Category Archives: Sharing

Medi-Call, Healthcare in your hand!

medicall

Setiap tahun, di divisi saya yang sekarang, kami selalu memiliki agenda untuk outing. Mulai dari Yogyakarta, Bandung, Puncak dan Bali. Tahun lalu, saya diminta untuk meng-handle seluruh rangkaian acara dari mulai pemesanan tiket, hotel, makan sampai dengan itenary perjalanannya. Kebetulan, tujuan kami adalah Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Semuanya berjalan baik dan lancar, sampai suatu kejadian diluar dugaan terjadi di hari terakhir kami berada di Lombok, dan sedang berjalan-jalan menikmati desa Sade. Continue reading

Cafe untuk minum Kopi, dengan suasana seperti rumah sendiri

Ada Cafe Coffee shop baru nan seru dibilangan Binus, nih teman-teman. Setelah penasaran melihat postingan Mbak Ine dilaman Instagram dan Pathnya, saya pun menyempatkan diri untuk main-main ke Kolary Coffe.

Yep, sebuah kafe yang dilihat dari namanya mengandung banyak pilihan untuk ngopi. Untuk yang tidak mengonsumsi kopi seperti saya, jangan khawatir, banyak pilihan untuk tetap bisa menikmati tanpa harus memilih kopi.

Sejujurnya saya ga suka ngopi, namun suka menjajal tempat-tempat seru untuk menghilangkan penat after office hour. Secara sekarang tinggal jalan kaki jika mau pulang dari kantor. Rasa-rasanya aneh ga merasakan kemacetan menuju pulang. πŸ˜€ Continue reading

Welcoming 2017

*Melewati tahun 2016 dengan status yang sama.*

Eeaa.

Gimana acara pergantian tahunnya? Keluarga kami terbangun tepat 5 menit setelah pergantian tahun. Bukan untuk keluar menikmati fireworks, namun karena token listrik yang lupa diisi sehingga mati. Ibu saya, kalau yang namanya listrik mati langsung gelisah, beliau gelisah meresahkan kami serumah. Dilalahnya pukul 12 malem adalah waktu offline untuk membeli token via online. Adik saya mencoba ke Indomaret, namun sama saja. Alhasil satu jam pertama kami di tahun 2017 dihabiskan dengan menunggu waktu online untuk membeli token. Haha. Continue reading

Selamat hari Relawan Sedunia untuk kamu yang telah Rela menjadi Relawan.

Dear Kakak Relawan One Day Fun Doing Fun,

Kemarin pada tanggal 5 Desember 2016, ketika dunia sedang merayakan hari Relawan, yang saya ingat adalah kakak-kakak yang selama ini membantu & mendukung salah satu aktivitas yang saya sukai, berbagi bersama Adik-adik yang masa kecilnya ingin kita selipkan kebahagiaan ditengah-tengah ketidaksempurnaan hidup mereka.

Saya ingat pertama kali saya memberanikan diri menyiapkan segala printilan demi sebuah kegiatan berbagi ini yang kemudian saya beri nama; One Day Fun Doing Fun, tentu saja bermakna satu hari yang senang dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan. Saya bersama Putri, menyiapkan segala kebutuhan untuk hari H ditengah donatur yang masih maju mundur. Continue reading

Balada drama Wanita; Belanja.

Pernah melihat sebuah Meme tentang perempuan yang bilang kalau, Perempuan itu beli barang, beli aja dulu, dipake kapannya gimana nanti. Semula sih saya cuek ya, karena ga hobi belanja yang gimana juga. Sampai pada suatu hari..

Mendadak saya harus mengikuti training dan saya (merasa) ga punya baju. Haha. Kemudian, saya memutuskan untuk ‘lari’ ke sebuah Mall after office hour. Membelah tenant dan mencoba mencari baju yang saya rasa pas untuk dipakai training. Dan ga selera dong! Saya muter muter ada kali 2 jam, dan ga satupun baju yang saya pengen beli.

Rasanya gemes gemes sebel. Ya gimana, emang ga mood = tidak menghasilkan barang yang bias dibawa pulang. Continue reading

Saatnya sadar Gizi dan Nutrisi untuk para (Calon) Istri

Beberapa minggu yang lalu, di perusahaan tempat saya bekerja diadakan pemeriksaan tulang. Saya belum pernah coba nih, check kepadatan tulang begini. Mekanismenya kaki kita di jepit pake alat yang kemudia alat tersebut akan memberikan informasi apakah tulang kita sehat, Osteopenia atau Osteoporosis.

Kepadatan Tulang.jpg

Dikatakan tulang Sehat jika hasil nya < 1, dikatakan Osteopenia jika hasilnya diantara 1 s/d 2,5 dan Osteoporosis jika hasilnya diatas > 2,5. Semula saya biasa saja, sampai ketika hasilnya keluar, kepadatan tulang saya berada dititik Osteopenia. 😦 Ini apa karena mengandung kata ‘Nia’ pada Osteopenia yak? *abaikan*

Wanita beresiko 4x lebih tinggi dibanding pria untuk terkena Osteoporosis sesuai data International Osteoporosis foundation pada tahun 2014. Dan meningkat untuk Wanita Hamil, Menyusui serta Menopause. Maka, ketika ada salah seorang teman saya, wanita, masih single, ia terkena Osteoporosis membuat saya dan teman-teman lain keheranan. How come?

Nutrisi dan Gizi salah satu penyebabnya. Dengan banyak sekali asupan makanan yang tersedia dengan mudahnya, membuat kita suka terlena dengan kandungan gizi dan nutrisi didalamnya. Konsumsi Junk Food, makanan cepat saji. Sampai tak lagi peduli pada kandungan gizi.

Continue reading

Rula Creative Hub Batch 1

Jadi ceritanya, 3 bulan terakhir ini saya mengikuti kelas belajar menulis yang diadakan oleh RulaWoman. RulaWoman sendiri adalah portal media online yang memiliki misi menciptakan konten inspiratif, kreatif, yang memberdayakan semua orang, memberi ruan dan kesempatan untuk perempuan khususnya aktualisasi diri, berkarya, berbicara, dan berbagi.

Konten yang ada di Rula terbagi kedalam 7 Segmen, Health & Lifestyle, Beauty and Fashion, Career & Business, Financial, Relationship, Inspiration dan Men’s Corner.
Ada 2 Speakers yang membuat saya akhirnya mendaftarkan diri; Ollie, yang saya tahu adalah Founder dari nulisbuku.com dan menulis puluhan Novel, serta aktif dalam media Sosial. Kemudian, Henry Manampirig, saya mengenal beliau dari salah satu kelas Akademi Berbagi di Jakarta tentang Branding.

Setelah mengikuti kesemua sesinya, saya jadi mengidolakan semuanya! Mas Acha, Mba Oney, Mba Iwed. Workshop ini diadakan di Gedung Indosat, setiap 3 minggu sekali dalam kurun waktu 3 bulan. Pada bulan pertama, kami diberi tantangan untuk nulis setiap hari! 30 Days Challenge dengan tema yang sudah ditentukan. Sukses bikin saya di seminggu pertama nulis sehari satu artikel, minggu kedua, 2 hari satu artikel, minggu ketiga vakum dan minggu keempat mengejar setoran jungkir balik dan blog ini terabaikan dengan sukses. Haha.

Pada bulan kedua dan bulan ketiga, setoran artikel hanya 10 perbulan which is lebih selow dan bisa nyambi nyambi sambil ngisi blog ini juga. Kalau mau baca-baca artikel saya yang sudah publish bisa diintip disini.

creative-hub-pertemuan-pertama

Pertemuan Pertama

Pada pertemuan pertama, Mba Ollie mengisi materi mengenai Bagaimana membuat tulisan agar menjadi Viral di Media Sosial, bagaimana melihat apa yang sedang happening, membuat judul yang β€˜mengundang’ dan content yang menjawab keresahan pembaca. Continue reading

Jadi, Kapan?

odfdf

Jujur saja, setahun belakangan ini generasi kelahiran 90-an pasti baper deh kalau ditanyain tentang ‘kapan?’ Entahlah itu Kapan Nikah, atau Kapan Hamil. Saya baru tahu rasanya sampai males lebaran dirumah saudara. πŸ˜€ Sampai ngancem lah sama orang tua, kalau lebaran di rumah saudara saya mau traveling aja. Ternyata, Kapan yang seringnya ditanya oleh saudara jauh itu traumatik buat saya. Muehhehe.

Belakangan ini, ternyata ‘Kapan?’ tidak hanya tentang kapan menikah, mulai merembet ke ‘Kapan One Day, lagi?’ Ternyata, rasa kesel gemes nya sama seperti ditanyain Kapan Nikah. :)))

One Day Fun Doing Fun adalah salah satu aktivitas sosial yang saya rintis 2 tahun yang lalu. Pada awalnya, hanya ingin meneruskan apa yang dulu pernah saya lakukan di Bandung. Kemudian, menjadikan Jakarta sebagai Pilot Project aksi ini. Eh keterusan, sampai roadshow di beberapa kota. Dari awalnya hanya teman dekat yang ikutan, merembet ke temen temennya temen. πŸ™‚

Saya inget, di One Day Batch 3, salah dua orang teman dekat dengan rela menyumbangkan dana yang cukup lumayan agar One Day Fun Doing Fun bisa dilaksanakan kembali. “Lagi galau, butuh hiburan” kata mereka. Mengetahui bahwa kegiatan ini menjadi salah satu moodboster untuk mereka, tentu saja buat saya merasa di hargai. Apa yang sudah saya kerjakan sampai hari ini, positif untuk mereka. Perjuangan mencari dana, relawan dan Panti Asuhan terbayar.

Kemarin, salah seorang relawan mengirimi sebuah pesan screenshoot dari seorang temannya, “eh kapan main bareng sama anak yatim lagi? pengen ikutan.” Saya pun Baper, lagi. Bagi saya, penghargaan tertinggi untuk kegiatan ODFDF ini bukan dari ucapan terimakasih ketika hari pelaksanaan, lebih dari pada itu, ketika mereka menagih untuk kembali lagi diadakannya kegiatan itu.

Dan rasanya .. bahagia πŸ™‚

https://www.instagram.com/p/BIYA5a3gScw/

Omong-omong tentang penghargaan, banyak ragam bagaimana kita menaruh penghargaan untuk seseorang. Bisa berupa minta maaf, terimakasih atau minta tolong, karena menghargai seseorang itu bisa jadi lebih tua atau lebih benar daripada kita. Hehe.

Dan mediumnya pun beraneka ragam, ya. 3 tahun belakangan ini, kantor saya suka ngasih voucher belanja Sodexo untuk lebaran. Karena banyak banget Merchant Sodexo-nya dan saya bingung mau dibelanjakan apa. Saya kasih lah Voucher itu ke Ibu saya, seluruhnya.

Saya bilang pada Ibu saya, terimakasih sudah mengizinkan saya untuk kerja di Ibukota. Vouchernya mungkin ga seberapa, tapi rasa sayang saya tak terbatas. πŸ™‚

sodexo

Voucher kesayangan Mama

Pada saat itu, kebetulan Ayah saya hendak mudik ke kampung halamannya di Malang, oleh Ibu saya, Voucher itu digunakan untuk membeli buah tangan yang dititipkan pada Ayah. Dua bulan berselang, Nenek saya meninggal dunia. Hal yang pertama kali ibu bilang ke saya adalah, ‘Alhamdulillah voucher kamu bermanfaat, ya. Setidaknya sudah sampai dan barang yang dikasih berguna untuk nenek kamu.’

Ibu saya merelakan voucher yang sudah menjadi haknya ya tidak lain, karena beliau memberi penghargaan pada ibu mertuanya. Yang telah membesarkan pendamping hidupnya. πŸ™‚

Jika menghargai orang lain sedemikian mudah, sudah semestinya kita jauh lebih bisa menghargai diri kita sendiri. Dari penghargaan itu, kita bisa menilai Achievment yang sudah kita dapatkan, kegagalan apa yang harus dikoreksi dsb. Karena tidak dipungkiri, apa saja yang kita kerjakan, apa yang kita usahakan, pada akhirnya untuk di hargai. πŸ™‚

Setelah semua jerih payahmu di hargai, Jadi, Kapan?

..

..

One Day Fun Doing Fun lagi πŸ˜€

LEBAY.

Mumpung masih dalam bulan Syawal, tiba-tiba kepengen ngebahas tentang Lebaran. Banyak hal yang kita dan orang-orang persiapkan untuk menyambut hari kemenangan, bukan? Mulai dari euforia mendapatkan THR, belanja baju lebaran, bikin kue kering, menyiapkan THR untuk keponakan sampai hal yang paling seru dan hanya ada di Indonesia, Mudik.

Kemudian pada Ied-Day, linimasa media sosial ramai dengan postingan Menu Lebaran, Family Potrait, dan hebohnya mudik melalui tol Brexit. πŸ˜€

Pernah menyadari engga, ditengah hari kemenangan yang selalu bikin kita happy karena akhirnya bisa bebas makan enak, silaturahmi saudara , dan berlomba-lomba upload foto #familypotrait, ada banyak orang yang gigit jari karena sirik? karena tidak bisa menikmati lontong dan opor? boro boro dapet THR, sungkem sama siapa aja bingung.

IMG-20160622-WA0001

Continue reading

Eid Mubarak.

Halo hai!

Ada yang sudah masuk kerja lagi? Saya sudah nih dari kemarin. Sukses hanya 6 orang yang masuk dari total satu divisi 20 orang πŸ˜€ Gimana lebaran & ‘lebaran’ nya?

Seperti yang saya ceritain sebelumnya, kalau tahun ini saya, papa dan Mama lebaran di Malang, di kampungnya Papa. Sementara kakak di Sumedang, dan 2 adik saya di Garut. Haha. Iya, tahun ini keluarga mencar-mencar nih lebarannya.

Terakhir lebaran di Malang bareng keluarga full team, 9 tahun yang lalu. Kami mudik naik mobil dari Bandung. Seru banget. Karena waktu itu belum macet kaya sekarang, dan kita bisa mencicipi posko mudik dengan leluasa.

Nah, setelah itu, lebaranan gantian kalau engga di Garut/Bandung ya di Batam. Setelah 9 tahun banyaaak banget perubahannya, terutama di nambah adik sepupu. Haha. Saya jujur happy banget nih, lebaran tahun ini. Berasaaaaa banget silaturahminya, kalau lebaran di Garut, biasanya abis ied, sungkem dan makan, kita tidur. :))) Kalau di Batam, mama papa sering dituakan sehingga sering nerima tamu. Di Malang, kami ngider ke semua sodara2 papa. Saya sempet kaget, ternyata setelah ditotalin, saya punya 18 orang sepupu dari keluarga papa. Iya, delapan-belas. Mana saya urutan ke 3 tertua, sehingga merasa punya tanggung jawab memberikan mereka THR. haha.

Lebaran di Malang

Lebaran di Malang

Continue reading