Bahagia yang sederhana.

Temanya serasa ringan, namun berat kalo dipikir-pikir. Hahaha. Jadi ini sudah menginjak hari ke-27. Alhamdulillah ya masih konsisten dan menulis terus. Ini juga bikin saya cukup bahagia, karena ternyata mudah selama komitmen yang kita punya tinggi. Temanya tentang; 5 Kebahagiaan Sederhana. Harusnya mah jangan 5 yak, 100 gitu. Haha. Biar kita-nya ngeh banyak sekali hal yang bisa disyukuri.

Dalam kondisi sekarang, jika hanya disuruh memilih 5 mengenai Bahagia yang sederhana, maka saya akan memilih.

Ngumpul Keluarga.

Sebagai anak kost-an hampir 8 tahun hidupnya hanya bergantung pada Ibu Kost. Sekarang, sekeluarga ngumpul lagi bikin bahagia. Ada Mama yang setiap shubuh sudah berperang di Dapur untuk bikinin kami bekal. Ada Papa yang setiap pagi memanasi kendaraan kami, menanyakan saya sudah sampai dimana, jam berapa pulang. Ada adik-adik saya yang siap antar jemput kapan pun saya minta, atau yang tiba-tiba nyargerin handphone saya ketika tahu handphone saya mati total. Ada kakak dan keponakan yang sering mampir karena hanya butuh naik travel untuk bisa berkumpul bersama.

Saya ga perlu impulsif beli tiket pesawat ketika merasa sepi dan butuh kehangatan keluarga. Saya ga perlu memikirkan perasaan kakak dan adik yang tentu saja juga inginn ikutan pulang ke rumah.

Alhamdulillah, bahagia. πŸ™‚

Tiket Promo.

Minggu lalu, ku baru saja impulsif ke Yogya hanya karena tiba-tiba dapet tiket kereta api promo, 200k pp. Sampe lupa kapan terakhir kali dapet tiket promo saking udah lamanya ga berburu per-tiket-an. Eh terus, ga berenti hanya sampai situ.

Perjalanan sebelumnya Jakarta – Bandung, ujug ujug cukup bayar 45 ribu saja naik travel, dimana harga normalnya 88 ribu atau 100 ribuan naik kereta api. Alhamdulillah

Memiliki Keinginan.

Maksudnya disini adalah, masih diberi nikmat untuk ingin ini dan ingin itu. Harus makan namun bingung mau makan apa itu menyedihkan. Sama seperti harus beli baju untuk acara formal, tapi lagi ga nafsu untuk milih milih. Duuh, sedih.

Diberi Kecukupan.

Untuk mengabulkan semua ingin ingin itu, kadang suka ada aja rezeki tiba-tiba. Lagi bingung karena si adik tiba-tiba butuh uang untuk kegiatan kuliah, eh ada event blogger dengan bayaran yang mencukupi kebutuhan itu. Emang bener yha, bahwa materi itu bukan hanya dari gaji. Rezeki itu berkeliaran kok dimuka bumi. Gimana kita meleknya aja.

Dapet duduk di KRL.Β 

Memiliki rumah di Depok sementara kerja di Jakarta, saya menyadari akan ada proses berat didalamnya, yakni; berdesak-desakan di KRL (Commuterline). Karena ndak bisa merubah kondisi, yang bisa saya perjuangkan adalah mengatur mood diri. Mulai dari menyiapkan playlist, drama korea, draft kerjaan sampai gosip chating lucu lucu sama teman-teman.

Kalau uda menyiapkan mental untuk berdiri sampai depok, eh terus baru naik satu atau dua stasiun ada yang ngasih kursi itu rasanyaaaa, Makasih ya Allah. Alhamdulillah.

Harusnya nge-list bahagia yang sederhana ini tiap hari ya, biar kitanya bersyukur terus gitu. πŸ™‚

Advertisements

2 thoughts on “Bahagia yang sederhana.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s