Pertama kalinya Traveling bareng orang tua. Rasanya? Seru!

H-5 hari menuju lebaran idul Fitri! Bagaimana puasa dan persiapan mudiknya teman-teman? Saya alhamdulillah sudah tiba di kota dimana bakso merajalela. yak, kota Malang!

Jadi ceritanya, kantor saya mengadakan mudik gratis dengan rute paling jauh ke Malang menggunakan moda transportasi kereta api. Nah, untuk karyawan yang masih sendiri single diperkenankan untuk mengajak orang tua, selama masih dalam satu KK (Kartu Keluarga). Kalau ada karyawan yang nebeng KK sama om & tantenya tentu tidak bisa, ya.

Moment ini tentu dong, tidak saya lewatkan mengingat Malang adalah kampung ayah saya. 🙂 Dan tentu saja banyak tempat wisata yang ingin saya datangi di kota ini. Mungkin, inilah waktunya! eeaa.

Ada yang pertama untuk segala sesuatu, mudik bareng + traveling hanya dengan ayah ibu saja, baru kali ini saya lakukan. Having trip bareng kang Mas, kak Febby, 2 jagoan saya sudah sering saya lakoni. Tantangan tersendiri tentu saja. Jika sama teman/adik, tenaga masih on fire dan bisa jalan sana jalan sini, tentu saja tidak bisa dilakukan jika sedang berjalan dengan orang tua. Kebetulan, saya meninggalkan Ibukota juga dalam keadaan tidak sehat, ditambah AC di kereta yang Masya Allah-ya, dinginnya.

Ibu saya request untuk segera mencari penginepan untuk merebahkan badan dan istirahat penuh selepas pegal badan belasan jam dikereta. Tentu saya penuhi segera.

Setelah membuka semua situs booking online dan sesekali kontak langsung hotel by phone, pilihan saya jatuh ke The Balava Hotel, Malang.

Lobby The Balava

Hotel ini ‘nempel’ dengan Stasiun Malang Kota Lama. Ga perlu repot-repot geret koper  pake angkot. Kurang lebih 7km dari pusat kota, nyaman banget.

Karena bawa Mama Papa, saya prefer cari hotel yang agak luas, terutama space untuk sholatnya. Fasilitas air panas juga jadi kriteria karena sedang dalam keadaan berpuasa.

Surprise-nya, The Balava Hotel Malang ini punya rooftop. Untuk Welcome drink, bisa ditebus di Lantai 9 ketika waktu berbuka puasa telah tiba.

Penasaran dan tentu saja ga mau rugi, kami menukar Voucher welcome drink-nya. Dan banyak spot oke untuk foto-foto selama di lantai 9. Selain menukar Voucher, saya juga sempat memesan beberapa cemilan sebagai tambahan.

Snack Cafe

Nah, pengganti breakfast, sahur kami diantar ke dalam kamar. Jadi, masih bisa menikmati sahur sambil kriyep-kriyep 😀

Overall, saya suka banget nih sama hotel ini. Hotel baru, fasilitas oke, lokasi untuk yang ga suka hiruk pikuk juga oke. Saran saya, booking via booking online! karena harga on the spot hampir 2x lipat harga beli online. 😀

Sekarang saya bingung, mau bawa orang tua berlibur kemana aja selama di Malang. Yang kira-kira tidak membuat mereka kelelahan. Tempat wisata yang orangtua-able, ada ide? Sharing dong!

Advertisements

10 thoughts on “Pertama kalinya Traveling bareng orang tua. Rasanya? Seru!

  1. cK

    Berhubung baru pernah ke Malang sekali aja, gak bisa ngasih ide kudu ke mana aja. 😛

    Met Lebaran dan liburan yaaa 😀

    Reply
  2. Pingback: Persiapan menuju hari Kemenangan; Marhaban ya Lebaran. | alaniadita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s