Tadinya, saya mengira One Day Fun Doing Fun goes to Bandung menutup rangkaian kegiatan Charity saya di tahun 2015. Sampai kemudian, Putri, teman sekamar saya yang sekaligus teman yang pertama kali repot bareng saya di Pilot Project, One Day Fun Doing Fun pertama kali di Jakarta, menikah di akhir tahun dan resepsinya di Yogyakarta.
Lantas, bukan karena mengharap dia akan kembali membawakan #ODFDF, sehingga saya memutuskan untuk memboyong kegiatan ini ke kota gudeg tersebut. Saya mengincar teman-teman semasa kuliah yang rencananya akan reuni di resepsi pernikahannya Putri.
‘Mungkin, seru, selain reuni di nikahan Putri, kita reuni juga dalam wadahnya #ODFDF ini.’ Pikir saya. Ditambah, temen-temen saya ini jugalah yang selama ini support saya dalam hal donasi. Nah, untuk mencari Panti Asuhan serta tempat, saya minta bantuan sahabat sedari SMP saya, yang masih menempuh pasca sarjana-nya di Yogya. Semestapun mendukung semuanya. Saya menyelesaikan pamflet, menyebarkannya, mencari uang. Anti, sahabat saya, survey beberapa lokasi – mengirimkannya pada saya -, survey panti Asuhan, ancang-ancang goodie bag dsb.

Lantas, kenapa di Hutan Pinus? Sebenernya bagi saya yang penting, tempatnya rindang, nyaman, dan bukan di kawasan Panti Asuhan. Anti sempet merekomendasikan beberapa tempat makan, sampai Candi Boko. Haha.
Eh tiba-tiba, Ami, teman saya yang di Medan nanya, how to get Hutan Pinus. Saya juga jadi kepikiran, karena belum pernah. Saya coba koordinasikan sama Anti, dan akhirnya kami putuskan untuk di Hutan Pinus. πΒ Continue reading →