas Acha, Mba Oney, Mba Iwed. Workshop ini diadakan di Gedung Indosat, setiap 3 minggu sekali dalam kurun waktu 3 bulan. Pada bulan pertama, kami diberi tantangan untuk nulis setiap hari! 30 Days Challenge dengan tema yang sudah ditentukan. Sukses bikin saya di seminggu pertama nulis sehari satu artikel, minggu kedua, 2 hari satu artikel, minggu ketiga vakum dan minggu keempat mengejar setoran jungkir balik dan blog ini terabaikan dengan sukses. Haha.

Pada bulan kedua dan bulan ketiga, setoran artikel hanya 10 perbulan which is lebih selow dan bisa nyambi nyambi sambil ngisi blog ini juga. Kalau mau baca-baca artikel saya yang sudah publish bisa diintip disini.

creative-hub-pertemuan-pertama

Pertemuan Pertama

Pada pertemuan pertama, Mba Ollie mengisi materi mengenai Bagaimana membuat tulisan agar menjadi Viral di Media Sosial, bagaimana melihat apa yang sedang happening, membuat judul yang ‘mengundang’ dan content yang menjawab keresahan pembaca. Continue reading

Hati-hati! Perempuan lebih rentan depresi, Jadikan Staycation sebagai solusi.

“Aku stresslah, rasa-rasanya pengen kabur aja dari sini. Pergi jauh.”

Sebuah pesan whatsapp masuk dari sahabat karib saya di pulau seberang. Belakangan, ia emang sedang memiliki masalah dalam hubungan percintaannya. Masalah-masalah kecil yang akhirnya menjadi besar, membuatnya stress dan ingin sejenak kabur dari si pasangannya.

Kesehatan mental sering sekali luput dari perhatian. Secara fisik, sahabat saya ini baik-baik saja, namun secara mental, ia terguncang. Halah! Bawaannya, kok ya galau terus berhari-hari. Padahal, selain fisik yang sehat, jiwa yang sehat juga sangat penting. Dalam beberapa studi, perempuan rentan depresi dibanding pria.

Salah satu faktor yang menyebabkan perempuan rentan depresi adalah faktor hormonal.

Perempuan terganggu dengan siklus horomonal bulanan yang sering berbarengan dengan perubahan mood atau perasaan yang tidak nyaman. *sambil ngacung tangan* Saya juga hobi banget, mood-moodan sebelum, dikala dan sesudah menstruasi.

Bisa jadi ini juga yang sedang terjadi pada sahabat saya. Ia berkali-kali meminta saya untuk memberinya solusi. Terkait tekanan ia dalam berkarir dan kehidupannya dalam berhubungan dengan pasangannya.

Pada awalnya, saya sempat bingung memberinya solusi selain datanglah ke Jakarta, dan bermainlah bersama sama dalam beberapa waktu. Sampai kemudian, saya teringat sesuatu dan bilang.

“Coba Staycation deh.”

Jika ingin menghibur diri menghindar depresi, saya menyarankan untuk get lost disuatu tempat. Darisana, pasti akan mendapatkan banyak sekali pengalaman baru yang membuat kita menemukan ‘diri’ kita sendiri.

Sahabat saya ini, beberapa kali traveling bareng saya, namun belum pernah mencoba untuk traveling sendirian. Sementara  saya, 4 tahun belakangan ini jalan aja terus kemana-mana. Solo, duet, trio sampai traveling rame-rame kaya anak sekolah lagi study tour. Continue reading

[Review Film] Wonderful Life

Sudah senin lagi! Masih 6 hari menuju Weekend. 😀 Bicara soal Weekend, Weekend kemarin saya menghabiskan waktu untuk mendatangi salah satu press release sebuah film edukatif berjudul Wonderful Life.

wonderful-life

Jujur saja, saya baru tahu bahwa Film ini adalah adaptasi dari sebuah buku karangan Amelia Prabowo yang ditulis berdasarkan dari kisah nyata. Tentang bagaimana Ia mendidik dengan keras anaknya yang bernama Aqil untuk menjadi pribadi yang pintar, berprestasi dan akan menjadi ‘orang’. Ditambah dengan tekanan sang Ayah, kakeknya Aqil untuk membuat Aqil menjadi anak yang dibanggakan, mendapatkan beasiswa, dan juara kelas.

Faktanya, Aqil mengidap Diseleksia, kesulitan membaca dan menulis namun bisa unggul di bidang lain. Aqil gemar dan jago sekali menggambar.

Atas dasar prinsip mendidik anak untuk menjadi pintar, berprestasi dan menjadi ‘orang’ inilah yang membuat Amalia kekeuh memeriksakan Aqil ke berbagai dokter dan alternatif pengobatan. Menurutnya, tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan, termasuk diseleksia ini. Continue reading

Losmen Carlos, Penyedia jasa untuk yang mau Island Hoping di Sumatera Barat

Setelah memantapkan diri untuk Island Hoping di Sumatera Barat, saya browsing untuk paket-an nya. Dan halaman google didominasi oleh Losmen Carlos. Sehari sebelum hari H, saya booking deh penginapan + Paket island hoping & snorkeling dari Losmen Carlos. Setelah fixed di Booking by Phone, saya baru browsing review penginepan ini.

Dan jejeng! Di Trip Advisor, dari belasan reviewer 90% menilai losmen ini poor. Seketika saya galau se galau-galaunya. Mau cari penginepan lain, kok ya males. Mau tetep di sana, khawatir kecewa. Long short story, karena sudah kemaleman, dan sepanjang pesisir teluk bungus emang tidak ada hotel, yang saya bisa siapkan hanya mental. Bahwa, penginepan ini bisa saja mengecewakan saya juga seperti penilaian yang lainnya.

20160918_073635

Kami tiba sekitar pukul 12 malam, setelah 3x bolak balik di telponin Mikel (Yang Punya Losmen) memastikan jadi menginap atau tidak karena banyak yang ingin menginap disitu.

Kamar yang saya tempati seharga Rp. 300,000,- dengan kondisi yang menurut saya sih, masih dalam batas toleransi. Kasur spring bed, kamar mandi di dalam, kipas angin, extrabed serta satu buah karpet.

Jadi ternyata, ada 4 tipe kamar yang disediakan oleh Losmen Carlos.  Continue reading