RAMADHAN DENGAN SOCIAL DISTANCING.

Marhaban ya Ramadhan. Alhamdulillah kita dipertemukan dengan bulan Ramadhan. Dikasih umur. Dikasih sehat.

Euforia Ramadhan selalu menemani kita dengan;

Iklan sirup dan Indomie. Dari Sabang sampai Maraukeeeeee, dari apa sampai pulau rote. Indomie Selerakuuu. Ini kalau uda ada beginian di tipi tanda bulan ramadhan sebentar lagi. Dilanjutkan dengan beraneka rasa sirup marjan yang digadang gadang disiapkan untuk menu berbuka puasa.

Antrian buka puasa bersama. Saking padetnya, puasa juga belum hari hari jadwal buka puasa bersama udah ada. Dari temen kantor, alumni kampus, alumni sekolah, geng nongkrong, geng mantan teman sekantor. Bener-bener waktu yang menyenangkan buat Silaturahmi.

Berburu takjil. Dari mulai gratisan yang dibagiin kantor, dibagiin di mesjid, dibagiin orang di jalanan sampai ke benhil untuk icip icip aneka takjil.

Safari mesjid untuk sholat taraweh. Duh, saya pernah di tahun kapan gitu, muterin mesjid yang ada di Jakarta untuk tarawehan. Dari ujung Jakarta mana ke Jakarta mana. Dari yang sholat tarawihnya 8 rokaat sampe 23 rokaat. Dari mesjid yang ada bazaarnya sampai yang ada pagelaran jazz-nya.

Jadi relawan diberbagai aksi kebaikan dibulan Ramadhan. Buanyak banget wadah untuk cari pahala di bulan ini. Dari yang bagi bagi takjil. Panitia buka puasa dengan ribuan anak yatim. Temani belanja baju lebaran buat adik adik kurang beruntung.

Eh, tahun ini kita kedatangan tamu agung benama covid-19 yang karenanya kita tidak bisa melakukan hal-hal yang biasanya kita lakukan di bulan Ramadhan. Daripada misuh misuh mengomentari keadaan, mari syukuri kesempatan langka kali ini.

Kapan lagi, bisa sebulan full ramadhan tidak harus berjuang naik KRL. Abis sahur bisa tidur lagi, tanpa perlu berjuang berdiri di krl dan ngantuk ngantukan di kantor. Huehehe.

makanan villa 28070362651328014149..jpg

Makanan rumah tiada tandingannya! 

Kapan lagi, bisa berbuka puasa tanpa harus tergesa-gesa karena masih naik ojek, berdiri di KRL. Dan buru buru sholat maghrib di waktu akhir karena gangguan kereta api.

Kapan lagi, bisa sholat taraweh full dengan keluarga dalam keadaan nyaman. Tidak kepanasan. Tidak terkantuk-kantuk karena khotibnya lama. muehehe.

Alhamdulillah, meski Ramadhan kali ini dengan menerapkan Social Distancing, mungkin agak sedikit membuat jarak kepada teman-teman, namun tidak ada jarak antara kita dengan Tuhan. :’)

Yuk, maksimalkan ibadah kita dibulan penuh ladang pahala tahun ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s