Category Archives: Sharing

Fakta-fakta tentang Nia

Memasuki Challenge hari ke-6; 5 Fakta Tentang kamu.

Seenggak-nya pertanyaan ini akan lebih mudah dijawab ketimbang pertanyaan tentang kelebihan dan kekurangan diri macam lagi assesment gitu. Jadi, inilah 5 Fakta Tentang Nia untuk menjawab tema menulis kali ini.

Tahun ini, berusia 28 tahun.

Sebagai anak kedua dari 4 bersaudara, saya memiliki 2 adik laki-laki dengan selisih umur 7 dan 8 tahun. Sering sekali saya ditegur oleh tukang parkir Indomaret karena suka peluk-peluk si Bungsu, “ga boleh pacaran” katanya. Muahahaha. Continue reading

Seneng pamer di Instagram, Sedih simpen Sendiri!

Iya sih engga semua, tapi kan kebanyakan gitu. Iya, ndak?

Maap sebut sebut Instagram, karena tema hari ke-5 adalah; Tentang Media Sosial.

Kalau sedang mellow, saya sering kok meratapi nasib dan mengutuki diri sendiri. Kadang bercerita ke salah satu atau dua orang sahabat untuk membuat perasaan sedikit lebih baik. Disisi lain, teman sepermainan yang ndak begitu kenal dekat sering sekali berkomentar, “duh, enaknya ya jalan-jalan terus”, “pengen deh kaya kamu yang waktunya produktif”. Continue reading

Learning by doing di BP Network

Tulisan di Hari ke-4; Kenapa bergabung di Blogger Perempuan Network? 

Dari belasan tahun menulis blog, yang saya tahu ya hanya menulis. Apa itu SEO, apa itu monetize Blog saya ga tahu, ga ngerti dan ga merasa penting. Ketika baca beberapa blog selebtwit pada tahun 2012-an, saya mulai mengenal yang namanya content placement dan endorsment dari Blog. Namun ketika itu saya berpikir, ya wajarlah ya selebtwit. Sempet gemes juga, atau baca cepat kalau doi/doski mulai nyebut-nyebut merk/brand.

Terus, karma does exist. Continue reading

Kenapa Alaniadita?

Day 3; Kenapa memakai nama Blog yang sekarang? 

Menginjak 13 tahun nge-blog, mulai dari multiply, blogspot, tumblr sampe sekarang pake wordpress udah berkali-kali saya gonta ganti nama akun blog. Anehnya, ndak ada yang inget ey. Muahaaha :)))

Sebelum alaniadita banget kayanya sempet pake nama niandita, sempet juga pake isnyajahh, duh monmaap, ternyata saya pernah alay! Sisanya blast lupa. Saking suka-sukanya ngasih nama tanpa filosofi dan sejarah apapun yang menggugah. Continue reading

Yang sering kubaca dari Blog

Mari beralih ke Challenge hari ke-2; Tema Blog yang disukai!

Seperti halnya makanan, Blog pun sama. Ku adalah Pembaca segala. Seringkali blog yang mengulas tentang tempat wisata atau kota yang ingin ku tuju. Biasanya ku google dengan keyword; “lokasi wisata/kota A Blog” Yha, selalu kutambahkan kata Blog dibelakangnya dengan harapan hasil pencarian langsung ke para Blogger. Selain biar real testimonial-nya, seru aja gitu baca baca referensi dari banyak orang untuk tempat yang ingin saya tuju. Continue reading

Tanpa Gadget.

Pernah ga sih merasa kesel sama diri sendiri karena saban hari kerjaannya main hape mulu? Beberapa bulan belakangan saya merasakannya. Muak aja gitu ngeliat notif, terutama whatsapp. Saya tergabung dibeberapa grup yang dilalahnya pada aktif. Mau left group, saya punya kepentingan tersendiri. Mau hiatus whatsapp, hampir pekerjaan saya di kantor koordinasinya melalui whatsapp.

Saya hampir ndak ngikutin perkembangan group, teman-teman yang berkepentingan akan japri saya jika ada sesuatu yang harus didiskusikan. Namun melihat notif yang sekian ribu lines dan puluhan chat itu bikin saya pusing sendiri dan jadi males plus sebel. Namun gemes karena ndak bisa ditinggalin.

Belum lagi media sosial, duh godaannya ya. Dari bangun sampai mau tidur lagi asa ga lepas tangan ini dari gadget. Continue reading

4th Anniversary One Day Fun Doing Fun

*bangun-bangun memasuki bulan November*

Tulisan ini harusnya dibuat dibulan lalu, dimana facebook mereminder sebuah memory tentang pertama kalinya One Day Fun Doing Fun dilaksanakan. Bener-bener ya waktu 4 tahun berlalu itu kaya baru kemarin.

4th Annive

ODFDF (One Day Fun Doing Fun) adalah kegiatan sosial yang mengajak para relawan untuk bermain bersama anak yatim, piatu dan dhuafa dalam satu hari diluar Panti Asuhan.

Saya inget banget, pada perhelatan pertamanya, Relawan ODFDF adalah teman-teman terdekat saya. Teman main, teman nongkrong, temen kuliah dan temen kerja. Emang niatnya, ingin silaturahmi dalam suasana yang berbeda. Tidak hanya nge-Mall dan tertawa-tawa.

Eh niat silaturahmi awal disana, malah menumbuhkan silaturahmi-silaturahmi lain yang ternyata teramat sangat menyenangkan 🙂

Ndak kepikir juga bisa konsisten menyelenggarakan sampai ke-7 kota berbeda dan mencoba berbagai ide baru dalam konsepnya. Untuk tahun ini sendiri, ndak main-main ke tempat wisata, tetapi main ke Mall untuk belanja baju lebaraan. Continue reading

Kentjan di Bumi Sampireun.

Kalau lagi kangen sama masakan sunda dengan tempat yang agak proper, makan di Bumi Sampireun bisa jadi salah satu alternatif. Sebelum ke Bumi Sampireun yang ada di Bogor, sebelumnya saya pernah makan ditempat yang sama, Telaga Sampireun di BSD. Semenjak pindah rumah ke Depok, PR banget kan yak kalau kudu ke BSD, Tangerang. Maka, ke Bogor menjadi solusi yang baik untuk memenuhi ke-BM-an. (*Banyak Mau). Continue reading

Menetralisir asam dan menjaga keseimbangan pH dalam tubuh dengan Pristine 8+.

Sebelum tinggal di Ibukota, saya lama tinggal di Batam dan Bandung. Dikedua tempat ini, akses kemana-mana cukup mudah. Di Batam dimana tempat dulu kami sekeluarga tinggal, saya bisa mengendarai sepeda motor, atau dianter jemput papa dan adik-adik. Di Bandung, meski belum ada motor, banyak sekali angkot yang bisa saya gunakan. Cukup mudah karena naik dan turun angkot relatif dari tempat pergi dan tujuan.

Pindahlah ke Jakarta, yang jika ingin aman, mudah dan murah pilihan transportasinya terletak pada Busway dan Commuterline. Mulai deh, bawaannya dehidrasi terus. Tau kan jembatan busway di Jakarta itu ndak ada yang pendek dan jarang sekali yang tanpa tangga. Begitu juga dengan Commuterline, duh yaa itu, naik turun tangga dan jalan cukup jauh dari gerbang ke peron udah jadi hal yang lumrah. Continue reading