Category Archives: Traveling

Museum Kata Andrea Hirata

Pada Januari 2013 lalu, ketika saya berjalan-jalan ke Belitung, yang terpikir oleh saya hanyalah mengunjungi tanjung tinggi dimana Ikal berlari-lari dan ngopi cantik di Manggar, kawasan 1000 kopi.

Pada perjalanan ke Belitung Timur yang memerlukan waktu sekitar kurang lebih 3 jam dari Tanjung Pandan, Mas Alim, guide kami ketika itu, mengajak ke tempat yang tidak saya rencanakan sebelumnya. Museum kata Andrea Hirata. Buat saya, ini semacam surprise. 🙂

Museum Kata Andrea Hirata ini adalah museum sastra pertama di Indonesia, yang tentu saja isinya tentang karya dan tentang kata. Suka deh konsepnya. Sederhana namun ciamik. Continue reading

Tips Nenda Di Pulau Seribu

3 tahun yang lalu, saya punya pengalaman buruk menarik ketika nenda di Kepulauan Seribu. Ceritanya, pernah saya tulis disini. Nah, kemarin, dalam rangka icip icip Berlayar dengan Sabuk Nusantara 46, saya pun memilih untuk kembali nenda.

Kami memilih turun di Pulau Pramuka. Setelah googling & browsing, ada 2 pilihan tempat yang bisa kami pilih untuk nenda. Pulau Karya & Pulau Semak Daun. Dari segi biaya, lebih murah Pulau Karya, karena tinggal menyebrang dengan kapal motor seharga Rp. 4,000,- sekali jalan. Sementara, menuju Pulau Semak Daun, kita harus menyewa satu buah kapal seharga Rp. 250,000,- an (untuk < 5 orang)

Dengan semangat hemat, tentulah ya kami memilih Pulau Karya. Dalam perjalanan, saya sempat melihat restoran diatas laut, dan iseng nanyain ke pak supir kapal nya, itu apa dan berapa kalau makan disitu. Beliau pun menyambut baik dengan, “save aja nomer saya. Nanti malem kalau mau makan disitu, saya jemput dan saya antar.” Continue reading

Berlayar bersama Sabuk Nusantara 46

Ada kabar baik untuk travelers yang suka atau ingin menyambangi Kepulauan Seribu. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memberikan satu kapal perintis untuk membawa penumpang dari Pelabuhan Sunda Kelapa ke Kepulauan Seribu. Pulau-pulau yang saat ini menjadi tujuannya adalah Pulau Untung Jawa, Pulau Pramuka, Pulau Tidung (upcoming) dan Pulau Kelapa.

Tarifnya jauh dibawah kapal yang biasa kita gunakan dari Pelabuhan Muara Angke. Rp. 15,000,- saja sekali jalan per-orang. As we know, kapal dari Muara angke – Kepulauan seribu sekitar Rp. 40,000,- – Rp. 50,000,- sekali jalan. Kan lumayan jauh kan, ya? PP di Sabuk Nusantara aja, tidak sampai sekali jalan naik kapal nelayan 😀 Continue reading

Berburu Makanan di Cirebon

PhotoGrid_1456476525808

Dalam rangka liburan panjang dan menepis kebosanan di ibukota, saya kemarin menyempatkan diri untuk berjalan menjauh sedikit. Kota ini, yang sering dilewati Kereta Api jurusan Semarang, Yogyakarta & Solo. Tidak sejauh ke Purwokerto, tidak pula sedekat ke Bandung, dialah Cirebon.

Ini kali pertama saya menginjakkan kaki di Cirebon, dan tentu saja pengen dong nyobain makanan khasnya. Yuk intip, saya kemarin berhasil nyemil, makan siang dan makan malem apa selama di kota ini; Continue reading

What’s on Your Bag?

Saya tidak hobi OOTD (Outfit Of The Day), dibanding OOTD, saya lebih sering pamer sedang ada dikota apa dan lagi ngapain. Sampai suatu hari, ada salah seorang teman saya bertanya, “Ni, tas lo isinya apa aja sik? kayanya ga pernah ganti, ya?”

Seketika saya baru sadar, seringkali saya upload foto dengan ransel tas yang sama. Saya selalu menamainya ransel ajaib. Karena disitulah semua ‘harta’ saya, jikalau sedang traveling. Lebih simple dengan satu tas ransel, yang gampang di bawa kemana-mana. Dan ini lah barang-barang yang tersembunyi dibalik tas saya. (Diurutkan sesuai abjad) Continue reading

Menikmati Sejuknya Baturaden dari Green Valley Resort

Sebelum saya Jalan-jalan ke Objek Wisata Baturaden dan Pancuran Pitu, saya terlebih dahulu ngubek-ngubek cari hotel didaerah Baturaden. Sebelumnya, kang Mas uda nyampe duluan bareng temen-temennya, uda dapet penginepan juga, namun ketika beliau Share bentukan tempat tidurnya, sungguh bikin saya tak berselera. Haha.

Saya kekeuh mau nyari hotel sendiri. :p Setelah menelusuri sepanjang jalan menuju Baturaden, saya terpikat dengan hotel ini. Green Valley Resort.

GreenValley3

Penilaian pribadi saya ketika itu sih, hotelnya tampak modern, baru, terawat, bersih, hijau dan tidak remang-remang. (baca: tips booking Online Hotel Ala Nia)

Saya sempet juga sambil jalan, sambil browsing hotel ini bagaimana. Sayangnya, saya tidak booking online, karena jauh dari mesin ATM. hehe. Padahal, selisihnya lumayan bisa sampai Rp. 150,000,- #perempuanperhitungan 😀 Continue reading

Main Air di Pancuran Pitu, Baturaden

Setelah puas olahraga kaki main main di Objek Wisata Baturaden, keesokan harinya saya jalan jalan ke Pancuran Pitu. Kali ini ditemani oleh mbak Ana, teman yang semasa dulu pernah hampir traveling bareng ke Dieng.

Sebelum sampai di lokasi, kami berdua sempet mengalami insiden jatoh dari motor. Motor matic, dengan tumpangan saya membawa tas ransel segede-gede gaban, mungkin yang menyebabkan Mbak Ana kurang seimbang, mengakibatkan terjatuhlah kami. Beruntung, saya tidak kenapa-kenapa. Hanya Mbak Ana yang luka… di jidat. >,<

Pancuran Pitu1

Saya dan Mbak Ana dengan bukti Jatoh yang sah. 😦

Pancuran Pitu agak sedikit jauh dari Objek Wisata Baturaden, dengan harga tiket masuk sama, Rp. 10,000,- saja.

Lantas, ada apa disini? Continue reading

Piknik Asik di Baturaden

Ketika pertama kali diajak Jalan-Jalan ke Purwokerto sebagai early birthday gift, saya senang bukan main. Gimana engga, Purwokerto adalah kota kelahiran saya, dimana selama 25 tahun saya ga pernah tahu isi dalemnya apa aja. Yang saya ingat, saya pernah sarapan pagi di sini ketika ke Dieng pertama kalinya tahun 2012. Pagi itu saya sempat, texting ke Ayah saya, mengabari kalau saya sedang berada di tanah kelahiran. 🙂

Pada Mei 2014, saya kembali lagi ke Dieng, bedanya kalau dulu saya naik Elf dari Jakarta, sekarang naik Kereta Api, dan transit di Stasiun Purwokerto.

Jadilah sampai di Purwokerto, saya research sama temen SMA saya yang kuliah di Universitas Soedirman, Purwokerto. Well, dia nyaranin ke cafe cafe ala kekinian, dan merekomendasikan untuk ke Baturaden.

Kalau Bandung punya Lembang, maka Purwokerto punya Baturaden. Tempatnya sama-sama dingin, tidak begitu jauh dari kota, dan bisa berwisata! Continue reading

[CharityLovers] One Day Fun Doing Fun Goes To Yogyakarta (2)

Keseruan kegiatan #ODFDF Yogyakarta, saya ceritakan di postingan ini. Keluar dari Pekarangan tempat wisata Hutan Pinus, kami melipir ke tempat dimana kami akan makan siang bareng.

Having Lunch di Bumi Langit.

Anti mengajak saya untuk makan siang di Resto Bumi Langit. Salah satu tempat makan yang tidak jauh dari lokasi Hutan Pinus. Awalnya saya agak sedikit ragu, karena tempat makan ini no MSG. Sehat banget, kan? Anak-anak suka engga ya? Kemakan engga ya? Apa mereka lebih suka KFC? :)))

IMG_5127 copy

dan ternyata tempatnya kece! Dari sini bisa lihat Jogja dari ‘atas’.

Katanya sih, kami akan diberikan satu pendopo sendiri. Nyatanya, kami digelarkan tikar dibawah, dimana disekelilingnya ada pengunjung lain. krik.. krik.. Continue reading

[CharityLovers] One Day Fun Doing Fun Goes To Yogyakarta (1)

Ketakutan terbesar kami hari ini adalah Hujan. Secara acara ini diselenggarakan di pertengahan bulan Desember, yang hujan lagi sering-seringnya menghampiri. Saya sengaja memesan satu buah bus, hm, kopaja lebih tepatnya, untuk akomodasi kakak-kakak relawan dan adik-adiknya.

Alhamdulillah, pagi di tanggal 13 Desember 2015, cerah 🙂

IMG_5081 copy

Matahari menelusup diantara rindangnya pohon Pinus.

Bagi adik-adiknya, ini adalah kali pertama mereka mengunjungi tempat wisata ini. Dan bagi sebagian besar kakak-kakak yang terlibat juga. 😀 Jadi selain bermain dalam kegiatan ini, sekalian #piknikhore dan #wisatabareng.

Sebelum acara dimulai, kami memberikan snack pagi untuk kakak dan adiknya agar bertenaga (?) ketika bermain nanti, sehingga bisa memenangkan bermacam permainan yang diadakan. Continue reading