Berlayar bersama Sabuk Nusantara 46

Ada kabar baik untuk travelers yang suka atau ingin menyambangi Kepulauan Seribu. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memberikan satu kapal perintis untuk membawa penumpang dari Pelabuhan Sunda Kelapa ke Kepulauan Seribu. Pulau-pulau yang saat ini menjadi tujuannya adalah Pulau Untung Jawa, Pulau Pramuka, Pulau Tidung (upcoming) dan Pulau Kelapa.

Tarifnya jauh dibawah kapal yang biasa kita gunakan dari Pelabuhan Muara Angke. Rp. 15,000,- saja sekali jalan per-orang. As we know, kapal dari Muara angke – Kepulauan seribu sekitar Rp. 40,000,- – Rp. 50,000,- sekali jalan. Kan lumayan jauh kan, ya? PP di Sabuk Nusantara aja, tidak sampai sekali jalan naik kapal nelayan πŸ˜€Di hari ke 14 kapal ini mulai berlayar, saya mencoba mencicipinya. Dimulai dari memasuki area Pelabuhan Sunda kelapa pada pukul 7 pagi, antrian pembelian tiket di pintu masuk kapal. Ya, PT Pelni belum menyediakan loketnya tersendiri untuk pembelian tiket ini.

Pelni-SN8

Beli tiket di pinggir kapal πŸ˜€

Saya dipersilahkan masuk ketika sudah memegang tiket. Suprisely, ternyata isinya semacam barak. Kasur bertingkat yang tentu saja bisa bikin kita selonjoran sambil tidur nyenyak. Pandangan pertama ketika itu adalah cafeteria. Hore, bisa jajan!

Saya menyempatkan diri untuk mengelilingi kapal ini sebelum dijadwalkan jalan pada pukul 8 pagi. Jelas kapal ini lebih rapi dan bersih. Ya wajarlah, ya, ceritanya kapal baru gitu. Ada ruang-ruangan khusus istirahat ABK, ada mushola mini dan tempat wudhunya, tersedia pula WC pria dan wanita. Ada TV, AC dan tentu saja colokan. *dadah dadah sama fakir colokan*

Sayang, setelah meno’ong ke WC, agak jorse yey, buat saya yang selama perjalanan harus banget sampe 3x bolak balik ini menguat-nguatkan iman dan semangat. Karena sesungguhnya WC yang bersih membangkitkan semangat. Iya, engga?

Pelni-SN6

Kapal yang sedianya direncanakan berangkat pada pukul 8 pagi, ngaret sampai pada pukul 9 lewat 20 menit. Saya memilih untuk tidur sepanjang perjalanan. Merapat di Pelabuhan Untung Jawa pukul 10.45. Sabuk Nusantara beristirahat sekitar 30 menit, sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke pelabuhan ke-2, Pulau Pramuka.

Kapal ini bermuatan 200 orang, yang kemarin sekitar 70an. Masih dibawah kapasitas normal kapal. Isi kapalpun tampak pas dan lengang. Tidak riuh dan ramai seperti kapal-kapal dari Muara Angke.

Tepat pukul 11.15, Sabuk Nusantara 46 meninggalkan Pulau Untung Jawa untuk bertolak ke Pulau Pramuka. Estimasi waktu sampai menurut abang abang penjaga cafeteria adalah pukul 1 siang. Dan, realitanya baru merapat pada pukul 2 siang lebih 30 menit. Pppfftt..

Pukul 3 sore, Sabuk Nusantara kembali jalan menuju pulau terakhir, Pulau Pramuka.

Imho, agak wasting time sih kalau mau liburan menggunakan kapal ini. Sayang banget, waktu buat snorkeling-nya terkikis di jalan. Jadi, pergilah dengan kapal ini kalau memang tidak berniat untuk snorkeling. Sabuk Nusantara tepat digunakan untuk yang berniat camping ceria di sekitaran pulau Pramuka/Pulau Kelapa.

Kemarin sih saya turun di Pulau Pramuka, kemudian kembali lagi dari Pramuka pada pukul 11 siang. Dengan harga tiket turun menjadi Rp. 11,700,- sahaja. *bahagia*

Lebih murah kata yang jaga tiket sih karena jaraknya dihitung dari Pulau Pramuka – Pelabuhan Sunda Kelapa.

Nah, positif-nya dengan wasting time ini, kita jadi bisa jalan-jalan di pulau Untung Jawa. Jadi selama bersandar 30 menit, saya sempet tuh, foto-foto di taman, jajan-jajan di Pulau Untung Jawa.

Saya pribadi sih, memilih akan menggunakan moda ini lagi jika niatnya untuk camping ceria. Tapi kalau mau liburan beneran, dengan snorkeling dan hoping island ke Kepulauan Seribu, mungkin saya akan kembali menggunakan kapal nelayan.

Harapannya sih, kapal ini bisa berangkat lebih pagi dan on time, sehingga tetap menjadi pilihan terbaik untuk liburan ke Kepulauan Seribu. Good luck, Good Job & Congratulations, Sabuk Nusantara 46!

Advertisements

26 thoughts on “Berlayar bersama Sabuk Nusantara 46

  1. inggit_e

    Jadi lebih hemat ya mbak. Sepertinya lebih nyaman juga, ada ranjangnya. Pengen secepatnya ke Pulau Seribu. πŸ™‚

    Reply
  2. Pingback: Tips Nenda Di Pulau Seribu | alaniadita

  3. Egan

    Kak ini itu trip PP seharian gitu apa bukan sih? jd misal saya cuman mau menikmati pulau2 di pulau seribu ketika kapal berlabuh di dermaga2 (ya walaupun cuman sebentar)
    Yang saya baca, ada yg menyebutkan kapal brkgt senin pulang selasa, jd bukan one day trip gt ya kak? kita nginep jg?

    Reply
    1. alaniadita Post author

      Betul kak. Tidak memungkinkan kalau sehari pp menggunakan sabuk nusantara 😊 kalau mau one day trip paling ke pulau kelor cipir sama onrust kaaaak ☺

      Reply
    1. alaniadita Post author

      Kalau naik kapal ini ga bisa, Mas. Karena wasting time banget.

      Kalau satu hari, paling ke Pulau Kelor, Cipir, sama Onrust.

      Atau ya, naik kapal boat dari Marina. Tapi mihil πŸ˜€

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s