Monthly Archives: April 2020

KETERAMPILAN YANG DIPELAJARI SAAT #DIRUMAHAJA.

Tema hari ke-11 yang membuatku insecure. :))))

Apa dong yha. Selain rebahan, wfh tanpa mandi. drakoran dan baca buku sepanjang masa mah ga keterampilan yah.

Hem, rajin bikin cemilan sore sendiri. Gong-nya sih bikin kue gabus, ngadonnya pake tangan manual. Kapan lagi Nia segala beli tepung tapioka dan ngadon keju untuk di jadiin cemilan. Btw, ku ga terlalu doyan keju, tapi kalo bikinan sendiri yang kemudian jadi kue gabus sih suka. Muehehe.

Kue Gabus

Ini lagi dalam pertimbangan untuk membeli oven dan hand mixer perkara penasaran pengen bisa bikin kue seprit sendiri untuk lebaran. Ahahah.

Continue reading

APLIKASI BERMANFAAT SELAMA #DIRUMAHAJA.

Aduh, ini temanya bingung bingung rancu. Bermanfaat alania bisa jadi belum atau ndak ada manfaatnya di kamu, tapi gapapa yaa. Kali aja, kesukaan kita samaan XD

Ini aplikasi ada yang sudah kupake dari jaman sebelum #dirumahaja. Jadi selama pandemik ini ya tetep dipake.

Kebutuhan Streaming :))))

Screenshot_20200429-152918_One UI Home

YAUDA TAUKAN. haha. Apalagi kalau ga buat nontonin drama korea, film Indonesia yang masuk Netflix, serial Friends. Kenapa kudu ada viu juga, karena ga semua drakor masuk di Netflix, ada yang di Viu juga. Terus, kalo lagi mau bikin resensi drakor, dari Viu bisa di ScreenCapture, di Neflix ga bisa 😀 Continue reading

KEBAIKAN BERBAGI, TERGANTIKAN BERTUBI-TUBI.

Saya tumbuh dari ayah bekerja dan ibu full menjadi ibu rumah tangga. Kehidupan kami dicukupkan, tidak berlebihan tidak juga kekurangan. Meski akhirnya kami tahu, Ayah kami cukup ‘ngos-ngosan’ menafkahi keluarga sehingga ia memutuskan untuk mengambil pensiun sebelum masa purna baktinya tiba.

Ibu saya sering membuat nasi kotakan yang kemudian meminta kami anak-anaknya untuk mengantarkan nasi kotak itu ke Panti Asuhan yang terletak ga jauh dari rumah kami. Continue reading

SESERUAN #DIRUMAHAJA.

Wogh! Memasuki hari ke-9 #30Ramadan2020, challenge 30 hari menulis dari Blogger Perempuan. Semoga Nia istiqomah yhaaaa. :’)

Hari ini temanya tentang kegiatan seru selama dirumah aja. Berat nih, secara jaman gini apasih yang paling seru selain mainin gagdet seharian. :))) Perkara dirumah ku tinggal bersama orang tua dan adik-adik, dan kami lebih sering asik sendiri dengan gawai masing-masing. Hal seru yang kami lakukan sejauh ini adalah;

BBQ-AN DIRUMAH.

Setahun terakhir, mengikuti acara kantor, ku sering makan di gerai All You Can Eat kaya Kintan, Shaburi Buffet, Hachi Grill dan Hanamasa. Bikin ku ketagihan, dan dikit dikit rindu makan daging gitu gitu, palagi kalo abis drakoran. Continue reading

TIPS BETAH DIRUMAH?

Di musim lagi begini, dirumah harusnya udah ga pake tips lagi lah ya. Wong mau ga mau kita harus terima keadaannya.

Tentu saja tips saya akan berbeda dengan tips teman-teman, karena kebutuhan kita yang berbeda-beda. Tapi kalo untuk saya yang udah lebih dari 30 hari lebih dirumah dan merasa baik baik aja, adalah tidak lain dan tidak bukan karena;

LISTRIK DAN INTERNET! HAHAHAHA.

Alhamdulillah, duh ga kebayang ya di masa pandemik gini kejadian lagi gangguan listrik yang kaya beberapa bulan lalu itu. Continue reading

KALAU COVID-19 BERAKHIR, AKU MAU…

Ingin berandai-andai sebentar meski hari ini nonton berita bahwa penerbangan domestik mulai tidak terbang sampai bulan Juni 2020. Hal ini menyusul kereta api yang sudah duluan berhenti  operasionnal. Busnya juga kabarnya demikian.

Bulan Ramadhan menjelang lebaran adalah bulannya para pemilik bisnis transportasi. Karena disinilah orang akan berbondong bondong wara wiri atas nama mudik. Sebuah kebiasaan yang hanya Indonesia yang punya. Harusnya, hari hari gini berita yang kita terima tentang harga tiket yang mahal, kehabisan tiket kereta api dsb. Namun yha, gegara Covid-19, untuk pertama kali (seumur hidupku) tradisi Mudik tidak akan ada ditahun ini. Huhuhu.

Tuhan pasti punya rencana lain :’) Continue reading

REBUTAN BELI MASKER.

Kita semua tahu kan ya, gimana Masker tiba-tiba jadi barang mewah diawal awal Covid-19 masuk ke Indonesia. Harganya yang tiba-tiba melonjak naik. Belum lagi ada aja orang yang berniat tidak baik. Salah seorang teman, membeli masker untuk kebutuhan donasi, eh ditipu aja dong. Yang dateng bukannya masker, malah sampah 😦

Jauh sebelum sekarang ini, saya udah punya masker kain. Tentu masker ini saya gunakan untuk melindungi diri sendiri dari tidur yang seringkali suka mangap. Saya ini pelor. Duduk sebentar di KRL, bisa tidur lep nyenyak, even cuma jarak 1 stasiun yang paling lama ga sampe 10 menit. Kalau ke bandara ngejar First Flight, duduk mamenit di dalam Bus, lep, bangun bangun udah di Soekarno Hatta. Continue reading

RAMADHAN DENGAN SOCIAL DISTANCING.

Marhaban ya Ramadhan. Alhamdulillah kita dipertemukan dengan bulan Ramadhan. Dikasih umur. Dikasih sehat.

Euforia Ramadhan selalu menemani kita dengan;

Iklan sirup dan Indomie. Dari Sabang sampai Maraukeeeeee, dari apa sampai pulau rote. Indomie Selerakuuu. Ini kalau uda ada beginian di tipi tanda bulan ramadhan sebentar lagi. Dilanjutkan dengan beraneka rasa sirup marjan yang digadang gadang disiapkan untuk menu berbuka puasa.

Antrian buka puasa bersama. Saking padetnya, puasa juga belum hari hari jadwal buka puasa bersama udah ada. Dari temen kantor, alumni kampus, alumni sekolah, geng nongkrong, geng mantan teman sekantor. Bener-bener waktu yang menyenangkan buat Silaturahmi. Continue reading

YANG KULAKUKAN AGAR TERHINDAR DARI CORONA.

Salah satu tujuan besar bersama kita semua saat ini adalah untuk putuskan rantai penularan Covid-19. Biar ga nambah lagi kasusnya, biar ga nambah lagi yang meninggal dunia.

Tapi tentu saja kita sadari bersama bahwa, tidak semua orang bisa #dirumahaja. Banyak orang yang mengandalkan rezeki pada pendapatan harian. Banyak orang yang mengandalkan gajian, tetapi kantornya tetap harus beroperasi dimasa pandemik ini sehingga harus tetap berpergian.

Lantas, langkah preventif apa yang bisa kulakukan untuk pencegahan covid-19 ini. Continue reading

KITA BERSAMA, LAWAN CORONA!

Kondisi sekarang ini, beneran diluar dugaan kita semua yakan. Kaya semua yang tiba-tiba. Tiba tiba ada virus ga tau wujudnya kek apa, tapi merepotkan banyak orang.

Kakakku di PHK. Beliau freelancer di salah satu perusahaan E-Commerce.

Sahabatku hanya mendapatkan Upah pokok aja. Beliau kerja di Wedding Organizer.

Temenku digaji 50%. Ia bekerja di rumah sakit swasta yang bukan rujukan Covid-19. Pasien rawat jalan menurun drastis.

Uwa-ku sebagai pemilik villa, langsung sepi pelanggan. Karena sama sekali tidak ada kunjungan. Continue reading