Jambore Anak Indonesia 2017

Jambore Anak Indonesia adalah kegiatan berkelanjutan mengajak anak yatim piatu dhuafa untuk nginep dua hari semalem seperti halnya Jambore, namun tidurnya buka di tenda. Tapi di hotel. Adalah New Panjang Jiwo Resort, yang menginisiasi kegiatan ini pada awalnya. Ia menyediakan puluhan ruangan hotel, beberapa villa untuk panitia, aula dan restoran makan untuk dapat digunakan. MasyaAllah banget deh ya. Kemudian, digandenglah Dompet Dhuafa sebagai partner yang mengurusi segala tek tek bengeknya.

Nah tahun 2017 ini adalah tahun ke-4 diadakannya JAI pada tanggal 7-8 Oktober 2017 dan masih di New Panjang Jiwo Resort. Saya termasuk salah satu yang terlibat sebagai tim Acara yang terlibat kepanitiaan. Dengan konsep kerajaan Dustanian yang akan berjuang bersama para Prajurit cilik untuk menjadikan Negeri Dustanian menjadi negeri yang baik dengan menomorsatukan kejujuran. Lantas Acaranya ngapain aja?

Penuturan dari Puteri Indonesia Intelegensia 2017

Kak Astari Aslam.jpg

Astari Aslam, — Putri Indonesia Intelegensia 2017

Surprise dengan kesediaan kak Astari Aslam mau ikut kontribusi memberi materi buat Adik-adik dengan menyampaikan apa yang menjadi Value kami di JAI 2017 ini, tentang Kejujuran.

Kak Tari begitu kami biasa menyapa, punya challenge sendiri dalam mempersiapkan materi ini. Yang tadinya terbiasa menyampaikan materi dengan audiens orang dewasa, kali ini anak-anak. šŸ˜€

Dongeng dan Teatrikal Tentang Kejujuran

Ini yang paling super effort sih yang saya kerjain. Dari nentuin konsep, backsound sampe pemain alhamdulillah dikasih lancar aja sampai hari H. Banyak orang yang saya ‘repot’ kan.

Teatrikal.jpg

Tim Roro Jonggrang, Semoga Allah peluk selalu šŸ™‚

Para pemain yang juga adalah panitia sangat kooperatif untuk diajakin kerjasama bahkan diwaktu mepet-mepetnya. Kak Astari juga, meski ga terlibat, mau dong diajakin berdiri kemudian closing bareng. Ku terharu.

Pertunjukan Yel-yel antar kelompok

Nah, seharusnya itu pada bagian ini kami Games Tradisional. Semacam main Bola, Kasti, Kelereng, Karet, Engklek dan Rangku Alu. Namun Qadarallah hujan turun dengan derasnya, jadi deh pembuatan dan pertunjukkan yel-yel antar kelompok.

Penampilan Yelyel

Para Prajurit dengan semangatnya

Muhasabah Diri

Salah satu kegiatan yang kurindukan di acara-acara yang menginap begini. Sampai lupa kapan terakhir kali bermuhasabah.

Lupa kapan terakhir kali punya banyak waktu untuk duduk diam, berpikir, merenung, membayangi banyak hal, memikirkan banyak hal. Dipandu dan berjamaah.

Alhamdulillah bisa menghasilkan pemikiran yang baru, memaafkan diri sendiri, memaafkan kondisi, memaafkan lingkungan. Kembali ke niat, kembali ke Allah, kembali untuk hidup dalam memberi manfaat. InsyaAllah yaaaaa.

Muhasabah JAI.jpg

Fasil Timey

Fasil time. Dimana adik-adik akan duduk berkelompok bersama kakak pendampingnya untuk bercerita berbagai macam hal. Entahlah perkenalan, membahas materi yang diberikan sampai pada curhat-curahatan. Durasinya lumayan, dari 2 hari Fasil Time ada sampai 3 kali.

Senam Pagi Berjamaah

SenamPagi.jpg

Hoa!

Pengakuan jujur panitia Tim Acara. Lagu untuk senam baru kami cari-cari 15 menit sebelum waktu Senam. 5 menit sebelum adik-adik berbaris kami latihan sebentar. Rezeki datang dari kakak pendamping & MC yang tiba-tiba maju dan mau jadi Instruktur senamnya. Horee!

Games Outdoor

games outdoor

Adik-adik sesuai kelompoknya bermain beberapa Games yang diadakan di Lapangan dengan harapan belajar tentang kerjasama, kekompakan, kejujuran dan jiwa besar jika melihat kelompok sebelah memenangkan pertandingan. šŸ™‚

Pembekalan Fasil dan Yayasan dari KPK

Ini juga bagian menyenangkan dari rangkaian kegiatan JAI2017. Kami mengundang KPK untuk memberi pembekalan pada Fasil yang saat itu bertugas menemani adik-adik dalam 2 hari dan Yayasan yang mendampingi adik-adik setiap hari.

Pembekalaaan.jpg

Insight menarik dari pembekalan ini adalah, Jika kerusakan ibarat air kotor dalam suatu wadah. Ada 2 cara untuk membersihkannya, yang pertama air kotor itu langsung dibuang. Yang kedua adalah, dengan terus disirami air bersih sampai air kotor itu tumpah keluar dan berganti menjadi air bersih.

Begitu juga dengan sikap buruk yang melekat pada diri kita (Dalam hal ini tentang kejujuran & korupsi) Jika berat untuk langsung menghilangkan kebiasaan itu. Mungkin akan lebih mudah jika kita terus lakukan perbuatan dan sikap yang baik sampai sikap buruk perlahan lahan sudah tidak ada lagi.

Itulah serangkaian kegiatan yang kami siapkan sepanjang Jambore Anak Indonesia 2017. Banyak hal baru yang saya dapatkan selama menjalani proses kegiatan ini.

Menunduk.jpg

Team A

Berdoa sambil berpelukan seperti ini adalah pertama kali buat saya, yang kemudian saya yakini banyak sekali energi positif yang mengisi setiap relung dalam tubuh. Bersama 3 (yang kebetulan) perempuan inilah kami berproses bersama ditengah kesibukan masing-masing yang tiada tara.

Terusir dari selasar mesjid karena sudah malam, lalu pindah ke kantin rumah sakit kami lakukan untuk terus mencari ide-ide kegiatan ini menjadi baik dan manfaat.

Seolah sudah matang mempersiapkan segala sesuatu, nyatanya kami hanya manusia biasa yang bisa lupa ini itu. Memulai kegiatan ini dengan menunduk, berdoa bersama, saling menyemangati dan meyakinkan diri bahwa semuanya akan berjalan baik-baik saja. Menyepakati untuk hal-hal yang nanti memungkinkan terjadinya konflik, kami akan fokus pada solusi.

Maka, Allah mudahkan segalanya. Alhamdulillah šŸ™‚

Selama proses pembuatan skenario Drama Teatrikal, setiap hari selalu mendengar lagu Noura – 4 Kata Ajaib dan Sherina – Persahabatan. Mungkin ini menjadi salah satu afirmasi positif saya dalam menjalankan kegiatan ini.

Saya meyakini untuk mudah bilang Permisi, maaf, tolong dan terimakasih. Saya meyakini bahwa tidak ada yang sempurna, dan menjadi pemaaf sebagai wujud kita untuk berjiwa besar.

Saya merasa ini juga yang dilakukan oleh teman-teman panitia lainnya. Tanpa PO, SC, BPH apalah jadinya kami. Tanpa tim humas yang mau bikin jadwal posting medsos untuk mencari donasi, tanpa tim dekor, desain dan dokum yang duh itu kok bisaan banget kardus jadi latar kece begitu, tanpa tim perlengkapan yang mencoba memenuhi seluruh printilan, tanpa tim yayasan yang mengundang para prajurit cilik bisa mengikuti kegiatan ini, tanpa tim kesehatan yang selalu sedia mengulurkan tangannya untuk adik-adik yang sakit, tanpa tim konsumsi yang memperhatikan isi perut seluruh peserta, bahkan disaat saya lupa untuk makan siang, Kak Ribon datang menghampiri dengan menawarkan sekotak susu sebagai doping untuk tetap fit menjalani hari. Last but not least, tim Fasilitator yang menjadi garda terdepan untuk langsung bersentuhan dengan Adik-adiknya.

Panitia JAI 2017.jpg

Semoga Allah selalu memberikan limpahan nikmat dan berkahnya, pada kakak-kakak ini. Aamiin.

Tanpa mereka, konsep acara dan value yang kami usung, tidak akan berhasil sampai ke Adik-adik.

Tim Acara ga ada dalam Frame diatas karena masih mempersiapkan diri untuk dikritik kejebak hujan. Maka, inilah dia 4 orang Tim A yang sudah merepotkan puluhan panitia dalam penyelenggaraan ini. XD

Team A.jpg

Kak Tika – Saya – Kak Mel – Kak Riesta

Kira-kira, kegiatan seperti apa lagi sih yang pas buat anak-anak usia 6 sd 13 tahun? Yang tidak monoton sehingga mereka cepat bosan, namun tetap ada sesuatu yang bisa mereka jadikan ‘oleh-oleh’ untuk dibawa pulang?

Sharing di kolom komen, yuk!

PS. Saya sempet buat Blogging Challenge sama panitia untuk nulis perihal JAI 2017, Alhamdulillah ya, yang ikut cuma seorang. :))) Karena hadiahnya sudah dialokasikan, maka seluruhnya akan menjadi miliknya. Selamat ya, kamu!

 

Advertisements

3 thoughts on “Jambore Anak Indonesia 2017

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s