Menikmati sajian kuliner khas Sumatera Barat

Apalah arti jalan-jalan tanpa sempat menikmati sajian kuliner khasnya, ya kan? Hal ini hanya tidak bisa saya lakukan jika sedang jalan-jalan pada bulan ramadhan. Diluar itu, saya sempatkan untuk icip icip makanan khas daerahnya.

Indonesia itu indah bukan hanya karena pemandangannya, tapi karena bahasa daerahnya, dan juga aneka makannya. Setuju dong?

Jadi, pas perjalanan ke Sumatera barat kemarin, selain hunting tempat untuk dikunjungi, saya juga nyari informasi makanan apa yang patut dicoba, secara ya, dimana-mana yang namanya restoran padang itu selalu ada ajaaa di seantero nusantara, dan (seringkali) jadi penyelamat rasa kalau lidah ga sreg sama makanan daerah πŸ˜€

Baca: 4 Pulau di Padang Painan, Sumatera Barat.

Karena kemaren jalan-jalan ke Padang sekalian dengan ngunjungin nikahan, ada beberapa jam makan yang dilakukan ditempat kondangan. Inilah beberapa tempat makan yang sempat saya datengin ketika di Sumbar. Continue reading

Akhirnya bermalam di Summerbird – Bed and Brasserie, Bandung

Sudah lama Summerbird – Bed and Brasserie ini berseliweran di timeline instagram saya, beberapa kali weekend gateway ke Bandung dan menghubungi hotel ini selalu saja full booked.

Sampai akhirnya, kemarin ketika pilkada diliburkan secara nasional, saya langsung kepikiran untuk ke Bandung. Ditambah di weekend sebelumnya saya habiskan untuk bekerja. Saya butuh refreshing meski ya cuma sehari.

Langsung deh, booking hotel ini. Alhamdulillah, masih banyak! Jadi masih punya waktu untuk liat tipe kamarnya apa aja, dan kepengennya dimana. Saya tertarik untuk kamar tipe Scandinavian. Dan akhirnya memesan itu.

Summerbird – Bed and Brasserie ini dekat dengan stasiun kereta api. Cukup berjalan kaki kira-kira 1 km untuk bisa kemari. Tenang, didukung udara bandung yang dingin, tidak akan kerasa lelah. πŸ˜€

Dari luar tampak biasa saja, seperti Continue reading

Medi-Call, Healthcare in your hand!

medicall

Setiap tahun, di divisi saya yang sekarang, kami selalu memiliki agenda untuk outing. Mulai dari Yogyakarta, Bandung, Puncak dan Bali. Tahun lalu, saya diminta untuk meng-handle seluruh rangkaian acara dari mulai pemesanan tiket, hotel, makan sampai dengan itenary perjalanannya. Kebetulan, tujuan kami adalah Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Semuanya berjalan baik dan lancar, sampai suatu kejadian diluar dugaan terjadi di hari terakhir kami berada di Lombok, dan sedang berjalan-jalan menikmati desa Sade. Continue reading

[Charity Lovers] One Day Fun Doing Fun Batch #6 Goes to Garut.

*menarik napas dalam-dalam*

Alhamdulillah, masih bisa menginjak angka ke-6 dalam rangkaian kegiatan ODFDF. Setelah selama tahun 2016 hanya mampu mengadakan kegiatan ini sekali, dan sempat pesimis bahwa mimpi berkesinambungan akan selesai ditahun itu. Namun Tuhan berkehendak lain. Atas izinNya, kegiatan ini akhirnya bisa lagi dilaksanakan.

Mungkin ada yang belum tahu, ODFDF (One Day Fun Doing Fun) adalah kegiatan sosial yang mengajak para relawan untuk bermain bersama anak yatim, piatu dan dhuafa dalam satu hari diluar Panti Asuhan.

Baca: [Charity Lovers] One Day Fun Doing Fun Batch #5 Goes to Bogor

Masih ga percaya juga, bahwa ODFDF diadakan di kota berbeda seperti dengan Batch sebelumnya. Dikota dimana saya dan keluarga beberapa kali merayakan hari raya idul fitri. Disebuah desa yang ditempati oleh keluarga dari Mama.

Menikmati dan menghadapi ujian kesabaran selama diperjalanan.

banner-keb

Saya memesan sebuah mini bus untuk membawa kakak relawan dari Jakarta menuju Garut. Adapula yang jalan dari Majalengka, Bandung, Cileunyi dan Batam.

Sehubungan dengan tol cipularang yang tidak boleh dilalui bus, maka kami β€˜banting setir’ lewat tol cipali dan keluar di Subang. Semula yang dijadwalkan perjalanan akan memakan waktu kurang lebih 6 jam. Pada kenyataannya, kami menempuh perjalanan 13 jam. Tidak ada kata yang sanggup dilontarkan selain, mohon bersabar ini ujian. Continue reading

5 Tempat yang bisa dikunjungi di Taman Nasional Alas Purwo

“Besok, agenda kalian akan kemana?” Tanya Abangnya mas Sigit di malam kedua kami di Banyuwangi.

Hari pertama menyambangi Banyuwangi, saya dan ketiga sahabat langsung menyempatkan diri untuk melihat fenomena blue fire yang ada di Banyuwangi.

Baca: Menikmati fenomena alam yang hanya ada 2 didunia dari Kawah Ijen, Banyuwangi.

Tadinya, saya request ingin ke padang savana yang banyak beredar di Instagram. Yang katanya dikenal sebagai Afrika Van Java.

Namun, guide kami, Mas Sigit merekomendasikan untuk mengubah tujuan ke Taman Nasional Alas Purwo. Menurut beliau, di Padang Savana tersebut, sudahlah jauh, hanya memiliki satu spot foto saja. Sementara dengan mengunjungi Taman Nasional Alas Purwo, kita bisa mendapatkan banyak tempat dalam satu hari.

“Niatnya diluruskan, ya. Hanya untuk berwisata.” Tegasnya lagi. Setelah kami menginformasikan akan ke Taman Nasional Alas Purwo.

Barulah saya tahu, setelah googling sebentar bahwa taman nasional alas purwo adalah salah satu tempat yang sering dijadikan tempat untuk pesugihan. Continue reading

Melahap Rujak Soto ala Banyuwangi dan Menjejaki Air Terjun Telunjuk Raung

Setelah lelah mendaki demi pencarian Blue Fire di Kawah Ijen, kami kelaperan dan minta dicarikan tempat untuk sarapan. Fyi, dikawasan kawah Ijen hanya tersedia makanan ala ala naik gunung seperti pop mie dan gorengan.

Menjadikan Rujak Soto sebagai menu sarapan

Mas Sigit, selaku guide dan asli orang Banyuwangi mengajak kami untuk sarapan Rujak Soto. Rujak soto adalah salah satu kuliner khas Banyuwangi menyatukan antara Rujak cingur yang diberi kuah soto babat. Nah lho? Continue reading

Menikmati fenomena alam yang hanya ada 2 didunia dari kawah Ijen, Banyuwangi.

Kaya baru kemarin sore memutuskan untuk melupakan mimpi untuk menginjak Banyuwangi. Setelah berkali-kali berencana dan gagal melulu, saya mulai selow dan tidak lagi menggebu. Sampai pada waktu teman saya tiba-tiba ngajakin traveling, dan dengan impulsif nya, terjadilah pembelian tiket pesawat dan kereta api dalam sekejap mata.

And here we go, Banyuwangi!

Sudahlah ya, uang bisa dicari. Investasi memori kapan lagi. Pembelaan bagi orang yang baru saja kalap beli tiket ini.

Dulu, saya ingin ke Banyuwangi karena padang savananya, namun kemudian, saya diracuni untuk melihat fenomena alam yang hanya ada 2 didunia, salah satunya di Indonesia. Melihat blue fire. Jadi, blue fire adalah api biru yang muncul di tengah-tengah balerang didalam kawah ijen. Api biru, macam slogan kompor gas. Continue reading

Cafe untuk minum Kopi, dengan suasana seperti rumah sendiri

Ada Cafe Coffee shop baru nan seru dibilangan Binus, nih teman-teman. Setelah penasaran melihat postingan Mbak Ine dilaman Instagram dan Pathnya, saya pun menyempatkan diri untuk main-main ke Kolary Coffe.

Yep, sebuah kafe yang dilihat dari namanya mengandung banyak pilihan untuk ngopi. Untuk yang tidak mengonsumsi kopi seperti saya, jangan khawatir, banyak pilihan untuk tetap bisa menikmati tanpa harus memilih kopi.

Sejujurnya saya ga suka ngopi, namun suka menjajal tempat-tempat seru untuk menghilangkan penat after office hour. Secara sekarang tinggal jalan kaki jika mau pulang dari kantor. Rasa-rasanya aneh ga merasakan kemacetan menuju pulang. πŸ˜€ Continue reading

Welcoming 2017

*Melewati tahun 2016 dengan status yang sama.*

Eeaa.

Gimana acara pergantian tahunnya? Keluarga kami terbangun tepat 5 menit setelah pergantian tahun. Bukan untuk keluar menikmati fireworks, namun karena token listrik yang lupa diisi sehingga mati. Ibu saya, kalau yang namanya listrik mati langsung gelisah, beliau gelisah meresahkan kami serumah. Dilalahnya pukul 12 malem adalah waktu offline untuk membeli token via online. Adik saya mencoba ke Indomaret, namun sama saja. Alhasil satu jam pertama kami di tahun 2017 dihabiskan dengan menunggu waktu online untuk membeli token. Haha. Continue reading

Tentang melihat sesuatu hanya dari luar.

Kalau kata-kata dari quote yang bertebaran di media social mah, β€œdon’t judge books by its cover” bahasa jawanya itu, jangan menilai sebuah buku dari tampak depannya saja. Kita berlomba dan mencoba mengaplikasikannya quote tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Saya pun demikian.

Tapi ternyata, sepertinya saya belum mampu. Terbukti dengan ketika saya mendatangi sebuah Pantai Trigulasi yang berada didalam kawasan Alas Purwo di Banyuwangi.

Pertama kali memasuki area Pantai, saya langsung hopeless dan males. Sepi sih, hanya saja banyak sampah yang terdampar di bibir pantai.

pantai-triagulasi

Dan sayangnya mendung.

Continue reading