Tentang Sahabat; Jilbabers Only.

Ini saya aja, atau rata rata orang kebayangakan pada bikin geng gitu dijaman SMP/SMA ga sih? Geng disini maksudnya, kemana mana dengan orang yang sama. Menghabiskan kebanyakan waktu bareng bareng. Curhat. Ngerayain ulang tahun bareng. Gitu gitu.

Saya punya waktu SMA. Salah satunya Jilbabers Only. Karena punya kakak yang masuk Rohis (Rohani Islam), maka, ketika masuk SMA, saya juga daftar deh ke Organisasi ini. Kami deket karena ya sering ikutan kegiatan Rohis ini bareng bareng. Pertama masuk, saya mengemban amanah menjadi Bendahara. Sementara temen temen ini rata rata menjadi Anggota Bidang. Nah, ketika naik ke kelas 2, saya sempet tuh dideketin untuk pindah ke OSIS, tapi ceritanya udah nyaman banget di Rohis, jadi ga niat pindah ke lain Organisasi. Ehilalahnya, saya dipilih untuk menjadi Ketua Akhwat. Dengan hanya hitungan jari senior di Rohis, saya memimpin di tahun 2006.

Jadilah bersama Steffi, Ayu, Nadia, Helma Rina dan Ummul saya sering menghabiskan waktu. Selain menjadikan mushola sekolah sebagai tempat nongkrong untuk sholat dhuha, bersih bersih sabtu pagi atau mentoring di hari Sabtu, kami nyaris setiap hari tunggu tungguan untuk pulang bareng. Biasa satu taksi rame rame. Seringkali menyempatkan belajar bareng pulang sekolah. Dulu, saya ga pernah kepikiran kalau kami akan selanggeng ini hubungan pertemanannya. Sampai saya sadar, kamilah yang membuat ini akan menjadi langgeng.

DIGITAL CAMERA

Salah satu moment Pesantren Kilat – 2005

9

Masih di Pesantren Kilat Smansa – 2006

Exif-JPEG-422

Selepas Upacara, Smansa – 2008

Kemudian, setelah perpisahan kelas 3. Secara tak disangka, saya, Ummul & Ayu menempuh pendidikan di kota yang sama. Bandung. Saya satu kost-an bahkan dengan Ummul dan sering banget main bareng sama Ayu. Sementara itu, Nadia, Steffi dan Helma bertahan di kota Batam.

Sebagai mahasiswa, ketika libur panjang, sering banget dong kita pulang. Apalagi kalo sampe berbulan bulan. Dan moment pulang ini sering banget jadi ajang kumpul kumpul kita. Seringnya sih direncanain, realisasinya jarang 😀

Sampai akhirnya, Ummul pindah ke Medan, Menikah dan kemudian ikut suaminya yang kerja di Batam.

11

Wedding Reception Ummul, Medan – 2012

Ayu memilih untuk pulang ke Batam juga setelah pendidikan Diploma nya selesai. Setelah menyelesaikan Diploma 2 dan melanjutkan menjadi sarjana, saya lebih memilih untuk hijrah ke Jakarta daripada harus pulang ke Batam 😛

Alhamdulillah, semenjak kerja di Ibukota, Allah selalu aja ngasih rezekinya sehingga saya bisa rajin lebih sering pulang ke rumah. Weekend gateway seringnya. Pulang Sabtu pagi, kembali lagi ke Jakarta senin paginya. Berkali kali.

6

Batam, 2013

5

Batam, 2013

Suatu hari di bulan Mei 2014, saya memutuskan untuk berlibur agak panjang dirumah. Sekitar 6 hari. Kembali dong, merencanakan temu temu kangen saya geng yang satu ini. Semacam teman yang tak boleh dilewatkan, jika sedang pulang.

14

Mei, 2014

12

Mei, 2014

13

Mei, 2014

Karena saya satu satunya yang masih berada di luar Batam, diakhir pertemuan di bulan Mei 2014, mereka bertanya, “Kapan ke Batam lagi, Mi?”, Saya jawab sekenanya aja, “Nanti, kalau diantara kita ada yang nikah.”

Eh beneran aja dong, Nadia menyebarkan undangan untuk akhir bulan Oktober 2014. Saya yang sudah kepalang janji akan pulang kalau ada yang nikah, beneran beli tiket untuk pulang demi menghadiri perhelatan salah satu sahabat baik sejak dari kelas 3 SMP ini. 🙂

4

Akad Nikah Nadia, 2014

3

Ga sengaja reuni, Smansa Batam, 2014

Karena emang diniat-in pulang demi Nadia. Setelah reuni di Akad, kita reuni lagi dong di resepsi nya. Kali ini full team.

2

Ditengah rame nya yang mau salaman sama pengantin.

10

Wedding Reception Nadia, 2014

Beneran ga kerasa, kita uda bareng bareng 9 tahun. 3 tahun doang sih intens nya. Tapi ternyata kita bisa kok masih berkomunikasi baik selama 6 tahun selanjutnya. Dan masih akan terus begini insyaAllah.

Hai, My Dear Best Friends, sampai bertemu lagi di moment pernikahan salah satu diantara kita yang belum disahkan, ya 🙂

Advertisements

3 thoughts on “Tentang Sahabat; Jilbabers Only.

  1. Pingback: Labun Island, Pulau Galang, Batam | Alania

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s