Hati-hati! Perempuan lebih rentan depresi, Jadikan Staycation sebagai solusi.

“Aku stresslah, rasa-rasanya pengen kabur aja dari sini. Pergi jauh.”

Sebuah pesan whatsapp masuk dari sahabat karib saya di pulau seberang. Belakangan, ia emang sedang memiliki masalah dalam hubungan percintaannya. Masalah-masalah kecil yang akhirnya menjadi besar, membuatnya stress dan ingin sejenak kabur dari si pasangannya.

Kesehatan mental sering sekali luput dari perhatian. Secara fisik, sahabat saya ini baik-baik saja, namun secara mental, ia terguncang. Halah! Bawaannya, kok ya galau terus berhari-hari. Padahal, selain fisik yang sehat, jiwa yang sehat juga sangat penting. Dalam beberapa studi, perempuan rentan depresi dibanding pria.

Salah satu faktor yang menyebabkan perempuan rentan depresi adalah faktor hormonal.

Perempuan terganggu dengan siklus horomonal bulanan yang sering berbarengan dengan perubahan mood atau perasaan yang tidak nyaman. *sambil ngacung tangan* Saya juga hobi banget, mood-moodan sebelum, dikala dan sesudah menstruasi.

Bisa jadi ini juga yang sedang terjadi pada sahabat saya. Ia berkali-kali meminta saya untuk memberinya solusi. Terkait tekanan ia dalam berkarir dan kehidupannya dalam berhubungan dengan pasangannya.

Pada awalnya, saya sempat bingung memberinya solusi selain datanglah ke Jakarta, dan bermainlah bersama sama dalam beberapa waktu. Sampai kemudian, saya teringat sesuatu dan bilang.

“Coba Staycation deh.”

Jika ingin menghibur diri menghindar depresi, saya menyarankan untuk get lost disuatu tempat. Darisana, pasti akan mendapatkan banyak sekali pengalaman baru yang membuat kita menemukan ‘diri’ kita sendiri.

Sahabat saya ini, beberapa kali traveling bareng saya, namun belum pernah mencoba untuk traveling sendirian. Sementara  saya, 4 tahun belakangan ini jalan aja terus kemana-mana. Solo, duet, trio sampai traveling rame-rame kaya anak sekolah lagi study tour. Continue reading

[Review Film] Wonderful Life

Sudah senin lagi! Masih 6 hari menuju Weekend. 😀 Bicara soal Weekend, Weekend kemarin saya menghabiskan waktu untuk mendatangi salah satu press release sebuah film edukatif berjudul Wonderful Life.

wonderful-life

Jujur saja, saya baru tahu bahwa Film ini adalah adaptasi dari sebuah buku karangan Amelia Prabowo yang ditulis berdasarkan dari kisah nyata. Tentang bagaimana Ia mendidik dengan keras anaknya yang bernama Aqil untuk menjadi pribadi yang pintar, berprestasi dan akan menjadi ‘orang’. Ditambah dengan tekanan sang Ayah, kakeknya Aqil untuk membuat Aqil menjadi anak yang dibanggakan, mendapatkan beasiswa, dan juara kelas.

Faktanya, Aqil mengidap Diseleksia, kesulitan membaca dan menulis namun bisa unggul di bidang lain. Aqil gemar dan jago sekali menggambar.

Atas dasar prinsip mendidik anak untuk menjadi pintar, berprestasi dan menjadi ‘orang’ inilah yang membuat Amalia kekeuh memeriksakan Aqil ke berbagai dokter dan alternatif pengobatan. Menurutnya, tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan, termasuk diseleksia ini. Continue reading

Losmen Carlos, Penyedia jasa untuk yang mau Island Hoping di Sumatera Barat

Setelah memantapkan diri untuk Island Hoping di Sumatera Barat, saya browsing untuk paket-an nya. Dan halaman google didominasi oleh Losmen Carlos. Sehari sebelum hari H, saya booking deh penginapan + Paket island hoping & snorkeling dari Losmen Carlos. Setelah fixed di Booking by Phone, saya baru browsing review penginepan ini.

Dan jejeng! Di Trip Advisor, dari belasan reviewer 90% menilai losmen ini poor. Seketika saya galau se galau-galaunya. Mau cari penginepan lain, kok ya males. Mau tetep di sana, khawatir kecewa. Long short story, karena sudah kemaleman, dan sepanjang pesisir teluk bungus emang tidak ada hotel, yang saya bisa siapkan hanya mental. Bahwa, penginepan ini bisa saja mengecewakan saya juga seperti penilaian yang lainnya.

20160918_073635

Kami tiba sekitar pukul 12 malam, setelah 3x bolak balik di telponin Mikel (Yang Punya Losmen) memastikan jadi menginap atau tidak karena banyak yang ingin menginap disitu.

Kamar yang saya tempati seharga Rp. 300,000,- dengan kondisi yang menurut saya sih, masih dalam batas toleransi. Kasur spring bed, kamar mandi di dalam, kipas angin, extrabed serta satu buah karpet.

Jadi ternyata, ada 4 tipe kamar yang disediakan oleh Losmen Carlos.  Continue reading

4 Pulau di Padang Painan, Sumatera Barat

Tempat wisata apa yang terpikir oleh kamu jika disebutkan Sumatera Barat? Jam Gadang? Goa Jepang?  Lembah anai? Lembah harau? Danau Maninjau? Tahukah kamu, bahwa Sumatera barat punya pulau yang ciamik seperti halnya Malang Selatan.

4 Pulau ciamik ini terletak di Padang Painan, Sumatera Barat. Untuk bisa menyebrang keempat pantai ini, kita harus ke Teluk Bungus terlebih dahulu. Dari Teluk Bungus, banyak sekali tour travel yang menyediakan trip untuk ke Pulau-pulau disekitarnya.

Berikut 4 Pulau di Sumatera Barat yang buat saya terkagum-kagum.

Pulau Pagang

Pulau pagang ini sudah ada dari Tahun 1980an. Kebanyakan yang datang ke Pulau ini adalah Bule. Sedih ya kita. Sejak mulai maraknya tempat ini dijadikan tempat wisata, maka mulailah dibangun beberapa homestay. Pulau ini dijadikan sebagai spot snorkeling jika kamu mengambil paket one day snorkeling. Iya, jadi snorkelingnya di tepi pantai gitu, bukan tengah laut seperti di Karimun Jawa atau Kepulauan Seribu. Continue reading

Ketika ngemil Churros tak lagi harus mahal

churros.jpg

Churros. Source by: dapurkobe.co.id

Siapa yang tahu tentang Churros? Belakangan, dunia per-cemilan Indonesia ramai dengan makanan asal eropa ini. Makanan ini berbentuk unik dengan permukaannya yang bergerigi. Memiliki rasa gurih. Tekstur Crunchy diluar dan lembut didalam.

Varian rasanya beraneka ragam, bisa mencelupkan kedalam cokelat. Atau menaburinya dengan tepung Gula.

Di beberapa cafe  banyak sekali menu ini dengan harga yang cukup lumayan merogoh dompet. Hadirlah Churraoz sebagai solusi dari tidak perlu mengeluarkan uang terlalu banyak untuk bisa menikmati cemilan ini. Continue reading

Selain Nasi Jamblang, jangan lupa mengunjungi Goa Sunyaragi Jika sedang berlibur ke Cirebon

Long Weekend again!

Libur panjang sebelum ini, saya punya agenda dadakan ke Bandung, and you know lah ya, kalau uda long weekend kereta api arah pulang Jakarta dari Bandung sudah habis. Mau naik bus/travel, kebayang macetnya.  Iseng, saya coba dong nyari Tiket Kereta dengan rute Jakarta – Bandung. Bandung – Cirebon. Cirebon – Jakarta. Dan ada. :)))

Hitungan Jam mulai deh saya browsing, mau kemana mana aja. Karena cuma kurang lebih satu hari, saya menekankan ke kuliner, berburu batik dan menyempatkan wisata sejarah. Dan setelah mencoba Nasi Jamblang Ibu Nur yang menjadi khas-nya kota Cirabon. Saya mengunjungi satu tempat wisata yang menurut saya, syahdu. Goa Sunyaragi.

goa-sunyaragi

Tiket masuknya hanya 10,000,- rupiah saja. Didalamnya, kita akan menemukan bangunan yang berupa bebatuan kecil seperti foto pada diatas. Continue reading

Hati-hati Tertipu di Desa Sade

Desa Sade adalah salah satu tujuan yang sayang untuk dilewatkan jika sedang mengunjungi Nusa Tenggara Barat, apalagi jika kita ingin mengunjungi Pantai Kuta, Tanjung An dan Bukit Marese.

Jangan kaget, ketika kita sampai di pintu masuk desa Sade kita akan dihampiri local guide yang akan menceritakan sejarah Desa ini. Tidak ada tiket masuk, namun kita dapat memberikan tip dan donasi seikhlasnya untuk local guide dan desa ini setelah menulis buku tamu.

Sama halnya seperti Desa Panglipuran di Bali. Desa Sade adalah permukiman warga dengan bentuk rumah yang sama. Local guide akan membantu kita untuk mengerti sejarah di Desa ini sambil berjalan dari rumah ke rumah.

Hampir disetiap rumah, ada yang berjualan kain tenun, tas dan gelang. Dipajang diteras rumah mereka masing-masing. Kebanyakan local guide, akan mengarahkan kita untuk membeli kain tenun di tempat ia/saudaranya. Sehingga, jika kita mampir untuk menawar atau membeli kain tenun, ia akan mencoba mengalihkan perhatian kita untuk tetap mendengarkannya beliau.

pembuat-tenun

Pembuatan kain tenun, di teras rumah

Continue reading

Ketika cinta bertepuk sebelah tangan

Selamat hari merdeka, Indonesia!

Indonesia negeri yang cinta-able. Banyak orang yang suka, sayang dan cinta pada negeri ini. Setiap individu punya kecintaannya sendiri-sendiri. Ada yang suka karena kaya akan budayanya, ada yang ketagihan sama cita rasa kulinernya dan ada pula yang terkagum-kagum dengan alamnya. Saya jelas cinta pada poin yang terakhir. Kenapa? Continue reading

Jadi, Kapan?

odfdf

Jujur saja, setahun belakangan ini generasi kelahiran 90-an pasti baper deh kalau ditanyain tentang ‘kapan?’ Entahlah itu Kapan Nikah, atau Kapan Hamil. Saya baru tahu rasanya sampai males lebaran dirumah saudara. 😀 Sampai ngancem lah sama orang tua, kalau lebaran di rumah saudara saya mau traveling aja. Ternyata, Kapan yang seringnya ditanya oleh saudara jauh itu traumatik buat saya. Muehhehe.

Belakangan ini, ternyata ‘Kapan?’ tidak hanya tentang kapan menikah, mulai merembet ke ‘Kapan One Day, lagi?’ Ternyata, rasa kesel gemes nya sama seperti ditanyain Kapan Nikah. :)))

One Day Fun Doing Fun adalah salah satu aktivitas sosial yang saya rintis 2 tahun yang lalu. Pada awalnya, hanya ingin meneruskan apa yang dulu pernah saya lakukan di Bandung. Kemudian, menjadikan Jakarta sebagai Pilot Project aksi ini. Eh keterusan, sampai roadshow di beberapa kota. Dari awalnya hanya teman dekat yang ikutan, merembet ke temen temennya temen. 🙂

Saya inget, di One Day Batch 3, salah dua orang teman dekat dengan rela menyumbangkan dana yang cukup lumayan agar One Day Fun Doing Fun bisa dilaksanakan kembali. “Lagi galau, butuh hiburan” kata mereka. Mengetahui bahwa kegiatan ini menjadi salah satu moodboster untuk mereka, tentu saja buat saya merasa di hargai. Apa yang sudah saya kerjakan sampai hari ini, positif untuk mereka. Perjuangan mencari dana, relawan dan Panti Asuhan terbayar.

Kemarin, salah seorang relawan mengirimi sebuah pesan screenshoot dari seorang temannya, “eh kapan main bareng sama anak yatim lagi? pengen ikutan.” Saya pun Baper, lagi. Bagi saya, penghargaan tertinggi untuk kegiatan ODFDF ini bukan dari ucapan terimakasih ketika hari pelaksanaan, lebih dari pada itu, ketika mereka menagih untuk kembali lagi diadakannya kegiatan itu.

Dan rasanya .. bahagia 🙂

https://www.instagram.com/p/BIYA5a3gScw/

Omong-omong tentang penghargaan, banyak ragam bagaimana kita menaruh penghargaan untuk seseorang. Bisa berupa minta maaf, terimakasih atau minta tolong, karena menghargai seseorang itu bisa jadi lebih tua atau lebih benar daripada kita. Hehe.

Dan mediumnya pun beraneka ragam, ya. 3 tahun belakangan ini, kantor saya suka ngasih voucher belanja Sodexo untuk lebaran. Karena banyak banget Merchant Sodexo-nya dan saya bingung mau dibelanjakan apa. Saya kasih lah Voucher itu ke Ibu saya, seluruhnya.

Saya bilang pada Ibu saya, terimakasih sudah mengizinkan saya untuk kerja di Ibukota. Vouchernya mungkin ga seberapa, tapi rasa sayang saya tak terbatas. 🙂

sodexo

Voucher kesayangan Mama

Pada saat itu, kebetulan Ayah saya hendak mudik ke kampung halamannya di Malang, oleh Ibu saya, Voucher itu digunakan untuk membeli buah tangan yang dititipkan pada Ayah. Dua bulan berselang, Nenek saya meninggal dunia. Hal yang pertama kali ibu bilang ke saya adalah, ‘Alhamdulillah voucher kamu bermanfaat, ya. Setidaknya sudah sampai dan barang yang dikasih berguna untuk nenek kamu.’

Ibu saya merelakan voucher yang sudah menjadi haknya ya tidak lain, karena beliau memberi penghargaan pada ibu mertuanya. Yang telah membesarkan pendamping hidupnya. 🙂

Jika menghargai orang lain sedemikian mudah, sudah semestinya kita jauh lebih bisa menghargai diri kita sendiri. Dari penghargaan itu, kita bisa menilai Achievment yang sudah kita dapatkan, kegagalan apa yang harus dikoreksi dsb. Karena tidak dipungkiri, apa saja yang kita kerjakan, apa yang kita usahakan, pada akhirnya untuk di hargai. 🙂

Setelah semua jerih payahmu di hargai, Jadi, Kapan?

..

..

One Day Fun Doing Fun lagi 😀

Aktivitas yang bisa dilakukan di Gili Trawangan

Gili Trawangan ibarat Kepulauan Seribu-nya Jakarta. Menginjakkan kaki di Lombok, alangkah tanggungnya jika tidak sekalian menyebrang ke Gili. Selain Gili Trawangan, ada juga Gili Air dan Gili Meno. Dari ketiga Gili ini, Gili Trawangan lah yang paling ramai dikunjungi para wisatawan untuk menginap. Sementara Gili Air dan Gili Meno hanya sebagai persinggahan jika kita memilih paket snorkeling.

Setahun yang lalu, saya hanya memiliki waktu sebentar untuk mengitari Gili Trawangan, ketika kemarin punya kesempatan kembali, saya jelajahi bener deh ini Gili. Jadi, kita bisa ngapain aja?

Snorkeling 3 Gili – Gili Trawangan, Gili Air & Gili Meno

Snorkeling.jpg

Dari Gili Trawangan, banyak sekali paket snorkeling ke 3 Gili. Untuk kamu yang tidak bisa berenang atau tidak ingin nyemplung, banyak sekali kapal glass bottom yang bisa buat kita ngintip keindahan bawah laut lewat dari kapalnya. Continue reading