Tag Archives: Jelajah Gizi

Saatnya sadar Gizi dan Nutrisi untuk para (Calon) Istri

Beberapa minggu yang lalu, di perusahaan tempat saya bekerja diadakan pemeriksaan tulang. Saya belum pernah coba nih, check kepadatan tulang begini. Mekanismenya kaki kita di jepit pake alat yang kemudia alat tersebut akan memberikan informasi apakah tulang kita sehat, Osteopenia atau Osteoporosis.

Kepadatan Tulang.jpg

Dikatakan tulang Sehat jika hasil nya < 1, dikatakan Osteopenia jika hasilnya diantara 1 s/d 2,5 dan Osteoporosis jika hasilnya diatas > 2,5. Semula saya biasa saja, sampai ketika hasilnya keluar, kepadatan tulang saya berada dititik Osteopenia. 😦 Ini apa karena mengandung kata ‘Nia’ pada Osteopenia yak? *abaikan*

Wanita beresiko 4x lebih tinggi dibanding pria untuk terkena Osteoporosis sesuai data International Osteoporosis foundation pada tahun 2014. Dan meningkat untuk Wanita Hamil, Menyusui serta Menopause. Maka, ketika ada salah seorang teman saya, wanita, masih single, ia terkena Osteoporosis membuat saya dan teman-teman lain keheranan. How come?

Nutrisi dan Gizi salah satu penyebabnya. Dengan banyak sekali asupan makanan yang tersedia dengan mudahnya, membuat kita suka terlena dengan kandungan gizi dan nutrisi didalamnya. Konsumsi Junk Food, makanan cepat saji. Sampai tak lagi peduli pada kandungan gizi.

Continue reading

Advertisements

Filosofi & Jelazah Gizi dari sebuah Rendang

552a0fd86ea83406668b4567

Ada yang pernah menonton film Cita-citaku setinggi tanah? Adalah Agus salah satu Pemain Utama dalam film itu, kebingungan ketika disuruh menyelesaikan tugas sekolahnya; mengarang tentang Cita cita.

Ketiga sahabatnya bercita cita seperti kebanyakan anak lainnya; Sri ingin menjadi artis, Jono ingin menjadi tentara, Puji ingin membahagiakan orang lain. Sementara Agus? Cita citanya sederhana. Ingin makan di restoran padang. :’) Ayahnya hanyalah seorang kuli di Pabrik Tahu, sementara Ibunya ibu rumah tangga yang mahir dalam membuat tahu Bacem. Bagi Agus, makan di restoran padang itu keren. Kita akan diperlakukan bak Raja. Semua makanan disajikan didepan mata. Jika kita butuh apa-apa, tinggal menunjuk jari, maka pelayan akan menghampiri kita.

Agus berusaha keras untuk memenuhi cita citanya ini, ia membantu ayahnya, berjualan, merepotkan semua teman temannya, demi menikmati menjadi raja disebuah restoran padang.

“Cita citamu itu rendah, tapi bikin susah” begini celutuk salah satu sahabat Agus. 😀 Continue reading