Jadi, Kapan?

odfdf

Jujur saja, setahun belakangan ini generasi kelahiran 90-an pasti baper deh kalau ditanyain tentang ‘kapan?’ Entahlah itu Kapan Nikah, atau Kapan Hamil. Saya baru tahu rasanya sampai males lebaran dirumah saudara. πŸ˜€ Sampai ngancem lah sama orang tua, kalau lebaran di rumah saudara saya mau traveling aja. Ternyata, Kapan yang seringnya ditanya oleh saudara jauh itu traumatik buat saya. Muehhehe.

Belakangan ini, ternyata ‘Kapan?’ tidak hanya tentang kapan menikah, mulai merembet ke ‘Kapan One Day, lagi?’ Ternyata, rasa kesel gemes nya sama seperti ditanyain Kapan Nikah. :)))

One Day Fun Doing Fun adalah salah satu aktivitas sosial yang saya rintis 2 tahun yang lalu. Pada awalnya, hanya ingin meneruskan apa yang dulu pernah saya lakukan di Bandung. Kemudian, menjadikan Jakarta sebagai Pilot Project aksi ini. Eh keterusan, sampai roadshow di beberapa kota. Dari awalnya hanya teman dekat yang ikutan, merembet ke temen temennya temen. πŸ™‚

Saya inget, di One Day Batch 3, salah dua orang teman dekat dengan rela menyumbangkan dana yang cukup lumayan agar One Day Fun Doing Fun bisa dilaksanakan kembali. “Lagi galau, butuh hiburan” kata mereka. Mengetahui bahwa kegiatan ini menjadi salah satu moodboster untuk mereka, tentu saja buat saya merasa di hargai. Apa yang sudah saya kerjakan sampai hari ini, positif untuk mereka. Perjuangan mencari dana, relawan dan Panti Asuhan terbayar.

Kemarin, salah seorang relawan mengirimi sebuah pesan screenshoot dari seorang temannya, “eh kapan main bareng sama anak yatim lagi? pengen ikutan.” Saya pun Baper, lagi. Bagi saya, penghargaan tertinggi untuk kegiatan ODFDF ini bukan dari ucapan terimakasih ketika hari pelaksanaan, lebih dari pada itu, ketika mereka menagih untuk kembali lagi diadakannya kegiatan itu.

Dan rasanya .. bahagia πŸ™‚

https://www.instagram.com/p/BIYA5a3gScw/

Omong-omong tentang penghargaan, banyak ragam bagaimana kita menaruh penghargaan untuk seseorang. Bisa berupa minta maaf, terimakasih atau minta tolong, karena menghargai seseorang itu bisa jadi lebih tua atau lebih benar daripada kita. Hehe.

Dan mediumnya pun beraneka ragam, ya. 3 tahun belakangan ini, kantor saya suka ngasih voucher belanja Sodexo untuk lebaran. Karena banyak banget Merchant Sodexo-nya dan saya bingung mau dibelanjakan apa. Saya kasih lah Voucher itu ke Ibu saya, seluruhnya.

Saya bilang pada Ibu saya, terimakasih sudah mengizinkan saya untuk kerja di Ibukota. Vouchernya mungkin ga seberapa, tapi rasa sayang saya tak terbatas. πŸ™‚

sodexo

Voucher kesayangan Mama

Pada saat itu, kebetulan Ayah saya hendak mudik ke kampung halamannya di Malang, oleh Ibu saya, Voucher itu digunakan untuk membeli buah tangan yang dititipkan pada Ayah. Dua bulan berselang, Nenek saya meninggal dunia. Hal yang pertama kali ibu bilang ke saya adalah, ‘Alhamdulillah voucher kamu bermanfaat, ya. Setidaknya sudah sampai dan barang yang dikasih berguna untuk nenek kamu.’

Ibu saya merelakan voucher yang sudah menjadi haknya ya tidak lain, karena beliau memberi penghargaan pada ibu mertuanya. Yang telah membesarkan pendamping hidupnya. πŸ™‚

Jika menghargai orang lain sedemikian mudah, sudah semestinya kita jauh lebih bisa menghargai diri kita sendiri. Dari penghargaan itu, kita bisa menilai Achievment yang sudah kita dapatkan, kegagalan apa yang harus dikoreksi dsb. Karena tidak dipungkiri, apa saja yang kita kerjakan, apa yang kita usahakan, pada akhirnya untuk di hargai. πŸ™‚

Setelah semua jerih payahmu di hargai, Jadi, Kapan?

..

..

One Day Fun Doing Fun lagi πŸ˜€

Aktivitas yang bisa dilakukan di Gili Trawangan

Gili Trawangan ibarat Kepulauan Seribu-nya Jakarta. Menginjakkan kaki di Lombok, alangkah tanggungnya jika tidak sekalian menyebrang ke Gili. Selain Gili Trawangan, ada juga Gili Air dan Gili Meno. Dari ketiga Gili ini, Gili Trawangan lah yang paling ramai dikunjungi para wisatawan untuk menginap. Sementara Gili Air dan Gili Meno hanya sebagai persinggahan jika kita memilih paket snorkeling.

Setahun yang lalu, saya hanya memiliki waktu sebentar untuk mengitari Gili Trawangan, ketika kemarin punya kesempatan kembali, saya jelajahi bener deh ini Gili. Jadi, kita bisa ngapain aja?

Snorkeling 3 Gili – Gili Trawangan, Gili Air & Gili Meno

Snorkeling.jpg

Dari Gili Trawangan, banyak sekali paket snorkeling ke 3 Gili. Untuk kamu yang tidak bisa berenang atau tidak ingin nyemplung, banyak sekali kapal glass bottom yang bisa buat kita ngintip keindahan bawah laut lewat dari kapalnya. Continue reading

LEBAY.

Mumpung masih dalam bulan Syawal, tiba-tiba kepengen ngebahas tentang Lebaran. Banyak hal yang kita dan orang-orang persiapkan untuk menyambut hari kemenangan, bukan? Mulai dari euforia mendapatkan THR, belanja baju lebaran, bikin kue kering, menyiapkan THR untuk keponakan sampai hal yang paling seru dan hanya ada di Indonesia, Mudik.

Kemudian pada Ied-Day, linimasa media sosial ramai dengan postingan Menu Lebaran, Family Potrait, dan hebohnya mudik melalui tol Brexit. πŸ˜€

Pernah menyadari engga, ditengah hari kemenangan yang selalu bikin kita happy karena akhirnya bisa bebas makan enak, silaturahmi saudara , dan berlomba-lomba upload foto #familypotrait, ada banyak orang yang gigit jari karena sirik? karena tidak bisa menikmati lontong dan opor? boro boro dapet THR, sungkem sama siapa aja bingung.

IMG-20160622-WA0001

Continue reading

Menyusuri Pantai di Malang Selatan

3 tahun belakangan ini, entah kenapa saya hobi banget #RamadhanTrip. Dimulai dari 2 tahun lalu saya puasa puasa mengarungi Goa Pindul dan Pantai Indrayanti di Yogyakarta, kemudian setahun yang lalu saya menjelajah Sejarah Tsunami di Banda Aceh, Tahun ini saya dapet rezeki untuk Menyusuri Pantai di Malang Selatan. πŸ™‚

Kenapa saya bisa sampai ke Malang, pernah saya ceritakan disini. Saya minta ayah ibu saya untuk menemani saya jelajah pantai di Malang. Awalnya sih, mereka sempet ragu, menurut beliau, Pantai mah dimana mana sama. Tapi karena saya kekeuh, didukung dengan Adik Papa yang mau nyewain kami mobil, jalan deh.

Pantai Bale Kambang

Pantai ini adalah satu-satunya pantai di Malang yang Papa saya kunjungi seumur hidupnya. Papa saya lahir dan besar di Malang. Semenjak Menikah, beliau mengajak Istri dan anaknya berkelana, sehingga tidak up to date lagi dengan tempat wisata di Malang. Continue reading

[Charity Lovers] One Day Fun Doing Fun Batch #5 Goes to Bogor

Rasanya super duper terharu bisa sampai di Batch 5 untuk rangkaian kegiatan One Day Fun Doing Fun. Setelah main di Jakarta, kemudian ke Batam, pindah ke Bandung dan Yogyakarta berusaha untuk tetep beda kota. Ahaha. Jujur saja, saya ga pernah punya mimpi untuk membawa One Day Fun Doing Fun menjadi roadshow seperti sekarang ini. Tapi ya jujur, bersilaturahmi dan bermain seperti ini rasanya nagih sekali. Dan selalu punya keinginan untuk terus diulang. πŸ™‚

Ga sengaja blogwalking, kemudian ketemu ulasan tentang Kampung Budaya Sindang Barang, kemudian browsing, kemudian cek lokasi tempat dan langsung suka langsung cocok langsung bikin janji.

Seru nih, di Kampung Budaya, saya sudah membayangkan adik-adik bisa mengenal sejarah, bermain permainan tradisional (yang jaman sekarang uda didominasi oleh mainan gadget) main kotor dengan belajar nanam padi & nangkap ikan. Mereka juga akan tetap bekerja sama dengan kakak-kakak relawan yang turut serta. Continue reading

Eid Mubarak.

Halo hai!

Ada yang sudah masuk kerja lagi? Saya sudah nih dari kemarin. Sukses hanya 6 orang yang masuk dari total satu divisi 20 orang πŸ˜€ Gimana lebaran & ‘lebaran’ nya?

Seperti yang saya ceritain sebelumnya, kalau tahun ini saya, papa dan Mama lebaran di Malang, di kampungnya Papa. Sementara kakak di Sumedang, dan 2 adik saya di Garut. Haha. Iya, tahun ini keluarga mencar-mencar nih lebarannya.

Terakhir lebaran di Malang bareng keluarga full team, 9 tahun yang lalu. Kami mudik naik mobil dari Bandung. Seru banget. Karena waktu itu belum macet kaya sekarang, dan kita bisa mencicipi posko mudik dengan leluasa.

Nah, setelah itu, lebaranan gantian kalau engga di Garut/Bandung ya di Batam. Setelah 9 tahun banyaaak banget perubahannya, terutama di nambah adik sepupu. Haha. Saya jujur happy banget nih, lebaran tahun ini. Berasaaaaa banget silaturahminya, kalau lebaran di Garut, biasanya abis ied, sungkem dan makan, kita tidur. :))) Kalau di Batam, mama papa sering dituakan sehingga sering nerima tamu. Di Malang, kami ngider ke semua sodara2 papa. Saya sempet kaget, ternyata setelah ditotalin, saya punya 18 orang sepupu dari keluarga papa. Iya, delapan-belas. Mana saya urutan ke 3 tertua, sehingga merasa punya tanggung jawab memberikan mereka THR. haha.

Lebaran di Malang

Lebaran di Malang

Continue reading

Pertama kalinya Traveling bareng orang tua. Rasanya? Seru!

H-5 hari menuju lebaran idul Fitri! Bagaimana puasa dan persiapan mudiknya teman-teman? Saya alhamdulillah sudah tiba di kota dimana bakso merajalela. yak, kota Malang!

Jadi ceritanya, kantor saya mengadakan mudik gratis dengan rute paling jauh ke Malang menggunakan moda transportasi kereta api. Nah, untuk karyawan yang masih sendiri single diperkenankan untuk mengajak orang tua, selama masih dalam satu KK (Kartu Keluarga). Kalau ada karyawan yang nebeng KK sama om & tantenya tentu tidak bisa, ya.

Moment ini tentu dong, tidak saya lewatkan mengingat Malang adalah kampung ayah saya. πŸ™‚ Dan tentu saja banyak tempat wisata yang ingin saya datangi di kota ini. Mungkin, inilah waktunya! eeaa.

Ada yang pertama untuk segala sesuatu, mudik bareng + traveling hanya dengan ayah ibu saja, baru kali ini saya lakukan. Having trip bareng kang Mas, kak Febby, 2 jagoan saya sudah sering saya lakoni. Tantangan tersendiri tentu saja. Jika sama teman/adik, tenaga masih on fire dan bisa jalan sana jalan sini, tentu saja tidak bisa dilakukan jika sedang berjalan dengan orang tua. Kebetulan, saya meninggalkan Ibukota juga dalam keadaan tidak sehat, ditambah AC di kereta yang Masya Allah-ya, dinginnya.
Continue reading

Warung Oppa, Depok.

Ramadhan tahun ini ga berasa, ya? Tau-tau sudah mau menjelang 10 hari terakhir aja lagi. Yang ajaib sepanjang Ramadhan ini adalah; saya jarang banget bukber. Haha. Bisa dihitung pake jari deh. Jadi Meme meme yang beredar tentang padatnya aktifitas bukber, ga berlaku disaya. πŸ˜€

Salah satu bukber tahun ini, saya coba menyambangi satu tempat makan yang lagi hits didaerah Depok. Namanya Warung Oppa!

Sebelum Ramadhan, saya bersama temen temen dari #Team26 Kelas Inspirasi Jakarta 5 sudah main main disini. Yang bikin seru karena ada rooftop nya. Dan didesign dengan sangat amat menyenangkan sekali.

DCIM100MEDIA

Rooftop Warung Oppa

Dengan rumput buatan yang halus sekali dan dipadukan dengan bantal-bantal lucu, serta angin sepoi sepoi dan jingle suara tahu bulat yang menggema bikin kita mager maksimal. Untuk nongkrong dengan sangat santai mumpuni sekali. Continue reading

Sentul, The Next One Day Fun Doing Fun-kah?

Sebelum mengadakan One Day Fun Doing Fun Batch 4 di Yogyakarta, saya saban hari browsing tempat oke yang kira-kira masuk kategori untuk dilaksanakannya One Day Fun Doing Fun. Dan tercetuslah satu tempat yang menurut saya oke banget. Gunung Pancar, Sentul.

Gunung Pancar2

sumber foto : gunungpancar.com

Continue reading

Traveling Ketika Bulan Ramadhan? Why Not?

Hai! Gimana Ramadhan-nya? Semoga tetep lancar, ya! Berbicara tentang bulan Ramadhan, pernah kepikiran untuk travelling di bulan Ramadhan engga? atau malah pernah?

Tahun ini mungkin tahun ketiga, saya akan melakukan traveling di bulan Ramadhan. Hihihi. Dimulai dari 4 tahun yang lalu, nyobain #RamadhanTrip ke Yogya bareng 2 adik dan 1 teman baik.

Nah, Tahun lalu, tidak sengaja saya dapet harga tiket miring untuk Traveling ke Medan. Dilalahnya, momennya pas bulan Ramadhan. Waktunya hanya sekitar 3 hari 2 malam. Rencananya sih pengen ke Brastagi. Eh, ketika itu Medan lagi musimnya asap. Sehingga akses ke Brastagi pun Sulit. Udah deh, plan B, ke Banda Aceh. πŸ˜€

Baca : Menyusuri Jejak Tsunami di Banda Aceh Bagian 1, Bagian 2 & Bagian 3. Continue reading