Tag Archives: Uri-Cran

Tenang Liburan, Tanpa Anyang-anyangan

Saya baru saja kembali ke ruang tunggu setelah buang air kecil dan Sholat. Pengumuman tanda penumpang tujuan Jakarta – Palembang sudah bisa memasuki pesawat sudah terdengar. Saat itu saya beserta Kang Mas hendak melakukan perjalanan ke Palembang. Kang Mas sudah berdiri untuk mengantri, saya cengengesan dan meminta diri untuk ke toilet lagi.

Baca: Mengelilingi Bumi Sriwijaya dalam Satu hari

β€œBukannya barusan tadi dari toilet juga?” tanyanya geram.

Entahlah, padahal mah kalau uda masuk toilet ya engga beser juga sih. Bahkan hanya keluar sedikit. Tapi ada perasaan kepengen pipis aja gitu, meski udah jongkok mah engga banyak juga. Huft.

Sempet sih kepikiran, apa ini yang namanya Anyang-anyangan?

Mengingat saya cukup sering berpergian, rasanya perasaan selalu ingin pipis ini mengganggu sekali. Apalagi kalau sedang pergi beramai-ramai, gathering kantor ke luar kota misalnya. Alangkah tidak enaknya membuat banyak orang menunggu. Akhirnya saya bertekad untuk mencari tahu.

Jadi, Anyang-anyangan adalah gejala awal infeksi saluran kemih, yaitu rasa ingin buang air kecil terus menerus namun hanya sedikit yang keluar. Tuh, kan! L Meski ada gejala lain yang mengikutinya seperti, Nyeri atau perih saat buang air kecil dan Warna urin yang keruh dan berbau menyengat.

Walaupun saya tidak merasakan nyeri atau perih dan urin yang berbau menyengat, saya merasa perlu untuk tetap mengatasi Anyang-anyangan mengingat gejala awal yang rasa ingin buang air kecil terus menerus itu saya rasakan terus.

Jika di spesifikan lagi, beberapa gejala tambahan untuk diwaspadai terkait Anyang-anyangan ini adalah:

  • Frekuensi Buang air kecil sering dengan volume sedikit
  • Pada Wanita terasa nyeri dibagian Panggul. Pada Pria, terasa nyeri dibagian anus
  • Perih saat Buat Air Kecil
  • Urin berbau menyengat, agak pekat dan kadang mengandung darah
  • Merasa Lelah
  • Demam

Tenang saja, Anyang-anyangan bisa diatasi!

Ada berbagai cara untuk mengatasi Anyang-anyangan ini. Cara sederhananya adalah dengan banyak minum air putih dan jangan menahan apabila ingin buang air kecil. Apalagi untuk saya yang hampir seharian duduk di depan computer. Penting banget untuk rajin minum air putih. Karena dari hasil baca-baca, salah satu penyebab Anyang-anyangan ini karena dehidrasi. Kekurangan cairan bisa menyebabkan penurunan jumlah urin.

Cara lainnya adalah dengan mengonsumsi ekstrak dari buah Cranberry yang didalamnya terkandung Proantocyanidin. Proantocyanidin memiliki khasiat mencegah dan menangkap bakteri yang menempel pada saluran kemih.

Cranberry adalah tanaman jenis berry yang banyak ditemukan dibagian utara Amerika dan Kanada. Cranberry dikenal sebagai sumber vitamin untuk meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah sariawan dan sebagai antioksidan.

Masalahnya, kalau di Indonesia dimana kita bisa mendapatkan buah Cranberry ini? Buahnya sih engga ada, tapi produk praktisnya ada. Namanya Uri-cran, produk pertama di Indonesia yang memberikan solusi alami untuk mencegah dan mengatasi Anyang-anyangan, menjaga kesehatan saluran kemih dan dapat diminum kapan saja.

Infographic-UriCran.jpg

Ada 2 bentuk dari Uri-cran. Kapsul dan Sachet. Saya yang minum kapsul seringkali ga ketelen lebih memilih untuk mengonsumsi yang Sachet. Praktis juga untuk dibawa-bawa ketika berpergian.

Sebelum merembet ke gejala yang lain, saya sedang rutin mengonsumsi untuk setidaknya menghilangkan gejala awal yang satu itu. Yuk ah, mulai sadar kesehatan! πŸ™‚